Jumat, 28 April 2017

Kerlap-Kerlip Becak Lampu Ada Lho di Alun-Alun Bung Karno Ungaran

Jumat, April 28, 2017 0 Comments



Ini adalah postingan lanjutan saya, masih tentang objek wisata di sekitar kota Ungaran. Ceritanya satu hari full di Ungaran ini akan kami manfaatkan untuk berjalan-jalan. Destinasi utama kami adalah Cimory Farm dan Cimory on The Valley. Kami main disana mulai pagi sampai siang..cerita lengkapnya sudah ada di postingan yang lain ya..


Pulang dari Cimory kami memutuskan untuk istirahat di hotel. Kasian juga Sakha udah capek banget habis totalitas main di Cimory. Pas kami leyeh-leyeh di hotel, sekalian kami cari-cari destinasi apa di kota Ungaran yang menarik untuk dikunjungi di malam hari. Berbekal googling, saya menemukan objek Alun-Alun Bung Karno Ungaran. Google bilang kalau banyak rumput disana, yaudah cocok buat Sakha jalan-jalan..hehehe.. Habis manghrib kami cuzz pergi kesana..

Alun-alun Bung Karno ini terletak di Kalirejo, Ungaran Timur. Perjalanan dari hotel C3 memakan waktu kira-kira 15 menit. Ekspektasi saya alun-alun ini bakal sepi soalnya google bilang kalau alun-alun ini termasuk bangunan baru. Ternyata pas mau masuk area parkiran alun-alun kami kesulitan, soale ramai bangeeet. Banyak banget orang yang "tumplek blek" disini..hoho..
 

Yuhuu, selesai parkir kami langsung memasuki area alun-alun. Ceritanya keadaan jalan malam itu becek karena bekas hujan yang turun di sore hari. Saya udah mbatin, "Wah sandal pasti bakal kotor nih kena rumput basah". Ternyata di area alun-alun ini terdapat jalan khusus pejalan kaki. Jadi kita tinggal ikutin aja track jalan itu buat muterin alun-alun tanpa menginjak rumput..

Ga disangka di alun-alun ini juga terdapat becak lampu. Yesss, becak lampu tu sejenis becak wisata yang tersohor di Alun-Alun Kidul Jogja (Alkid) itu. Becak ini didesain sedemikian rupa menyerupai berbagai bentuk hewan atau karakter. Selain dihiasi dengan kerlap-kerlip lampu, becak ini juga dilengkapi dengan sound system full music. Nah ceritanya saya udah lama dijanjiin ayah Sakha mau diajak ke Alkid itu, tapi belum kesampaian sampe sekarang karena males macetnya.. :D Akhirnya keturutan naik becak lampu ya di alun-alun Bung Karno Ungaran ini..hoho..

Dengan membayar Rp. 20.000 kami bisa mengelilingi alun-alun ini menggunakan becak lampu sebanyak 2x putaran. Ceritanya kami dapet becak berbentuk angsa, dimana letak pedal kayuhnya terdapat hanya di bagian kursi belakang saja. Alhasil ayah Sakha doang yang kayuh becaknya, saya sama Sakha duduk di depan dengan bahagia tanpa kecapekan mengayuh.. :D Kata ayah Sakha kayuh becak ini ga berat kok, mungkin sama pemiliknya emang udah dimodifikasi supaya enteng..

Kami bahagia banget naik becak lampu ini, terutama Sakha. Dia heboh nunjuk-nunjuk becak lain yang juga kerlap-kerlip. Melewati area air mancur Sakha juga seneng banget, heboh ga berhenti nunjuk-nunjuk ke air mancur.. :D

Ga seperti di Alkid yang rute becaknya adalah di luar area alun-alun, di alun-alun Bung Karno ini rute becak lampu adalah di dalam alun-alun, jadi ga terganggu dengan lalu lintas motor atau mobil. Ga terasa sudah dua kali putaran ayah Sakha mengayuh becak ini. Sebelum turun, kami minta tolong kepada mas yang nyewain becak untuk memfoto kami..hehehe.. Maaf ya mas, maklum ini pertama kalinya kami naik becak lampu, jadi ya agak norak.. :D
Naik becak angsa
Kalau ini ga keliatan angsanya
Puas menaiki becak lampu, Sakha minta untuk naik kereta, karena pas muter-muter tadi Sakha lihat penampakan kereta kelinci. Yap, di alun-alun ini terdapat kereta kelinci alias kereta mini yang bisa dinaiki ibu dan anak saja. Dengan membayar Rp. 10.000, penumpang bisa berkeliling menggunakan kereta kelinci dengan rute yang agak jauh daripada rute menggunakan becak. Selain itu si anak juga mendapatkan balon lho.. Sakha happy banget dan pilih balon berwarna merah..
Naik kereta kelinci
Ternyata rute kereta ini keluar dari area alun-alun, tapi tetep ga terlalu jauh dari alun-alun kok, jadi masih aman. Selama menunggu saya dan Sakha naik kereta kelinci, ayah Sakha menikmati es jeruk peras yang dijual di dalam alun-alun. Di dalam alun-alun ini terdapat banyak penjual makanan dan minuman. Selain itu juga banyak pedagang yang menggelar barang dagangan yang berupa peralatan rumah tangga atau mainan.. Lengkap banget kan..

