Tampilkan postingan dengan label diy toys. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label diy toys. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 Februari 2018

Yuk Mainan Jepit Jemuran Mama

Kamis, Februari 22, 2018 0 Comments
Siapa ibu-ibu disini yang ga punya jepit jemuran? Semua pasti punya deh, kayaknya itu barang yang wajib ada di rumah kita. Walaupun nyuciin baju di laundry, kayaknya pasti punya juga deh jepit jemuran ini. Karena jepit ini kan multifungsi banget. Selain buat jepit jemuran, biasanya saya pake buat jepit belahan korden supaya menutup sempurna..hahaha..

Oke, jadi ceritanya setelah cucian saya kering habis dijemur kan pasti ada ritual melipat baju. Yes, baju-baju ini langsung dilipat karena saya jarang banget setrika baju. Paling yang saya setrika cuma seragam sekolah Sakha di play grup aja..hehehe..

Baca : Gimana Playgrup Tempat Sakha Bermain dan Belajar?

Supaya baju bisa halus tanpa disetrika triknya cukup gampang sih, salah satunya jangan sampe kita numpuk baju kering. Ya setelah kering di jemuran atau hanger, langsung aja dilipat dan disimpan di lemari. Lumayan ga kusut-kusut amat kan jadinya.. :D

Sebelum lipat-lipat baju kan otomatis saya harus lepasin jepit jemuran yang nempel di baju. Nah waktu itu Sakha tertarik banget sama jepit jemuran ini. Dia jepitinlah jepit ini ke tangan saya. Daripada saya tersulut emosi, yaudah saya ajak Sakha main jepit jemuran aja memanfaatkan media yang ada asalkan bukan tangan saya..

Kebetulan tangan Sakha udah kuat membuka tutup jepit jemuran yang terbuat dari plastik ini. Sebelumnya saya pernah latih Sakha supaya bisa membuka tutup jepit yang terbuat dari kayu yang didapat dari paketan El Hana Busy Bag, tapi tangan Sakha waktu itu masih belum kuat. Dia buka tutup jepit kayu ini pake dua tangan. Alhasil doi ga antusias main waktu itu.

Baca : Unboxing : El Hana First Busy Bag

Oke, untuk main jepitan mama ini apa sih yang harus dipersiapkan? Simple aja sih, waktu itu saya cuma siapin tutup es krim campina sebagai media untuk jepit, sama beberapa buah jepit jemuran warna-warni. Oke yuk dimulai aja.. Cara mainnya gampang aja, saya minta Sakha untuk menjepit jepitan ini dibagian pinggir tutup es krim. Kalau si jepit udah terpasang semua, saya pinta Sakha untuk melepasnya dari tutup es krim. Dan seperti biasa, ulangi permainan ini sampai bosaaaan.. :D
Njepit dulu
Sakha seneng banget main jepitan ini, yang mungkin karena tangan dia udah kuat buat menjepit. Cuma butuh satu tangan aja buat buka tutup penjepitnya. Kalau belum kuat, boro-boro, paling cuma disebar aja tuh jepitnya.

Sebenernya banyak ide permainan yang bisa dikreasikan dengan menggunakan jepit jemuran ini, contohnya :

1. Mengenal Warna
Jepit jemuran bisa menjadi alat bantu untuk si kecil mengenal warna. Sambil menjepitkan jepitnya, minta si kecil untuk menyebutkan warna-warnanya. Kalau mereka belum hafal nama warna-warna, bunda bisa membantunya.

2. Klasifikasi Warna
Dengan tambahan beberapa buah piring atau mangkuk, bunda bisa meminta si kecil untuk mengelompokkan warna jepit tersebut. Dulu saya dan Sakha pernah main klasifikasi warna menggunakan bantuan pompom dan mangkuk ikea kalas. Kalau males ngeluarin pompom, jepit jemuran ini bisa jadi bahan alternatif.

Baca : Ide Kegiatan Permainan Menggunakan Pompom

Baca : Ide Permainan Menggunakan Mangkuk Ikea Kalas

3. Belajar Menghitung
Dengan beberapa tambahan kertas karton, kita bisa mengajarkan si kecil untuk belajar menghitung. Caranya potong kertas karton menjadi bentuk persegi panjang. Misal kita siapkan delapan buah karton, masing-masing karton ditulis angka satu sampai dengan delapan.

