Sabtu, 24 November 2012

Pengalaman Seru Onsite di PT NNT

Sabtu, November 24, 2012 2 Comments
Majalah Batu Hijau
Banyak pengalaman seru yang saya alami disini. Hari pertama disini saya lalui dengan mengikuti safety training. Sebelumnya sponsor kami mengajak kami untuk mengambil badge atau tanda pengenal kami selama bekerja disini. Bagi karyawan, kontraktor atau vendor yang akan bekerja di kawasan PT NNT wajib memiliki badge dan diwajibkan untuk mengikuti safety training. Safety training dimulai dari jam 8 pagi sampai jam 4 sore. Materi-materi yang diberikan adalah seputar profil PT NNT, hubungan kerja PT NNT, prosedur keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan PT NNT. Saat itu kami mengikuti training dengan beberapa orang dari berbagai departemen. Waktu itu yang paling banyak adalah dari departemen mining. Sebelum training berakhir, diadakan penyuluhan dari SOS tentang penyakit malaria, TBC, dan penyakit menular seksual.

Baca juga : Perjalanan Panjang Onsite ke PT NNT


Selesai mengikuti training di hari pertama tersebut, di hari-hari berikutnya disini masih banyak pengalaman unik yang saya dapatkan. Untuk pulang pergi ke tempat kerja saya harus melewati jalan setapak yang kanan kirinya adalah hutan. Sebenarnya ada jalan yang lebih aman yang tidak harus melewati hutan, namun harus memutar jauh melewati lapangan sepak bola. Kadang males juga kalau harus memutar..hehe. Ketika melewati jalan hutan tersebut banyak dijumpai hewan-hewan hutan, salah satunya adalah monyet. Disini banyak monyet, kadang ada monyet yang pemalu, ada juga monyet yang pemberani.
Jalan hutan yang harus dilalui
Rute sehari-hari yang harus dilalui
Pernah di suatu pagi ketika akan berangkat ke tempat kerja saya dan teman saya dikejar monyet. Sungguh pengalaman yang sangat unik dan lucu. Monyet yang mengejar kami adalah monyet yang bertubuh besar, orang-orang disini menyebutnya beruk. Mungkin dia itu rajanya monyet..hehe. Ketika kami melangkah maju, si monyet juga ikutan maju. Woww pemberani sekali moyet itu. Mengetahui teman saya lari, saya juga ikutan lari. Si monyet juga reflek mengejar kami. Kami berlari sampai camp dan masuk kamar lagi. Si monyet masih mondar mandir di bawah camp. Sampai beberapa menit dia bosan, akhirnya dia pergi. Setelah mengetahui dia pergi, kami keluar camp dan berangkat ke tempat kerja memutar melewati lapangan sepak bola.. :D

Saya ceritakan pengalaman tersebut di tempat kerja. Pak sponsor mewejangi saya jika akan melewati hutan sebaiknya membawa senjata seperti payung, tongkat atau sejenisnya untuk menghalau monyet.  Beliau juga bilang kalau si monyet ini bisa membedakan mana manusia perempuan dan laki-laki. Si monyet lebih suka menggoda manusia perempuan, pantesan ketika teman laki-laki yang melewati hutan tidak pernah digoda monyet.. :D Di hari berikutnya, untuk berangkat kerja saya masih saja melewati daerah itu, soalnya lebih cepat sih..hehe.. tidak lupa membawa senjata yaitu payung..hehe.
Beberapa lama setelah kejadian saya dikejar monyet, pihak perusahaan memberikan fasilitas tongkat untuk menghalau monyet. Jadi pada dua ujung jalan, terdapat tong yang berisikan kumpulan tongkat. Jadi selesai menggunakan tongkat, maka tongkat diletakkan pada tong tersebut. Berikut penampakannya :
Tongkat penghalau monyet
Ini dia penampakan tongkat penghalau monyet
Woow..keren.. Ketika saya berangkat ke tempat kerja, saya mengambil tongkat untuk mereyen. Pengen rasanya menakut-nakuti monyet dengan tongkat ini, tapi ternyata di perjalanan gak ketemu monyet sama sekali..hehe. Mungkin dia kerasa kali ya kalo saya mau pamer tongkat.. :D Hari-hari berikutnya dilalui seperti biasa. Dari camp ke tempat makan waktu yang ditempuh adalah sekitar 7 menit berjalan. Di tempat makan ini modelnya seperti prasmanan. Kalau pagi buka dari jam 04.00 sampai jam 08.00. Kalau siang jam 11.30 sampai jam 13.00 dan kalau malam mulai dari jam 16.00 sampai jam 20.00. Untuk makan seperti biasa badge harus di “tit” dulu di pintu masuk. Dari tempat makan ke tempat kerja waktu yang dibutuhkan kurang lebih 15 menit berjalan. Kadang kalau berangkat kesiangan, matahari udah mulai menyengat, sampai tempat kerja keringat mengalir deras. Pertamanya sih berasa capek. Tapi lama-lama sudah terbiasa. Kapan lagi cobak olah raga gitu? Hehehe.