Bagi teman-teman yang lagi liburan di Ungaran, ga ada salahnya untuk menikmati naik becak lampu saat malam tiba di Alun-Alun Bung Karno Ungaran ini. Kalau ga pengen naik, ya sekedar leyeh-leyeh di rumput hujau di area air mancur alun-alun ini juga mengasyikkan lho.. Selamat berlibur ya.. Sampe jumpa di destinasi berikutnya.. :)

Sumber gambar :
Alun-alun Ungaran :  http://scontent.cdninstagram.com/t51.2885-15/s480x480/e15/11313254_106468023022636_880792793_n.jpg?ig_cache_key=
OTk1NjAxMzg2NjU3MzU0MDgw.2

Selasa, 25 April 2017

Bahagia Dengan Rp. 25.000 di Kiddy Playland Lippo Plaza Jogja

Selasa, April 25, 2017 3 Comments
Ceritanya ngga cuma sekali Sakha main di tempat ini. Biasanya kalau kami lama ga angon Sakha, misal karena alasan ayah Sakha ke luar kota, atau karena kami bergantian jatuh sakit, jadi acara angon alias jalan-jalan bakal dipending dulu sampai semua anggota keluarga dalam keadaan cerah ceria. Nah biar sesi angonnya deket, kami memilih jalan-jalan ke mall aja. Salah satu mall yang menjadi favorit kami adalah Lippo Plaza Jogja..


Nah di postingan di atas saya sudah menjelaskan sedikit tempat main favorit Sakha, yaitu Kiddy Playland. Sekarang saya akan jelaskan secara gamblang yaaa.. :D Kenapa kok semangat banget jelasin secara gamblang? Soale tempat ini recommended banget menurut saya. Sama recommendednya seperti Amazone di JCM atau fun World di Hartono Mall.

Baca : Main Sepuasnya di Amazone Jogja City Mall (JCM)

Baca : Serunya Main di Fun World, Hartono Mall Jogja

Kiddy Playland ini terletak di Lantai G Lippo Plaza, tepatnya di sebelah lift dan Matahari Department Store area baju cewek. Harga tiket saat week days (Senin - Jumat) adalah Rp. 20.000, sedangkan saat weekend adalah Rp. 25.000 per jamnya. Sakha main disini cukup sejam aja. Masuk di area playground diwajibkan memakai kaos kaki. Bagi pengunjung yang lupa ga bawa kaos kaki, bisa beli disini seharga Rp. 5.000 per pasangnya.