Minta si kecil untuk menjepitkan jepit ke karton tersebut, jumlah jepitnya harus sesuai dengan angka yang tertera pada karton. Kalau si kecil belum bisa membaca angka, kita bisa membantunya. Selain dapat melatih motorik halus, si kecil juga bisa belajar berhitung.

4. Bermain Peran
Para balita suka sekali bermain peran, misalkan menjadi dokter, montir, koki, dan sebagainya. Jepit jemuran ini bisa jadi salah satu media bermain peran. Cukup tambahkan beberapa lembar kertas dan tali, ajak si kecil untuk berpura-pura sedang menjemur pakaian. Pasang tali di tempat yang bisa dijangkau si kecil. Gunting kertas menjadi pola baju. Taraaa..siap dimainkan.. Yuk nak pura-pura jemur pakaian sendiri.. :D

Baca : Macam-macam Pretend Play Untuk Anak

Ternyata dari jepit jemuran yang harga satu setnya ga lebih dari Rp. 10.000, banyak manfaat yang bisa didapat ya. Jepit jemuran yang murah meriah ini bisa banget jadi media permainan yang mengasyikkan untuk si kecil. Tapi diusahakan jangan biarkan si kecil main jepitan sendiri ya bunda, kalau tiba-tiba dia pasang jepitnya ke ekor empuss kan jadi berabe..

Selamat bermain.. :D

Sumber gambar :
Jepit jemuran : https://sc01.alicdn.com/kf/HTB1cqwiLXXXXXXbXVXXq6xXFXXXC/223426528/HTB1cqwiLXXXXXXbXVXXq6xXFXXXC.jpg

Rabu, 17 Januari 2018

Permainan Murah Meriah : Menabung Koin

Rabu, Januari 17, 2018 0 Comments
Hai ibu hai bapak, apakah sering nemu koin bergeletakan di area rumah? Bisa jadi nyempil di rak buku, di kasur atau di meja. Pasti ada rasanya sebel juga, bikin keadaan rumah ga rapi karena koin-koin itu mrintil disana sini. Daripada emosi mending koin itu dikumpulkan trus dijadikan salah satu media permainan buat si kecil..hohoho.. :D

Caranya gampang banget kok, dulu saya pernah bikin buat Sakha. Dulu pas Sakha berumur sekitar satu tahun, saya pengen belajarin Sakha cara memasukkan objek ke dalam suatu wadah, selain itu saya pengen juga ngajarin Sakha tentang perbedaan warna. Akhirnya tercetuslah ide membuat mainan ini. 
Bahan-bahan yang dibutuhkan adalah :
  1. Toples dan penutup plastik bekas kue
  2. Pensil
  3. Gunting
  4. Beberapa buah uang koin limaratusan
  5. Kertas origami warna-warni
  6. Lem atau solasi
Cara membuatnya gampang banget :
  1. Cetak kertas origami warna-warni menjadi bentuk lingkaran menggunakan pensil, sesuai dengan diameter uang limaratusan. Saya menggunakan kertas berwarna merah, hijau dan kuning. Kemudian gunting pola cetakan lingkaran pada kertas tersebut.
  2. Tempelkan pola lingkaran tersebut pada masing-masing sisi uang koin. Bisa ditempel menggunakan lem atau solasi. Jadi semua bagian koin tersebut akan tertutup kertas warna.
  3. Lubangi penutup toples sesuai dengan diameter koin yang dipakai. Tutup toples tersebut.
  4. Toples yang berfungsi sebagai celengan beserta uang koin warna-warni sudah jadi..hohohoho..
Koin warna-warni
Sebenarnya ide untuk melatih si kecil menjimpit suatu objek dan mengenal berbagai macam warna bisa juga lho dengan menggunakan media pompom. Tapi alangkah bagusnya menggunakan berbagai jenis media, supaya si kecil semakin mengenal konsep tentang benda-benda yang dia pegang, apakah itu tebal, tipis, berat, ringan, empuk atau kasar.