Fasilitas di perusahaan ini cukup lengkap dan bagus. Saya sudah berkesempatan menikmati kolam renang, perpustakaan dan ruang billiard. Lainnya masih ada lapangan basket, golf, tennis, voli, ruang gym, dll, namun sayang belum berkesempatan kesana. Kolam renang disini dibagi menjadi 2 kolam, yang pertama kolam untuk anak-anak dan yang kedua kolam untuk dewasa. Pada saat foto ini diambil saya gak renang, Cuma jadi penonton aja..hihi. Soalnya saya belum bisa berenang.
Menonton di kolam renang
Cuma jadi penonton di kolam renang
Kolam renang ini dibatasi oleh pagar besi yang bertegangan listrik. Konon katanya supaya monyet-monyet di sekitar sini gak masuk kolam renang. Maklum, untuk menuju kolam ini kami harus melewati hutan yang pastinya banyak monyet disana. Beberapa hari setelah itu saya sempat menikmati gimana enaknya berenang disini,,hehe. Ternyata air di kolam renang ini adalah air hangat. Sehingga kami gak takut kedinginan walaupun renangnya malam hari saat pulang kerja. Dan syukurlah, proses belajar renang saya ini lumayan lancar. Sudah bisa bergerak (bukan gaya batu lagi..haha), cuman masih belum bisa mengatur pernafasan saat berenang.

Selain kolam renang, di awal-awal waktu senggang saya berkesempatan untuk pergi ke perpustakaan. Di dalam perpustakaan ini lumayan terdapat banyak buku. Ada majalah, novel, tabloid, dan koran. Lumayan asik menghabiskan waktu disini karena suasananya dan kursinya enak,,hehe,, nyaman gitu.. :D Kalau sudah sampe sini tujuan utama saya adalah membaca majalah femina..hehehe.
Perpustakaan PT NNT
Perpustakaan PT NNT
Selain perpustakaan, pernah saya sekali bermain billiard. Disini disediakan ruangan khusus untuk billiard. Ternyata mainnnya susah banget, saya cuma asal nyodok aja. Perpus dibuka dari jam 8 pagi sampai jam 8 malam, tapi ada waktu istirahatnya, yakni jam 12 siang sampai jam 4 sore. Kalau billiard ini bukanya jam 10 pagi sampai jam 10 malam. Haha, kapan lagi coba menikmati wahana gratis ini..hehe.. Biasanya kalau mau main ini mau itu harus bayar.. :p
Belajar main billiard
Wiih, gaya-gaya nyodok padahal gak ada yang masuk sama sekali :D
Selain pengalaman di atas masih ada beberapa pengalaman seru lagi, dimana saya bertemu bus yang unik. Busnya gede, tinggi, dan jadul. Orang-orang disini menyebutnya bus Harry Potter,,hehe. Tapi sayang saya belum diberi kesempatan untuk naik bus itu, kesempatannya cuman foto aja..hehe.
Bersama bus Harry Potter
Bus Harry Potter nyasar disini..hehe
Demikianlah beberapa pengalaman seru saya selama onsite di PT Newmont ini. Saya bersyukur diberi kesempatan untuk onsite disini. Disini saya mendapatkan banyak pengalaman, banyak ilmu, dan banyak teman. Yang pasti itu semua sangat bermanfaat untuk saya :) Semoga ke depannya saya bisa menjadi lebih baik. Amin. Tetap semangat.