Selesai membayar tiket, petugas akan mencatat waktu selesai pengunjung pada stiker yang akan ditempel di punggung anak. Permainan di playground ini sangat lengkap, mulai dari prusutan, trampolin, mobil-mobilan, vidio game, rumah-rumahan, permainan ketangkasan, mandi bola, masak-masakan, lego, buku, maze, dan berbagai jenis puzzle. Disini Sakha paling demen sama mobil-mobilan yang digerakkan manual dengan kaki. Yang mirip seperti trolly Careffour itu.. :D
Mobil-mobilan favorit Sakha
Sakha betah banget main mobil-mobilan ini. Gerak kesana-kemari mengelilingi ruangan, sambil sesekali bergaya membuka tempat bensin dan pura-pura isi bensin.. :D Sambil nemenin Sakha main mobil-mobilan ini saya bisa leyeh-leyeh di area buku dewasa. Yup, tempat ini menyediakan buku bacaan yang mayoritas adalah majalah parenting untuk para mommy-mommy yang lagi nunggu si anak main..lengkap kaan.. :D
Area klesotan saya buat baca sambil nunggu Sakha
Bosan dengan mobil-mobilannya Sakha menuju ke are permainan ketangkasan. Area ini terdiri dari panjatan kayu, panjat jaring tali, prusutan melingkar, jembatan goyang dan prusutan biasa. Sakha dulu pernah coba naik ke area itu melewati panjat jaring tali. Rupanya dia masih kesulitan gimana caranya pegang dan injak tali, jadinya sering keperosok. Ya karena kesulitan itu dia akhirnya males nyoba lagi, lebih milih manjatnya lewat panjatan kayu biasa.. :D
Sakha kesulitan naik tali ini
Sakha agak takut kalau jembatan ini digoyangin
Jadi kalau udah sampe di atas area ketangkasan, si anak bisa milih mau turun lewat jembatan goyang dan prusutan biasa, atau milih turun lewat prusutan yang melingkar. Sakha lebih milih turun lewat prusutan yang melingkar ini. Kadang dia mrusutnya sambil tiduran :|
Prusutan favorit Sakha
Di awal-awal kesini sebenernya permainan favorit Sakha adalah trampolin. Mungkin karena dia udah sering mainan lompat-lompat sendiri di kasur, akhirnya dia bosen..hehehe.. Jadilah mobil-mobilan dan permainan ketangkasan menjadi favorit Sakha sekarang.
Dulu saat Sakha main trampolin
Sebelum waktu satu jam habis, saya mengajak Sakha untuk bermain permainan lain seperti lego, mandi bola, masak-masakan dan maze. Sakha sangat antusias main disini. Dia bahagia sekali.. :D Berikut ya beberapa mainan yang sempat dimainin Sakha atau yang sempat pula terfoto emaknya Sakha..hehe..
Prusutan kecil
Rumah boneka
Sakha mandi bola
Lego besar
Aneka puzzle dan maze
Dapur mini
Wowww..beneran lengkap banget kan mainannya. Selain tempat ini memiliki mainan yang lengkap, tempat ini juga sangat bersih lho. Mas dan mbak penjaganya juga responsif. Misal ada mainan yang letaknya "malang kadak" alias berantakan, langsung deh diberesin sama mereka.. Hal tersebutlah yang membuat kami nyaman bermain disini. Apalagi keadaan mainannya juga terawat dan bersih, bikin Sakha makin betah main..

Sangking betahnya Sakha dulu pernah sampe ga mau diajak pulang lho. Untungnya semakin bertambahnya usia, Sakha udah bisa diajak komunikasi dan negosiasi. Biasanya kalau rewel ga mau pulang jurus kami adalah mengajak Sakha cuci tangan pake keran otomatis.. Dia langsung antusias deh, lupa kalau lagi main.. FYI, di Lippo ini keran cuci tangannya ga pake diputer atau ditekan, jadi otomatis, itulah yang bikin Sakha terpana dan tertarik.. :D

Yuhuu, kayaknya sekian dulu sharing saya tentang playground ini. Yap, dengan dua puluh lima ribu rupiah saat weekend, kita udah bisa bikin si kecil bahagia pake banget. Apalagi si emak dan bapak juga semakin bahagia karena liat si anak antusias bermain dan beraktifitas disini.. Jadi ayo tunggu apa lagi, yuk main di Kiddy Playland.. Semoga kenyamanan tempat ini bisa dipertahankan ya Kiddy..

Ohya Kiddy ini kayaknya juga buka outlet di depan area Hypermart Lippo Plaza lantai UG. Sakha belum pernah coba sih, tapi sekelebatan saya lihat disana ada permainan dunia balon sama flying fox.. Seru juga kan sepertinya... :D

Nah selesai main pasti kelaparan tho. Jangan lupa maem lho biar tetap setrong. Tentang tempat makan di Lippo Plaza bisa dibaca di postingan saya yang lain ya.. See you in my next post.. Thank you.. :)

Baca : Nasi Goreng 69, Tempat Makan Nyaman Di Lippo Plaza Jogja

Baca : Sendok Bebek Lippo Plaza Jogja, Tempat Makan Spesialis Mie

Sabtu, 22 April 2017

Hidangan Lengkap di Sultan Agung Cuisines Jogja

Sabtu, April 22, 2017 2 Comments
Hai-hai..pernah ga waktu di Jogja kalian lewat Jalan Sultan Agung? Nah kebetulan rute ini sering banget kami lewati kalau mau ke Jalan Malioboro. Di deretan Jalan Sultan Agung ini, selain ada resto Pizza Hut, ada pula resto yang menarik perhatian. Namanya Sultan Agung Cuisines. Karena di suatu malam yang galau kami pengen mencoba makan sesuatu yang baru, akhirnya si mamas tersayang alias ayah Sakha mengajak kami maem disini. Padahal tiap lewat sini saya selalu minder, soale kayaknya tempat makan disini mewah dan mahal.. Let's see..


