Kamis, 12 Desember 2019

Hotel Puri Asri Magelang, Hotel Ramah Anak Banget!

Kamis, Desember 12, 2019 0 Comments
Dalam rangka ultah Sakha yang kelima, yang jatuhnya weekend. Tahun ini dibikin beda kayak tahun-tahun sebelumnya, kali ini kami memilih untuk liburan dadakan sehari di Magelang. Ga ada kue tart ataupun goodie bag, fokus kruntelan di hotel saja.

Dadakan nyari hotel di aplikasi agoda dengan keyword 'playground', nemulah Hotel Puri Asri ini. Keinget juga dulu pernah dapat rekomendasi dari ibuk Abi, tambah yakin sudah untuk booking hotel ini. Setahun lalu kami juga pernah ke Magelang dalam rangka wedding anniversary plus melepas penat setelah bekerja keras bagai quda, cuman dulu nginepnya di Grand Artos Hotel.

Singkat kata di hari H nyampelah kami di hotel. Ternyata lokasi hotel ini bersebelahan pas dengan objek wisata Taman Kyai Langgeng. Hotel ini memiliki area yang sangat luas dan berundak-undak. Penataannya mirip resort, yang berbatasan langsung dengan sungai Progo.

LOBBY
Nyampai depan hotel, ayah Sakha langsug turun ke lobby untuk check-in. Kendaraan diparkir sebentar di depan pintu lobby. Proses check-in ini ga memakan waktu lama. Tinggal nunjukin kode booking agoda, plus membayar deposit dua ratus ribu rupiah.
Meja resepsionis
Suasana di lobby ini sepi, cuma ada beberapa petugas yang berjaga. Hal itu membuat lobby kelihatan luas. Furniture dengan aksen kayu banyak menghiasi ruangan ini.
Suasana lobby hotel
Setelah check-in ayah Sakha dapat kartu kamar, amplop berisi tanda bukti deposit dan juga buku kecil yang berisi informasi hotel. Oh ya kami mendapat kamar yang terletak di blok Edelweiss, dimana letaknya agak jauh dari lobby. Musti melewati medan yang turun, karena kamar kami ga jauh dari pinggiran sungai.

KAMAR
Sebelum memasuki area blok Edelweiss, kami parkir kendaraan dulu di area parkir yang terletak di sebelah tangga. Untuk menuju kamar kami harus menuruni banyak anak tangga. Blok kamar Edelweiss terdiri dari empat kamar lantai bawah dan empat kamar lantai atas. Kami dapat yang lantai atas. Horeee..
Turun tangga menuju kamar
Di depan kamar terdapat kursi yang bisa digunakan untuk duduk bersantai, sambil melihat pemandangan sungai Progo. Setiap area teras ini dibatasi dengan partisi kayu etnik sehingga membuat area terasa privat.
Area teras
Kamar yang kami pesan bertipe Excecutive Classic. Benar saja, nuansa klasik kami dapatkan saat memasuki kamar. Semua furniture menggunakan materi kayu berwarna cokelat, ada juga pernak pernik akar kayu dan anyaman enceng gondok yang membuat suasana menjadi semakin klasik. Pintu yang full kaca membuat kamar berasa mewah.
Kamar tampak depan
Fasilitas yang kami dapatkan di kamar ini cukup lengkap, mulai dari toiletries, tv, brankas, AC, mini bar, pemanas air dan welcome snack. Kami mendapat snack keripik ketela waktu itu. Saya baru tau juga kalau ternyata hotel ini adalah hotel bintang lima setelah baca infonya di buku hotel..huwow.. Pengalaman pertama menginap di hotel bintang lima Kamar yang kami tempati lumayan luas, Sakha Sakhi bisa leluasa goler-goleran di lantai juga.
Minibar
Furniture kekayuan
Nuansa kamar classic
BED
Bed yang digunakan adalah tipe queen, tapi muat juga untuk tidur kami berempat. Walaupun design dipannya agak kuno namun bednya nyaman. Ada lampu tidur bernuansa kuning juga di sebelahnya, yang kalau dinyalakan bikin kami ngantuk aja..hahaha..
Bed nyaman
BATHROOM
Kamar mandi di tipe kamar ini bernuansa jadul dengan lantai tegel berwarna merah maroon. Rada surem suasananya, kemungkinan karena warna lantainya yang kegelapan. Sekat antara shower dengan WC dibuat permanen dari keramik dan tambahan kaca transparan.
Suasana kamar mandi
Toiletries yang disediakan cukup lengkap meliputi sikat gigi, sabun batang, sabun cair, dan shampoo. Oh ya kalau masalah pertoiletries'an ini, agaknya hotel Best Western Premier Solo Baru masih menjadi juaranya karena body lotion aja disediain gaes..