Sabtu, 17 November 2012

Perjalanan Panjang Onsite Ke PT NNT

Sabtu, November 17, 2012 0 Comments
Hari itu telah tiba. Yak, Sabtu 10 November 2012. Kami harus berangkat onsite ke Sumbawa. Dengan berbekal ilmu yang saya dapat belum ada 1 tahun bekerja disini, saya harus pergi ke client untuk menjalankan tugas. Waw, suatu amanah dan tugas besar menanti. Perasaan saya campur-campur waktu itu, antara senang, sedih, takut, tertantang, bingung,, haha,, galau super. Beruntung ada teman saya yang kesana duluan, jadi saya banyak tanya sama dia tentang kondisi disana bagaimana. Beruntung lagi  karena saya berangkat berdua. Perjalanan dimulai dari kos-kosan, kami berangkat jam 7 pagi naik taxi untuk menuju bandara Ngurah Rai. Sampe bandara kami langsung menuju ke penerbangan domestik. Kali ini kami gak seperti teman kami sebelumnya, yang ke Sumbawa naik seaplane. Kami harus transit dulu ke Mataram. Jadi dari Bali ke Mataram naik pesawat, lalu dari Mataram ke Pelabuhan Kayangan naik travel, baru dari pelabuhan Kayangan ke Sumbawa naik boat. Woww, perjalanan yang sangat panjang dan pasti sangat seru. Tidak kalah seru dengan pengalaman teman saya yang naik seaplane itu, katanya rasanya kayak naik layang-layang,,ngeri abis.. Turbulensi tinggi..hehehe :p

Pesawat kami datang, kami naik pesawat baling-baling rupanya, mungkin penerbangan jarak dekat..hehe. Kami segera naik pesawat dan mendapat kursi di dekat roda pesawat, rasakan sensasinya,,hehe. Karena ketika roda keluar dan masuk dari tempatnya, tampak sedikit ngeri kalau dilihat dari tempat duduk saya. Pesawat kami berangkat pukul 8 pagi pas tanpa delay. Kami menaiki maskapai Merpati, pesawatnya cukup nyaman menurut saya. Perjalanan dari Bali ke Lombok memakan waktu sekitar 45 menit. Di tengah-tengah perjalanan pihak maskapai memberi kami snack. Lumayan ya dapet snack.. :D Taraaa, akhirnya kami sampai di Bandara International Lombok (BIL). Jam sembilan kurang 10 kami sampai. Bingung mau ngapain disini karena kami baru dijemput travel jam 1 siang. Daripada bingung mending narsis dulu..hihi..
Narsis sebentar setelah turun pesawat
Welcome to BIL
Setelah bernarsis ria dengan tulisan BIL kami segera menuju tempat pengambilan koper. Sambil menunggu koper, kami meyusun rencana, mau kemana kami setelah ini? Akhirnya kami memutuskan untuk pergi ke mall Mataram. Kami naik bus Damri menuju Mataram, tarif bus ini 15 ribu rupiah. Pada pagi itu kebetulan bus damri sedang tidak penuh, jadi kami bisa memilih tempat duduk yang kami inginkan. Setelah perjalanan kurang lebih 50 menit, sampailah kami di terminal bus damri. Kami harus turun disini karena ini adalah tempat penurunan terakhir. Beruntungnya karena di depan terminal damri ini sudah ada deretan taxi blue bird menunggu penumpang. Kami segera menaiki taxi untuk melanjutkan perjalanan ke Mataram mall.