Pas nyampe di parkiran, bisa ditebak kalau yang berjajar di tempat parkir adalah para mobil. Yap, waktu itu kami melihat hanya sedikit motor yang terparkir. Tempat parkir mobilnya pun ga terlalu besar. Masuk area resto kami disambut bangunan tua zaman Belanda yang telah direnovasi dengan arsitektur yang modern dan mewah. Resto ini luas banget tempatnya.. Lega lah..
Sakha di depan pintu
Resto ini memiliki dua lantai, lantai satu untuk non smoking area dan lantai dua untuk smoking area. Terdapat area non AC dan full AC juga. Kami memilih duduk di lantai bawah bagian tengah yang non AC. Sakha pun saya dudukkan di baby chair supaya dia anteng. Saya liat sekeliling, rata-rata yang makan disini tuh keluarga besar. Jarang banget keliatan yang makan cuma berdua atau bertiga kayak kami..haha..
Duduk sambil liatin lampu
Mas waiters pun datang memberikan menu. Ternyata di resto ini menyediakan menu yang lengkap, mulai dari Indonesian Food, Chinese Food sampai Western Food. Range harganya lumayan mulai dari Rp. 10.000 sampai Rp. 70.000. Wah sayang banget saya ga foto menu detailnya.. :(
Menu yang terfoto
Waktu itu kami memilih membeli Sapo Tahu Ayam, Jamur Crispy, Oseng Kangkung, dan Es Teh. Setelah menu pesanan kami datang, ternyata porsinya banyak banget cui..
Menu pesanan datang
Selain porsinya mengenyangkan, rasanya juga enak. Sakha demen banget sama si Jamur Crispy. Si Jamur dicocol saos tomat dan saos sambel emang bikin mulut ga mau berhenti memakannya..

Nah ceritanya selama nunggu makanan dateng, saya iseng-iseng browsing tentang Sultan Agung Cuisines ini di mbah Google. Ada beberapa food blogger yang bilang kalau pelayanan disini kurang memuaskan dan waktu tunggu makanan datang tuh lama banget. Ternyata itu ga terbukti, soale mba-mas waitersnya ramah, plus makanan pesanan kami waktu itu cepet datengnya..

Di meja sebelah kami ternyata ada keluarga besar yang lagi merayakan ulang tahun anaknya, jadi suasananya rame banget. Mba-mas waiters juga bersedia berkali-kali dimintai tolong mengambil foto.

Di bagian belakang resto, kata ayah Sakha terdapat taman dan kolam. Bikin suasana jadi lebih adem kalau kita duduk di area dekat taman. Bikin acara kumpul keluarga lebih seru kan..

Yap, emang bener lah resto ini cocok untuk acara kumpul keluarga besar. Lain kali kalau ada rombongan keluarga dari Blitar atau dari Probolinggo datang ke Jogja, bakalan seru pasti kalau diajak makan disini. Selain tempatnya yang luas dan lega banget, pilihan hidangannya juga lengkap dengan harga wajar. 

Atau bagi temen-temen yang lagi ke Jogja bareng keluarga besar, ga ada salahnya lho untuk menikmati hidangan kuliner disini. Selamat mencoba ya..

Oh ya kalau temen-temen lagi di Jogja trus pengen menu ala-ala Jepang jangan lupa mampir ke Oki Katsu ya.. Atau kalau pengen menu berbau mie bisa mampir ke Sendok Bebek atau Yamie Panda.. Selengkapnya klik link di bawah ya..




Ringkasan :
Nama : Sultan Agung Cuisines
Lokasi :
Jl. Sultan Agung No.24, Wirogunan, Mergangsan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55151
Jam buka : 10.00 - 22.00 
Range harga : Rp. 10.000 - Rp. 70.000
Porsi : Kenyang banget
Rasa : Enak
Rating : 4.5/5 

Kamis, 20 April 2017

Permainan Murah Meriah : Latihan Menempel dengan Kertas Bekas

Kamis, April 20, 2017 0 Comments
Hallo buibu semua, jumpa lagi dalam rubrik Permainan Murah Meriah. Rasanya udah lama ga update tentang permainan DIY ini. Beberapa waktu lalu ayah Sakha lagi keluar kota jadi saya ga bisa nyambi-nyambi ngeblog, plus Sakha lagi anget badannya..huhu.. Eh kok jadi curhat ya.. maaf.. maaf.. :D

Back to the topic, kali ini Permainan Murah Meriah cuma memanfaatkan barang yang ada di sekitar tas. Lho kok di sekitar tas? Yap, soale di tas saya ini terdapat brosur bergambar lucu. Rupanya ini merupakan brosur imunisasi dari rumah sakit. Waktu itu saya iseng-iseng lagi bersih-bersih isi tas, nemulah brosur itu. "Wah, asik nih kayaknya kalau brosur ini digunting-gunting trus dijadikan mainan", begitu pikir saya waktu itu..hoho..