OUTDOOR FACILITIES
Alasan utama hotel ini sangat ramah anak adalah karena outdoor facilitiesnya. Orang tua pasti demen banget melihat para bocilnya lari-larian atau goleran di rumput hijau. Kalau gak gitu ya main-main sepuasnya di playground. Pastinya hotel ini punya semua fasilitas itu..
River View
Beruntung banget kami mendapatkan kamar di blok Edelweiss karena akses ke river view ga terlalu jauh. Tinggal menuruni beberapa anak tangga, river view garden bisa langsung kami nikmati.
Pinggiran sungai Progo
Pemandangan sungai Progo ini bikin adem. Naluri kekanak-kanakan saya muncul. Karena jaman dulu sering dilarang main di kali, kali ini bebas turun ke kali bersama Sakha Sakhi.
Asiknya main di kali
Oh ya pihak hotel menyediakan jasa arung jeram bagi tamu yang ingin menguji adrenalin di aliran sungai Progo.
Jasa arung jeram
Play Ground
Hotel Puri Asri ini memiliki area taman yang sangat luas. Pada jalan menuju taman terdapat permainan anak-anak seperti ayunan dan jungkat-jungkit. Mirip permainan waktu saya TK dulu dah. Sakha demen banget main ayunan disini.
Area permainan anak-anak
Berjalan beberapa langkah kami disuguhkan area outdoor playground yang permainannya lebih lengkap. Ada permainan terowongan, halang rintang, prusutan, panjat-panjatan yang tentunya sangat disukai anak-anak. Sakha cuma bentar main disini karena sepi aja waktu itu.. Kami memilih bermain di area lain saja.
Outdoor playground
Sepeda Air
Di depan area playground terdapat danau buatan yang dikelilingi pohon kelapa. Di tepi danau ada dua unit sepeda air berbentuk angsa yang siap dikemudikan. Yess, pengunjung bisa bebas berkeliling danau dengan sepeda air ini secara gratis. Kali ini ayah dan Sakha yang bersiap gowes. Betapa senangnya mereka.
Gowes dulu bang
Taman
Ini dia fasilitas paling juara di hotel Puri Asri, taman rumput yang super duper luas. Juara banget karena taman ini terletak di pinggiran sungai Progo. Disediakan jogging track dan juga papan tenis meja, cocok banget buat tamu hotel yang pingin olah raga ringan di pagi atau sore hari. Untuk tamu yang gak pingin kecapekan mengelilingi taman, bisa juga menggunakan sepeda roda tiga yang disediakan pihak hotel.
Naik sepeda unik
Taman ini dihiasi ornamen papan catur raksasa dan juga beberapa patung hewan yang memanjakan mata. Agaknya spot papan catur raksasa ini merupakan spot favorit di hotel ini. Banyak yang antri foto-foto disini, termasuk kami
Spot favorit
Gak cuma tersedia fasilitas untuk olah raga ringan, di area taman ini juga terdapat berbagai jenis permainan tradisional yang sangat asik dimainkan bareng keluarga. Permainan seperti dakon, engrang, hulahop dan sandal bakiak siap dimainkan, tanpa perlu bayar..hoho.. Kami senang bukan kepalang, bisa nostalgia sambil ndongenin Sakha tentang permainan jadul kami.
Yuk main dakon
Permainan tradisional siap dimainkan
Di area taman ini pengunjung juga bisa berinteraksi langsung dengan angsa. Angsa-angsa dibiarkan bergerombol bebas berjalan kesana-kemari sambil bersuara riuh sekali. Anak-anak pasti demen ngejar angksa, Sakhi salah satunya
Angsa yang unyu
Kolam Renang
Lokasi kolam renang terletak di atas taman. Kolam renang dibuka mulai pukul 06.00. Terdapat kolam renang dewasa dan kolam renang anak. Pagi itu suasana kolam renang masih sepi, jadi kami bisa leluasa main disana. Area kolam renang ini ramai dihiasin patung-patung berbentuk hewan. Kursi santai juga tersedia banyak di pinggir kolam renang.
Area kolam renang anak
Sakha, Sakhi dan ayahnya happy banget renangnya. Saya memilih untuk bersantai sambil menikmati pemandangan
Happy banget mereka
Oh ya disediakan handuk untuk tamu, tinggal bilang aja ke petugas yang berjaga. Setelah puas berenang, perut kami mulai bergemuruh. Lanjutlah perjalanan kami menuju resto untuk sarapan. Eh ga lupa foto keluarga dulu, mumpung sepi..
Foto-foto abis renang
BREAKFAST BUFFET
Breakfast hotel terletak di Pringgondani resto, letaknya ga terlalu jauh dari kolam renang. Tapi karena medannya naik, berasa jauh dah. Jadinya kami memanggil mobil shuttle untuk mengangkut kami ke resto. Tinggal call resepsionis dan ga perlu lama menunggu, shuttle kami pun datang.
Naik shuttle dulu
Sampai di resto kami disambut dengan banyaknya menu yang tersedia, mulai dari western, indonesian dan traditional food. Bingung milihnya, yang pasti nasi goreng adalah menu wajib kami..hoho..
Pringgondani resto
Oh ya pengunjung bisa memilih area bersantap, mau indoor atau outdoor. Yang menarik di area outdoor adalah pengunjung bisa berinteraksi langsung dengan burung dara. Saya kepikiran aja gimana kalau burung daranya pup di meja ya..huhu..
Area outdoor
Di samping area outdoor terdapat kolam ikan koi yang tentunya membuat suasana makan semakin menyenangkan, tapi bisa jadi juga merepotkan kalau membawa anak kecil.. ya karena kan pasti bocil riweh mau liat ikan, kayak si Sakha ini..
Ngebet lihat ikan, ga mau makan
Jadinya kami memilih tempat duduk outdoor tapi di area balkon, kebetulan ada yang kosong. Area balkon terasa lebih privat karena hanya tersedia beberapa kursi sofa saja. Di balkon ini pengunjung bisa melihat pemandangan gunung Sumbing, masyaAllah indahnya.
Gunung Sumbing dari balkon