Yuhuu, mainan koinnya udah jadi. Saatnya ajak si kecil untuk main..hohoho. Cara bermainnya simple aja, minta si kecil untuk memasukkan koin warna-warni tersebut ke dalam lubang toples. Saat si kecil memasukkan koin, bunda bisa sambil menyebutkan nama warna koin tersebut. Buibu juga bisa mengenalkan konsep kosong dan isi pada si kecil. Kalau celengan toples udah terisi penuh, minta si kecil untuk membukanya dan mengeluarkan koin-koin di dalamnya. Ulangi permainan ini sampe bosan..hahaha..
Ayo masukkan le!
Di awal mencoba Sakha mengalami sedikit kesulitan saat memasukkan koin. Karena kan lubang koinnya mendatar, nah waktu itu Sakha masukin koinnya dalam posisi tegak, jadinya si koin ga masuk. Disini saya bisa kasih arahan ke Sakha kalau masukin koin harus pula diperhatikan posisinya supaya pas. Dengan begini Sakha juga bisa melatih kesabaran
Seiring bertambah usianya Sakha, dia udah bisa masukin koin dengan gampang ke dalam celengan. Selain itu Sakha juga udah mengerti tentang perbedaan warna. Nah, kali ini saya coba ganti konsep permainan koin ini menjadi permainan menabung. Ceritanya Sakha juga barusan dapet goodie bag berisi celengan dari temannya yang ultah. Wah, pas banget.
Menabung koin
Nah dalam rangka mendukung Sakha bebas diapers 2018, saya dan ayah Sakha ini kasih reward uang koin tiap Sakha berhasil pipis di kamar mandi. Kadang uang kertas juga seribu atau duaribu. Nah biasanya kami akan bilang ke Sakha "Sakha nanti kalau pipis di kamar mandi ya, nanti Sakha bisa nabung, trus bisa buat beli mainan". Dengan adanya ajakan itu Sakha jadi lebih semangat pipis di kamar mandi. Udah jarang banget ngompol.
Sesi pecah celengan
Sakha juga semakin sering menabung. Jadi misal lagi jalan-jalan di mall dan Sakha merengek pengen beli suatu mainan, saya akan bilang "Iya bisa beli, tapi kan Sakha nabung dulu, nanti tabungannya dihitung dulu, kalau cukup baru dibelikan ya". Untungnya Sakha kooperatif, jadinya dia sabar banget buat nunggu tabungannya cukup. Nah setelah uang di tabungan cukup, baru saya akan tawari Sakha beli mainan. 

Pernah di suatu sore kami membuka celengan Sakha dan menghitung uang di dalamnya. Lumayan bisa dibelikan mainan set dokter-dokteran dan mainan topeng yang memang dipingini Sakha. Sakha seneng banget. Saat dia nunjuk-nunjuk mainan lain dan minta dibelikan, kami tinggal bilang "Sakha uangnya ga cukup, Sakha harus nabung dulu". Syukurlah dia mengerti.. :D

Huwoow..postingan permainan menabung koin ini kok jadi panjang lebar..hehehe.. Intinya banyak manfaat yang didapat dari permainan ini, antara lain :
  • mengasah kemampuan motorik halus
  • mematangkan kemampuan menjumput suatu objek
  • mengasah kemampuan koordinasi mata dengan tangan
  • membiasakan gerakan persimpangan (contohnya saat Sakha membolak balikkan posisi koin tegak atau mendatar disesuaikan dengan lubang celengan)
  • melatih kesabaran
  • mengenal macam-macam warna (contohnya saat Sakha memasukkan koin berwarna-warni) 
  • mengenal konsep uang, jenis dan nominalnya
  • melatih berhemat dan menabung
Waaaah, ayo tunggu apa lagi. Yuk ajak si kecil bermain menabung koin ini! Kelihatannya bagi orang dewasa permainan ini sangat sepele ya, tapi tetep punya manfaat yang banyak untuk si kecil. Yuk menabung. Sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit! :D


Sumber gambar :
Kartun : https://img.clipartxtras.com/51137e50621af6deda6ea1d876d7ef48_378-kid-saving-stock-illustrations-cliparts-and-royalty-free-kid-kids-saving-money-clipart_1300-974.jpeg