Jadi kita mau bikin mainan apa sih? Ceritanya Sakha ini belum mahir dalam hal nempel-nempel. Dia juga agak jijik sama sesuatu yang lengket-lengket. Biasanya sekali coba dia jijik, habis itu kalau udah beberapa kali nyoba dia bakal biasa aja. Wah mumpung di rumah juga ada lem stick, yuk kita bikin media latihan tempel-tempel buat Sakha. Alat bahannya gampang didapat kok, cekidot :
  1. Kertas bekas brosur atau kertas kado yang memiliki karakter menarik
  2. Gunting
  3. Wadah kertas
  4. Kertas lipat warna-warni
  5. Lem stick
Cara membuatnya juga gampang :
  1. Gunting kertas bekas brosur atau kado membentuk karakter yang ada
  2. Masukkan kertas berkarakter tersebut ke dalam wadah
  3. Siapkan lem stick dan kertas sebagai media menempel
Hore alat bahannya sudah selesai dibuat. Saatnya mengajak Sakha main. Kebetulan Sakha habis minum yogurt Havently Blush Yo, dapet hadiah berupa kartu-kartu berkarakter monster. Ya udah kayaknya seru kalau kartunya sekalian ditempel di kertas.. :D Gimana cara main nya?
  1. Ajak anak untuk mengambil kertas berkarakter di dalam wadah
  2. Beri contoh bagaimana cara mengoles lem stick ke permukaan kertas karakter
  3. Beri contoh bagaimana cara menempelkan kertas yang sudah diberi lem itu ke bagian kertas lipat
  4. Biarkan anak mengeksplorasi kegiatan nemempel tersebut
Simple aja kan ya aktifitasnya..hehehe.. Hasil Sakha menempel pun juga ga beraturan..wkwkwk.. Ga apa lah, yang penting sekarang Sakha udah ga begitu jijik sama lengketnya lem..
Sakha lagi asyik menempel
Hasil tempel Sakha yang seadanya.. :D
Dari permainan simpel ini sebenernya banyak manfaat yang didapat lho.. Antara lain :
  1. Melatih motorik halus
  2. Melatih koordinasi mata dan tangan
  3. Melatih daya konsentrasi
  4. Mengembangkan imajinasi
  5. Mengenal jenis karakter atau objek yang ditempel
  6. Mengurangi rasa jijik anak terhadap benda yang lengket
Sebenernya selain membuat mainan DIY ini, kemampuan menempel juga bisa disalurkan lewat sticker. Kalau belajar nempelnya pake buku sticker pasti akan lebih terstuktur dan menarik..hoho... Yuk, sudahkan si kecil diajak main tempel-tempel..hehehe.. Kalau belum, marilah dimulai dari sekarang.. :) Selamat nemenin si kecil main ya..

Oh ya kumpulan postingan saya tentang Permainan Murah Meriah, bisa diliat di sini ya...

See you on my next post..

Sumber gambar :
Contoh stiker : https://ae01.alicdn.com/kf/HTB10AUUKVXXXXbmapXXq6xXFXXX5/Cartoon-Pokemon-Wall-Stickers-for-Kids-Rooms-Home-Decorations-Pikachu-Wall-Decal-Poster-Wall-Art-Children.jpg_640x640.jpg

Senin, 17 April 2017

Mau Kasih Makan Sapi dan Kelinci? Ke Cimory Farm Aja..

Senin, April 17, 2017 0 Comments
Akhir bulan Maret kemarin, kami sekeluarga merencanakan akan jalan-jalan ke Ungaran. Tujuan utamanya adalah ke Cimory On The Valley dan Cimory Farm. Temen-temen pada bilang kalau Cimory itu tempat yang cocok buat anak-anak. Mumpung Sakha udah enak kalau diajak perjalanan jauh pake mobil, langsung dah kami cuzz kesana.. Kami berangkat Jumat malem trus bobok di hotel C3 di Ungaran, baru Sabtu paginya kami capcus ke Cimory..


Eh ternyata Cimory ini terletak di Bergas, kabupaten Semarang. Dari hotel C3 memakan waktu sekitar 20 menit perjalanan. Nah untungnya kami berangkat pagi, sekitar jal 08.00 dari hotel, jadi jalanan ga terlalu macet. Kalau dari arah Ungaran, Cimory ini ada di kiri jalan. Gampang banget ancer-ancernya soalnya di atas bangunannya terdapat patung sapi besar. Selain itu semua bangunannya memiliki pernah-pernik hitam putih seperti warna sapi.
Dimana-mana hitam putih
Pagi itu tempat parkir mobil masih kelihatan melompong. Selesai parkir kami langsung menuju tempat penjualan tiket masuk. Harga tiket masuk waktu itu Rp. 15.000 per orang. Sakha sudah dikenakan biaya tiket penuh, karena tinggi badannya udah mencapai 80 cm. Nah tiket ini nanti akan bisa ditukar dengan produk yogurt Cimory di area farm. Setelah petugas memasang gelang tiket di tangan kami, langsung dah kami memasuki area Cimory Farm..