SERVICE
Overall, service di hotel ini sangat memuaskan. Pegawainya sangat ramah dan kooperatif. Waktu kami memesan gofood untuk makan malam, petugas hotel bersedia mengantarkan langsung ke kamar kami. Petugas mobil shuttle pun sangat ramah, ngajak kami ngobrol dan bersedia menjawab keingintahuan kami tentang hotel ini. Good job.


WHAT'S NEAR HOTEL
Hotel ini dekat banget dengan objek rekreasi Taman Kyai Langgeng. Tapi kalau udah nginep di hotel ini menurut saya kalian tidak perlu rekreasi kemana-mana. Nikmatin aja fasilitas-fasilitas yang disediakan disini, paket lengkap ramah anak..hoho..






Kesimpulannya, hotel ini sangat recommended banget, apalagi bagi pengunjung yang membawa anak-anak. Suasana asri, udara sejuk, fasilitas yang lengkap menyatu disini. Cukup menginap dan melakukan banyaknya aktifitas ramah anak yang super seru disini, tentunya nggak akan bosen juga. Yuk mari dibooking sebagai destinasi liburan akhir tahun yang semakin mendekat..

Oke sekian review dari saya, semoga bermanfaat. Terimakasih banyak sudah membacaaa..


Ringkasan :  
Nama Tempat : Hotel Puri Asri Magelang 
Alamat : Jl. Cempaka No. 9, Kemirirejo, Kec. Magelang Tengah, Magelang, Jawa Tengah 
Harga Kamar : Start from Rp. 500.000 
Pros : Hotel bintang lima, bersih, kamar luas, fasilitas lengkap, river view, outdoor playground dan banyak aktifitas seru lain, staff sangat ramah 
Cons : - 
Rate : 4.9/5

Minggu, 24 November 2019

Klaim BPJS Ketenagakerjan Jaminan Hari Tua (JHT)

Minggu, November 24, 2019 0 Comments
Hai semua, ga terasa blog ini udah lama ga terupdate. Setelah resmi resign dari kantor bulan Juni lalu, saya masih mencari waktu senggang untuk ngeblog. Dan ternyata itu sulit bok..hoho..

Baca : Last Day
 
Dulu pas kerja saat masih berkutat dengan komputer, nunggu deploy server bisa tuh kelar satu postingan blog. Lha sekarang mau nyala'in PC aja mesti nunggu Sakhi bobok. Giliran udah ngetik blog, eh Sakhinya bangun. Padahal masih ngetik judul loh itu. Mungkin suara 'cetik-cetik' keyboard membangunkannya, atau dia merasa aneh aroma tubuh emaknya menghilang dari peredaran hidungnya..entahlah..