Sampailah kami di mall Mataram setelah kurang lebih 10 menit perjalanan. Naik taxi dari terminal damri ke mall Mataram gak sampe habis 10 ribu. Haha..sampai di mall Mataram waktu masih menunjukkan jam 10.15 pagi. Mau ngapain kami sampai jam 1 siang nanti dengan koper besar yang harus ditenteng? Akhirnya kami memilih ngentang di KFC selama kurang lebih 3 jam. Untungnya gak diusir.. :D Kami memesan paket super besar dan cream soup favorit saya. Disana sambil makan kami ngelihatin aktifitas orang-orang. Lha mau ngapain lagi ya? :D
Makaaaaan,,, serbuuuu,,, :D
Ting tong, waktu sudah menunjukkan jam 1 siang. Waktunya travel menjemput, tapi kami tunggu lama kok gak datang-datang. Ternyata pak travel menelepon dan mengabari bahwa ban travelnya bocor. Kami menunggu kurang lebih 1 jam baru pak travelnya datang. Perjalanan menuju pelabuhan Kayangan pun dimulai. Saya memilih tidur saja, karena ngantuk sekali. Kurang lebih setelah 2 jam perjalanan kami sampai di pelabuhan Kayangan. Alhamdulillah belum terlambat, karena boat ke Sumbawa akan berangkat jam setengah 5 sore. Kami antri di loket pemberangkatan di pelabuhan Kayangan. Untuk menaiki boat khusus karyawan PT NNT ini, disana kami ditanyai siapa nama sponsor kami. Sponsor disini maksudnya adalah pihak yang bertanggung jawab terhadap kami nantinya ketika kami bekerja di PT NNT. Kami menyebutkan nama sponsor kami, bapak petugas lalu mencari di daftar list. Sebelum kami diperbolehkan masuk, petugas memberi kami tanda pengenal visitor untuk dikenakan sebagai tanda boarding pass. Berikut penampakannya:
Visitor name tag sebagai boarding pass
Kami berjalan menuju dermaga pelabuhan Kayangan. Kami berjalan cepat karena takut ketinggalan boat..hehe.. Tapi Alhamdulillah boat belum berangkat. Sebelum masuk ke boat alangkah baiknya untuk berfoto dulu..hehe..
Penampakan dermaga pelabuhan Kayangan
Penampakan saya dan dermaga pelabuhan Kayangan :D
Wiih, boat PT NNT ini keren sekali. Gede, bersih, keren..  :D Kami memilih tempat duduk di depan. Satu deret tempat duduk ada 3 kursi, saya memilih kursi pinggir jendela supaya bisa melihat pemandangan laut. Soalnya air lautnya biru dan jernih, keren sekali.. :D Sebelum boat berangkat, pihak petugas memutarkan video tentang boat, tentang aturan-aturan yang harus dipatuhi dan tentang tindakan keamanan apabila terjadi musibah. Dari video tersebut dikatahui bahwa perjalanan dari pelabuhan Kayangan ke pelabuhan Benete di Sumbawa memakan waktu kurang lebih 1,5 jam.

Di perjalanan saya berusaha untuk tidur, karena saya merasa mual. Kebetulan sore ini ombaknya agak besar. Jadi naik boat ini agak-agak ngeri gimana gitu. Karena ini jenis speed boat, ketika ombaknya besar itu kayak berasa naik turun-naik turun, kayak naik kora-kora di jatim park, pusing. Setelah kurang lebih 1,5 jam perjalanan, sampailah kami di pelabuhan Benete. Kami keluar dari dermaga menuju pintu keluar pelabuhan. Di luar, sudah ada taxi yang menjemput kami untuk menuju daerah Townsite. Kawasan kerja PT NNT ini terletak di tengah hutan. Jadi PT NNT membuat kota buatan di tengah-tengah hutan, yang dinamakan Townsite.

Perjalanan dari Benete ke Townsite kurang lebih membutuhkan waktu 45 menit. Taxi mengantar kami menuju Camp Service untuk mengambil kunci camp dan peraturan di daerah camp. Disana telah ada sponsor kami yang menunggu di Camp Service dan kemudian mengantar kami ke camp masing-masing. Dan tibalah saya di camp saya. Ternyata saya kebagian satu kamar 2 orang. Kamarnya lumayan bagus. Kamar ini dibuat dari container yang dipasang berderet-deret. Kamar ini letaknya berkompleks. Jadi satu kompleks itu bisa ada kurang lebih 12 kamar, ada di lantai 1 dan lantai 2. Berikut penampakannya.
Saya kebagian kamar lantai dua
Lorong camp cewek
Malam itu setelah perjalanan panjang, saya memutuskan untuk istirahat. Karena besok aktifitas dimulai. Besok kami diwajibkan mengambil badge kan mengikuti safety training. Demikian postingan dari saya tentang perjalanan panjang menuju daerah PT NNT. Di postingan selanjutnya saya akan menceritakan pengalaman-pengalaman seru saya selama disini. Terimakasih sudah membaca cerita saya.. :)

Baca juga : Pengalaman Seru Onsite di PT NNT

Follow Me @granitprihara