Masuk area Cimory, kami disambut oleh patung-patung sapi yang lucu beserta area permainan anak-anak yang berbau sapi juga. Sakha demen banget naik patung sapi. Lama banget naiknya, ga mau turun. Akhirnya dibujuk kalau kita mau kasih makan sapi, baru deh dia mau turun.. :D
Sakha happy banget naik patung sapi
Sebelum kasih makan sapi, saya dan Sakha wefie dulu bersama tulisan-tulisan Cimory dan segala perlengkapannya..hehehe.. Yap, emang disini disediakan banyak spot foto. Pengunjung bebas dah mau foto dimana aja, yang jelas ga pake antri.. :p
Bersama botol yogurt.. :p
Di area ini terdapat kolam ikan. Di jam-jam tertentu pengunjung bisa memberi makan ikan. Konon katanya si ikan Arpaima ini buas. Sayang Sakha belum bisa liat penampakan ikan ini. Ya yang penting foto sama kolamnya dulu aja kali ya.. :D
Kolam ikan
Setelah melewati kolam ikan dan kebun bunga serta taman, akhirnya kami sampai juga di area farm. Di area ini terdapat banyak hewan ternak, seperti sapi, kelinci, rusa dan marmut. Pengunjung diizinkan untuk memberi makan hewan-hewan tersebut. Makanan yang disediakan adalah wortel. Harga per plastiknya adalah Rp. 10.000, udah dapet banyak wortel lhoo..
Jadwal feeding rabbit
Wortel sudah di tangan
Wortel sudah di tangan, waktunya memberi makan hewan. Tapi waktu itu di area feeding rabbit masih rame banget anak PAUD dan TK yang rebutan kasih makan kelinci, akhirnya kami memilih dulu berjalan-jalan di taman sekitar area unggas.
Area kandang ayam dan burung
Dari tadi fotonya sama Sakha
Masih sama Sakha
Melihat area feeding rabbit sudah mulai sepi dari anak PAUD dan TK yang lagi outing, kami langsung menuju TKP. Area feeding rabbit ini sangat menarik perhatian, karena semua kelinci dilepas bebas di rumput. Jadi Sakha bisa leluasa kasih makan si kelinci sambil kejar-kejaran sama kelinci juga. Apalagi kelinci disini dirawat dan bersih. Sakha seneeeeng bangeeet.
Memberi makan kelinci
Ga terasa wortel di dalam plastik udah hampir habis buat dikasih ke kelinci. Akhirnya saya sisain beberapa batang untuk dikasihkan ke sapi. Yap, karena kami udah lumayan capek, bikin kami kurang berminat untuk kasih makan rusa dan marmut. Langsung ke sapi aja yaaa..
Sapi kok makan wortel? :D
Sakha agak ngeri di kandang sapi. Dia ga berani pegang wortelnya sendiri, akhirnya ayah deh yang pegang. Mungkin karena sapi ini wujudnya besar, Sakha jadi takut. Sama seperti pengalaman Sakha di Batu Secreet Zoo beberapa waktu lalu, dimana dia ga berani kasih makan hewan yang posturnya lebih gede dari dia. Back to sapi, sapi disini keadaannya bersih-bersih. Kebetulan ada satu sapi yang keadaannya kurus banget. Waktu kami disana, kami melihat gimana sapi itu diperiksa oleh dokter hewan. GWS ya sapiii..


Setelah puas memberi makan hewan, lebih tepatnya setelah makanan hewan yang dibeli telah habis..hehe..akhirnya kami memutuskan untuk kembali ke area depan. Sebelumnya ga lupa kami menukarkan tiket masuk dengan yogurt Cimory. Lumayan banget bisa dijadikan pelepas dahaga saat cuaca panas seperti ini. Kami mendapat tiga yogurt rasa Strawberry..nyummmy..

