Kamis, 07 September 2017

# curhat # daycare

Good Goodbye Daycare T_T

Bulan Agustus tahun ini Sakha udah menginjak usia tiga tahun. Rencananya setelah tiga tahun ini Sakha mau pindah dari daycare ke playgrup (PG). Sebenernya di awal tahun kami sudah survey beberapa PG di kota Jogja. Teman sepantaran Sakha di daycare juga udah pada survey PG. 


Setelah survey beberapa PG kami mendaftarkan Sakha ke PG yang masih satu yayasan dengan daycare Sakha. Cabang PGnya terletak di sebut saja Jalan Sukaria. Bunda daycare pun bilang kenapa kok Sakha ga didaftarkan ke cabang Jalan Bahagia aja yang letaknya lebih dekat dari tempat tinggal kami. Nah ceritanya kami pernah lewat Jalan Bahagia itu dan menurut kami jalannya sempit, kami menganggap jalan itu ga bisa papasan mobil. Jadi kami memilih di cabang Jalan Sukaria aja.

Rencananya Sakha mau masuk PG itu saat liburan habis lebaran. Tapi saat lebaran tiba, kami pikir-pikir lagi kok sebaiknya Sakha pindahannya setelah dia ulang tahun yang ketiga. Jadi rencananya acara ulang tahun Sakha ini sebagai acara perpisahan Sakha juga di daycare. Pengennya ada acara tiup lilin juga. Tapi apa daya, masih ada halangan buat menjalaninya.. :'(


Kebetulan juga beberapa waktu lalu daycare Sakha pindah lokasi, lebih dekat dari Jalan Bahagia. Kami akhirnya coba-coba lewat sana dan survey PGnya. Ternyata jalan Bahagia ini cukup besar, cukup buat papasan mobil. Trus yang bikin kami sreg dengan PG ini adalah tempat pembelajaran PG dan TK nya dipisah. Jadi kemungkinan si anak PG meniru kegiatan berbahaya yang dilakukan anak TK bisa diminimalisir.

Kegiatan berbahaya gimana? Jangan syok dulu buk..hehehe.. Jadi ceritanya saat survey PG di suatu TK Negeri kami menjumpai pemandangan yang menurut kami membahayakan. TK Negeri ini memiliki PG. Benar memang PGnya memiliki pembatas, tapi anak-anak dari dalam PG bisa melihat kegiatan kakak-kakak TK sedang bermain di halaman. Dimana disana terdapat banyak permainan seperti ayunan, prusutan, mangkok putar, jungkat-jungkit, panjatan dan lain-lain. Nah kadang ada si kakak yang saat males belajar dia akan keluar kelas dan main permainan itu. Tapi mainnya ngawur banget, masak main ayunan dengan cara berdiri, ngayunnya pun bisa 180 derajat plus pake ngebut. Saya langsung deg-deg'an gimana nanti kalau Sakha niru kakak itu.

Sebenernya niru ini  ga apa-apa, tapi menurut saya melakukan itu di usia PG masih membahayakan, dimana kontrol motorik anak belum sempurna. Selain main ayunan itu, ada pula kakak-kakak yang main panjatan setengah lingkaran sambil gelantungan pake satu tangan. Ya mungkin kalau main itu di usia 6 tahun udah aman, tapi kalau seusia Sakha? Hmmm...

Waduh, kok jadi bahas itu ya..hehehe.. Lupakan-lupakan. Lanjut ke PG di Jalan Bahagia tadi ya. Setelah kami survey dan mengajak Sakha, ketika saya tanya "Sakha apa mau sekolah disini?" Dia jawab "mau". Wah langsung dah saya daftarkan Sakha kesitu. Rencananya Sakha akan masuk pada tanggal 16 Agustus 2017, jadi Sakha di daycare sampai tanggal 15 Agustus 2017.

Hmmmm.. Jujur di kantor saya sempat kepikiran gimana Sakha nanti ya. Apa dia sedih saat berpisah dengan temannya di daycare? Apa dia sedih saat dia berpisah dengan bunda pengasuh di daycare? Apa dia nanti bisa beradaptasi di PG? Apakah dia nanti bisa punya teman di PG? Gimana kalau ternyata Sakha ga betah di PG? Huwaaa..

Mendekati waktu penjemputan Sakha di daycare untuk berpamitan, perasaan saya campur aduk. Aduh nulis ini aja saya masih sambil mewek T_T. Rasanya sedih banget. Dulu pas daycare Sakha pindah lokasi aja saya juga mellow. Saking mellownya saya sering lewat lokasi daycare yang lama sambil mengenang masa lalu dimana kami mengantar  jemput Sakha disitu. Banyak kenangan di lokasi daycare yang lama. Dimana saya pertama kali harus terpisah sama Sakha, dimana saat istirahat kerja saya harus kesini untuk kejar stok ASI Sakha. Dimana saya pertama kali bertemu bunda-bunda daycare yang menyanyangi Sakha secara tulus. Gedung itu juga jadi saksi gimana Sakha pertama kali bisa merangkak, berjalan, berceloteh dan bersosialisasi dengan temannya. Di sekitar lokasi ini juga Sakha sering diajak mini outing bersama bunda-bundanya.



Nah rasa mellow itu kembali muncul saat saya akan menjemput Sakha saat pertengahan Agustus kemarin. Saat pulang kerja dan on the way jemput Sakha saya berusaha terlihat setrong. Tapi apa daya, akhirnya air mata ini menetes juga. Pas perjalanan di mobil ayah Sakha kebingungan kok saya tiba-tiba nangis..huhuhu. Akhirya beliau menghentikan kendaraan dan menunggu sampe saya tenang. Rasanya saya sedih aja karena Sakha musti berpisah sama bunda-bunda dan teman-teman di daycare yang sudah kami anggap seperti keluarga sendiri. T_T

Setelah saya agak tenang, baru kami menjemput Sakha. Sakha biasa aja saaat dijemput. Pas saya bilang kalau Sakha terakhir di daycare, Sakha masih lempeng-lempeng aja. Mungkin dia masih belum ngerti ya. Saat berpamitan dengan bunda daycare pun Sakha masih tampak biasa aja. Emaknya mellow untung ga sampe netes lagi air matanya.

Akhirnya selamat tinggal daycare, welcome playgrup. Terimakasih Alifa Daycare Jogja. Selama hampir tiga tahun ini sudah menjadi rumah kedua untuk Sakha. Terimakasih bunda-bunda daycare atas kasih sayang yang tulus untuk Sakha. Terimakasih sudah mendampingi dan mendidik Sakha menjadi anak yang aktif dan mandiri. Terimakasih sudah memberikan stimulasi yang bermanfaat untuk perkembangan fisik Sakha. Terimakasih yang tak terhingga untuk semua staff di daycare. Maaf apabila selama ini kami ada kesalahan atau kekurangan. Maaf apabila Sakha kadang susah diatur. Sampai jumpa di kesempatan baik yang lain.. :)

Sumber gambar :
Goodbye : https://s-media-cache-ak0.pinimg.com/736x/ec/36/b5/ec36b5ea0baa331e437ffa8edc61ef2a--goodbye-message-farewell-message.jpg

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Follow Me @granitprihara