Kali ini saya mau cerita tentang pengalaman klaim BPJS Ketenagakerjaan. Yang bisa diklaim setelah pegawai sudah resign atau berhenti bekerja adalah Jaminan Hari Tua (JHT). Sebenernya mau ga diklaim sih ga apa-apa banget, tapi dasar saya aja pengen klaim sebelum Indonesia ganti presiden..hehehe..
 
ANTRIAN ONLINE
Dapat info dari mantan kantor, kalau JHT ini bisa diklaim satu bulan setelah tanggal resign. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengajukan antrian online (e-klaim) lewat website bpjsketenagakerjaan.go.id atau aplikasi BPJSTKU. Kebetulan saya dari jauh-jauh hari udah install aplikasi tersebut, demi melihat pergerakan saldonya..ckckck.. biar semangat kerja..
Aplikasi BPJSTKU
Aplikasi BPJSTKU otomatis akan merekomendasikan lokasi kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat sebagai tempat klaim. Di Jogja kantor BPJS Ketenagakerjaan terdapat di Jalan Urip Sumoharjo no 106. Dekat banget sama Lippo Plaza atau Empire XXI. Pada website, peserta dapat memilih tanggal dan waktu kapan akan dilakukan klaim. Setelah menginputkan beberapa field yang diperlukan, jadilah tanda bukti antrian online saya.
Tanda bukti antrian online
Saat datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan nanti, peserta wajib membawa dokumen persyaratan sebagai berikut :
  • Kartu peserta (asli)
  • KTP (asli dan 1 fotokopian)
  • KK (asli dan 1 fotokopian)
  • Surat Keterangan Kerja (asli dan 1 fotokopian)
  • Buku Rekening (asli dan 1 fotokopian)
  • NPWP (asli dan 1 fotokopian, untuk peserta yang klaim di atas 50juta)

PEMERIKSAAN DOKUMEN
Jeng..jeng..jeng..hari H pun tiba, waktunya mengunjungi kantor BPJS Ketenagakerjaan untuk meng-klaim hak saya. Saat itu saya titipkan Sakhi di daycare dulu, lanjut ngojek ke kantor BPJS, memanfaatkan diskon goride

 
Sampai kantor saya langsung disambut oleh bapak security yang sedang bertugas. Beliau memandu saya untuk mengisi formulir pengajuan JHT dan menekankan apakah dokumen persyaratan yang saya bawa sudah lengkap. "Ketika dokumen persyaratan sudah sesuai dan waktu sudah menunjukkan jam pengajuan, silahkan dokumen tersebut dimasukkan ke dalam drop box yang disediakan", begitu kata bapak security.
Formulir klaim JHT
Penampakan drop box
Ketika mengecek persyaratan saya sempat ragu, karena saya tidak mempunyai kartu fisik BPJS Ketenagakerjaan. Untungnya di kantor tersebut disediakan PC yang konek ke printer, sehingga peserta hanya perlu login dan mengeprint kartu digital yang ada di aplikasi BPJSTKU.
Kartu digital BPJS Ketenagakerjaan
Setelah yakin dengan dokumen persyaratan plus waktu sudah menunjukkan pukul 09.00, saya langsung memasukkan dokumen pada box yang tersedia. Jadi kayak diantrikan gitu lho dokumennya. Selang beberapa menit kemudian, nama saya sudah dipanggil.
 
Mba petugas memeriksa dokumen saya. Ehm, semuanya sudah benar..kecuali bagian Surat Keterangan Kerja..huhuhu. Jadi yang saya bawa waktu itu adalah Surat Pengunduran Diri. Seingat saya waktu last working day itu HR kantor menyerahkan surat tersebut sambil bilang ini untuk klaim JHT. Setelah saya baca, ada keterangan "Tembusan : Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan" juga. Jadi saya semakin yakin untuk cuma bawa surat ini doang. Surat Keterangan Kerja masih tersimpan rapi di lemari arsip rumah..
Penampakan surat pengunduran diri
Saya tanya ke mba petugas, kan di Surat Pengunduran Diri ini sudah ada keterangan lama bekerja saya di perusahaan, kenapa kok ga bisa pakai ini. Plus ini surat juga diterbitkan HR kantor kan. Mba petugas bilang memang dulu surat seperti ini dibutuhkan untuk pengajuan JHT, namun sejak setahun bekalangan ini sudah tidak diperlukan lagi. Hanya dibutuhkan Surat Keterangan Kerja, tanpa embel-embel Kepada Dinas Tenaga Kerja atau Tembusan ke Kantor BPJS juga. Namun sayang informasi ini kurang tersosialiasai ke kalangan HR perusahaan.