Cimory ini juga menyediakan area permainan anak atau playground seperti ayunan, prusutan dan jungkat-jungkit. Karena waktu itu keadaan playground masih rame karena outing anak PAUD dan TK, akhirnya kami leyeh-leyeh dulu di Cimory On The Valley Resto.
Welcome to Cimory On The Valley Resto
Resto ini menyediakan berbagai jenis makanan, mulai dari indonesian food sampai western food. Minumannya pun ga kalah lengkap, mulai dari aneka juice sampai dengan ice cream. Karena cuaca sedang panas banget, akhirnya kami memilih untuk memesan minum aja. Kami memesan jus strawberry dan banana split.
Banana split dan jus strawberry
Arsitektur resto ini juga masih berbau sapi, belang-belang hitam putih dimana-mana. Unik banget. Bikin kami betah berlama-lama disini. Suasananya pun adem. Sakha juga anteng duduk di kursi bayi yang disediakan disini..
Sakha mau pegang telor sapi ayah..
Selesai melegakan tenggorokan di resto ini, kami melanjutkan perjalanan ke area playground. Soalnya kami udah terlanjur janjiin Sakha, nunggu playgroundnya sepi dulu baru kesana lagi. Pas deh, kebetulan rombongan outing PAUD dan TK udah pada bubar, akhirnya Sakha puas menguasai area playground sendiri..hoho..
Sakha betah naik turun prusutan ini
Ada patung sapi juga yang siap didudukin
Jungkat jungkit sapi juga ada
Kira-kira 20 menit bermain di area playground ini, rombongan outing siswa SD datang. Suasana playground jadi super rame banget. Apalagi anak-anak SD itu juga lebih berani bereksplorasi main jungkat-jungkit dan prusutannya. Mainnya jauh lebih ekstrim..hahaha.. Daripada berdesak-desakkan akhirnya kami memilih untuk pulang saja. Lagian waktu juga udah menunjukkan jam 11 siang.

Di dekat pintu keluar tersedia bermacam-macam outlet oleh-oleh, antara lain Factory Outlet, Chocomory Outlet serta supermarket Cimory. Factory Outlet ini menyediakan segala macam jenis baju yang berbau Cimory, mulai dari ukuran anak-anak sampai dewasa. Sedangkan Chocomory Outlet adalah outlet yang khusus menjual aneka cokelat buatan Cimory. Dan supermarket Cimory menyediakan segala macam produk Cimory, beserta souvenir-souvenir yang menarik.
Factory outlet Cimory
Kami memilih masuk ke area Chocomory Outlet. Karena emang saya sama Sakha penggemar cokelat, pengen rasanya icip cokelat khas Cimory ini. Masuk ke are Chocomory, saya dibuat bingung karena pilihannya banyak bangeeeet..hahaha.. Akhirnya diputuskan untuk membeli cokelat Chocomory yang sudah dibendel dalam plastik, jadi bisa dapet banyak rasa. Btw, ga afdol rasanya kalau ga wefie disini ya.. Izinkan emak satu ini untuk narsis dulu ya..
Wefie di Chocomory
Okay, Sakha mulai rewel karena ngantuk nih akhirnya selesai sudah acara jalan-jalan kami ke Cimory, waktunya balik ke hotel untuk istirahat. Balik ke tempat parkiran Cimory, kami lumayan kaget, karena sudah ada banyak bus berjajar di are parkir. Tambah kaget juga soalnya tarif parkirnya kena Rp. 11.000..hahaha.. Ya mungkin karena kami udah 3 jam berada disini..

Sekian cerita jalan-jalan keluarga kami ke Cimory. Malam hari kami berencana akan cari destinasi menarik lain di kota Ungaran. See ya on my next post ya.. :)


Ringkasan : 
Nama Tempat : Cimory On The Valley / Cimory Farm
Alamat : Jl. Raya Soekarno Hatta KM.30, Bergas, Kabupaten Semarang
Jam buka : 08.00 - 21.00
Harga tiket : Rp. 15.000 (tinggi anak di atas 80 cm harus bayar penuh) 
Rate : 4.8/5

Rabu, 12 April 2017

Asyiknya Bermain Playdough

Rabu, April 12, 2017 2 Comments
Tentunya buibu semua ga asing kan dengan mainan playdogh ini. Dulu pas jaman kecil kita pernah kok mainin dolanan ini, dulu dia terkenal dengan sebutan 'malam'..wwkwkw. Seiring perkembangan zaman, berubahlah sebutan dia menjadi playdogh alias lilin mainan. Sebenernya playdough ini bisa dibikin secara DIY, dari tepung terigu plus air. Tapi emak Sakha ini lagi males bikin-bikin, jadi mending beli aja.. Kita beli yang versi murah kok..bukan yang merk Playdough itu.. :p

Saya beli playdough yang merknya Fun Doh. Saya beli untuk Sakha kira-kira sekitar bulan Agustus tahun lalu. Saya milih beli di Shopee karena waktu itu dia lagi ada promo bebas ongkir dengan minimum transaksi tertentu. Saya pernah beli mainan Water Doodle untuk Sakha dengan memanfaatkan free ongkir dari Shopee juga. Nah waktu itu si toko penjual playdough ini juga menjual Play Sand alias pasir kinetik. Sekalian saya beli juga si pasir kinetik itu. Nanti review lengkapnya di postingan lain aja yaa... :D

Baca : Water Doodle, Belajar Mewarnai Tanpa Takut Berantakan

Saya membeli playdough seri Animal seharga Rp. 15.000. Playdough ini sebenrnya punya banyak seri, mulai dari Fried Chicken, Sweet Candy, Pizza, Ocean Life, Dinosaurus, Ice Cream, dll. Saya sengaja pilih seri yang sederhana dulu yang ga terlalu ribet untuk anak seumuran Sakha. Beginilah penampakannya..
Playdough pertama Sakha
Isi dari playdough ini antara lain :
  • 4 buah cetakan, antara lain pohon, ikan lumba-lumba, kuda dan anjing
  • 1 buah mini roller alias penghalus atau penggiling adonan playdough
  • 1 buah pisau mini
  • 2 cup kecil dough berwarna merah dan hijau
Saya memperkenalkan mainan ini ke Sakha ketika dia berusia sekitar 2 tahunan. Pas tau mainan ini dia sempat bingung. Dia lebih tertarik sama cup doughnya dong, soale ada cetakan mobil kecil di bagian bawah cupnya.. :D

Yuk mari main. Jangan lupa sebelum main kita siapkan alas dulu, berupa perlak, kain atau koran bekas, supaya si dough ga mengotori lantai. Jujur Sakha juga belum terlalu mudeng sama mainan ini. Soale tangan Sakha belum bisa mencetak doughnya. Sakha cuma tertarik buat potong-potong doughnya jadi bagian lebih kecil.
Potong dulu yes
Belajar mencetak
Fiuh, Sakha emang keliatan ga begitu tertarik sama ini mainan, ya mungkin karena kesulitan mencetak itu. Nanti kalau usia Sakha udah makin gede dan tangannya makin terampil, mari kita main ini lagi.. :D
Udah bosen aku maa..
Sebenernya permainan playdough ini banyak manfaatnya lho... Selain bisa bikin happy berikut ya manfaat lain bermain playdough :
  1. Melatih kemampuan sensorik
    Permainan playdough ini merupakan permainan yang menggunakan media sentuhan. Kemampuan sensorik anak akan terlatih ketika dia mengenal tekstur dari suatu benda yang disentuh.
  2. Melatih kemampuan berfikir
    Dengan memberi contoh bagaimana cara memainkan playdough serta bagaimana caranya mencetak atau menciptakan suatu bentuk dari playdough, maka kemampuan berfikir anak akan terstimulasi.
  3. Melatih daya imajinasi
    Tidak ada aturan dalam bermain playdough. Mau adonannya dicetak, dibentuk, diiris, digunting, digiling monggo-monggo aja. Dengan demikian daya imajinasi dan kreatifitas anak akan semakin meningkat.
  4. Mengenal warna
    Playdough bisa dijadikan media untuk mengenalkan warna pada si kecil. Sambil membentuk sesuatu, mintalah si kecil untuk menyebutkan namanya. Selain itu kita juga bisa bereksperimen dengan mencampur warna-warna dasar pada adonan supaya menghasilkan warna baru lho..
  5. Mengenal bentuk
    Dengan mencetak playdough menggunakan berbagai jenis cetakan, si kecil akan mengenal berbagai jenis bentuk. Setelah selesai mencetak mintalah si kecil untuk menyebutkan bentuknya.
  6. Melatih kemampuan sosial
    Selain bermain dengan orang tua, berilah kesempatan si kecil untuk main dengan keponakan atau teman sebayanya. Pastinya lebih asyik kan main bareng, kemampuan sosial pun semakin terstimulasi.
Yuhhuu, sekian sharing saya tentang bermain playdough bersama Sakha. Semoga di kesempatan lain Sakha lebih semangat dan tertarik mainnya..hoho.. Seperti ketika dia semangat banget main tenda-tendaan beberapa waktu yang lalu..

Baca : Tenda, si Mainan Favorit Anak? Iya Dong..

Sampe jumpa di postingan saya yang lain ya.. Yuk ajak si kecil main dulu supaya quality time tetap terjaga.. ^_^

Sumber gambar :
Judul : http://image.iyaa.com/article/2015/04/__icsFiles/afieldfile/2015/04/10/in_lilin_untuk_anak_QnrN22oycO-7471784054279889207_jpg.png

Follow Me @granitprihara