Jadi intinya saya kecele' gaes. Cuz lah pesan ojek online untuk nganter saya ambil dokumen yang kurang di rumah. Sebelum pulang saya memastikan ke mba petugas apa bisa kalau saya mengantri lagi tetapi ga sesuai jam yang tertera, soalnya kan harus ambil dokumen, mana rumah jauh pula ya. Beliau bilang tidak masalah ga sesuai jamnya, asal masih dalam hari yang sama. Kantor BPJS ini buka sampai pukul 15.30. Masih ada waktu lah walaupun Jum'at hari pendek..


Setelah kurang lebih 45 menit bergojek ria, saya udah sampe lagi nih di kantor BPJS. Surat Keterangan Kerja saya belum difotokopi pula, untungnya disediakan printer yang merangkap mesin fotokopian disini. Sekarang saya sangat yakin dokumen saya lengkap! Cuz dah masukkan dokumen persyaratan ke box itu lagi, sambil berdoa semoga antrian tidak panjang.
Tempat print dan fotokopi
Sambil menunggu dipanggil, saya asik memperhatikan bagian demi bagian kantor ini. Saya baru sadar kalau kantor BPJS Ketenagakerjaan mempunyai fasilitas yang cukup lengkap. Tersedia ruang laktasi dan mini playgorund. Ini sangat membantu ibu-ibu yang membawa bayi atau anak kecil saat mengurus BPJS.
Area playground
Saat jenuh menunggu antrian, pengunjung dapat menikmati kopi atau teh di area coffee corner yang bersebelahan dengan area printer. Disediakan pula sofa mini yang nyaman untuk menunggu. Pengunjung juga bisa mampir membaca buku di perpustakaan mini bertajuk Pojok Baca. Mantab kan
Pojok Baca di kantor BPJS
Setelah kurang lebih 15 menit saya menunggu, dipanggil juga deh nama saya. Ternyata saya lolos tahap pemeriksaan! Dokumen-dokumen yang saya bawa sudah lengkap, horeee! Jangan senang dulu kisanak, karena itu adalah tahap awal mendapat nomor antrian klaim..hehehe.. Yes, masih ada satu tahap antrian lagi yaitu untuk bertemu Customer Service (CS).
Antri Customer Service

WAWANCARA CUSTOMER SERVICE
Dua puluh menit berlalu sudah, akhirnya nomor antrian saya dipanggil CS. Pas ketemu CS ini agak deg-deg'an juga karena dapat bocoran dari teman kalau wawancaranya dengan CS BPJS berlangsung lama. Teman saya diminta keterangan detail tentang kapan awal menikah, bekerja, mempunyai anak, jabatan terakhir bekerja, kantor apa saja. Akeh pokok'e. Jadinya saya pasarah aja dah.

Ternyata proses wawancara saya dengan CS ini ga begitu lama. Beliau cuma tanya bekerja sejak kapan, perusahaan bergerak di bidang apa, posisi terakhir apa, dan apakah ada rencana kembali bekerja. Selain itu hanya konfirmasi saja. Alhamdulillah cepat. CS juga bilang kalau saldo JHT akan cair paling lambat 7 hari kerja setelah tanggal pengajuan. Apabila dalam jangka waktu tersebut saldo belum masuk rekening tujuan, peserta bisa datang lagi ke kantor BPJS dengan membawa tanda bukti pencairan saldo.

Akhirnya petualangan saya klaim JHT selesai sudah. Semoga cerita saya ini bisa memberikan gambaran kalau tahapan klaim JHT itu gak ribet. Oh ya alhamdulillah gak sampe 7 hari saldo JHT sudah masuk ke rekening, dan jumlah saldonya pun sesuai dengan yang tertera di aplikasi. Nah makin penasaran kan untuk install aplikasi BPJSTKU..

Sampe jumpa di postingan selanjutnya ya..


Sumber gambar :
Saving : https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSg1RvHqHwcshKDkNaeIWWCD3JD1KnJtnUBVXyPWc4DR0vKQdKx&s

Follow Me @granitprihara