Senin, 25 September 2017

Transfer Air Pake Pipet

Senin, September 25, 2017 0 Comments

Ceritanya saya pengen ajak Sakha main sesuatu yang baru, yang simple tapi berhubungan dengan air. Dulu pernah kami main tuang air dan memeras spons, seru sekali. Kami belajar mentransfer air dengan menggunakan media spons. Kali ini saya pengen coba transfer air tapi menggunakan media yang berbeda, yaitu pipet. Mengingat banyak banget pipet bekas minum obat Sakha yang ga terpakai.. :D


Yuk mari dimulai, kira-kira bahan apa aja yang perlu dipersiapkan?

  1. Tiga buah wadah air
  2. Air secukupnya
  3. Dua cat air dengan warna berbeda, saya pakai warna kuning dan hijau
  4. Satu buah pipet besar
  5. Satu buah pipet kecil
Nah cukup simple kan bahan-bahannya, pasti bisa ditemui di sekitar rumah. Setelah semua bahan-bahan tersebut siap saya membuat dua jenis larutan berwarna kuning dan hijau, yang masing masing ditempatkan di wadah berbeda. Satu wadah air khusus dikosongkan karena memang untuk tempat tujuan transfer air.
Larutan yang sudah disiapkan
Setelah semua larutan siap, yuk mari kita mainkan..hoho.. Cara mainnya seadanya saja sih ga pake patokan..
  1. Contohkan ke anak bagaimana cara memegang pipet, mengambil air dan memindahkan ke wadah yang lain
  2. Minta anak memencet pipet untuk mengambil air di wadah asal
  3. Minta anak menahan pencetan pipet
  4. Minta anak melepas pipet untuk memindahkan air ke wadah tujuan
  5. Ulangi sampe bosan :D

Untuk memindahkan air menggunakan pipet ini Sakha kadang masih kurang sabar. Saya berulang kali kasih petunjuk "pencet, masuk ke air, lepas, pindah, pencet" hahhahaha.. Ya Alhamdulillah Sakha udah mulai ngerti dikit-dikit. Sebelumnya dia cuma bisa mindahin air sedikit banget, wajahnya pun tampak ga bersemangat.
Cuma dikit yang ada di pipet
Setelah beberapa kali coba akhirnya Sakha bisa. Setelah setetes demi setetes mengumpulkan air ke wadah kosong, akhirnya tercampurlah warna hijau dan kuning. Setelah semua air sukses ditransfer ke wadah kosong akhirnya Sakha semakin ga sabar pengen pindahin air ke wadah yang lain lagi. Kali ini ga pake pipet, melainkan langsung dituang..hahaha.. ya udah monggo le..

Permainan transfer air menggunakan pipet ini berfungsi untuk memperkuat otot-otot jari anak dan bisa melatih koordinasi mata dengan tangan. Dengan ini daya konsentrasi anak juga akan semakin terlatih.
Pipetnya dua ama
Sejujurnya Sakha lebih gampang menggunakan pipet kecil daripada pipet besar..hohoho. Kegiatan transfer air ini bisa dilakukan dengan variasi yang lain lho, misalnya dengan media sendok atau suntikan. Pasti lebih seru, yang pasti anak akan belajar sabar dalam bermain transfer air.

Seru kan.. Dengan kegiatan simple seperti ini lumayan banyak manfaat yang didapat. Yuk ajak main si kecil menggunakan barang-barang di sekitar kita.. Contoh variasinya bisa klik kategori diy toys di blog saya ya.. Thanks..

Sumber gambar :
Pipet : https://i.ytimg.com/vi/7UXikHtgPs4/maxresdefault.jpg

Jumat, 18 Agustus 2017

Belajar Mewarnai Plus Mengenal Warna, Siapa Mau?

Jumat, Agustus 18, 2017 1 Comments
Halouuuu rasanya udah lama banget ga nulis tentang topik mainan. Bosen ah dari kemarin nulis tentang travelling atau tentang curhatan melulu. Kali ini saya mau sharing cerita kegiatan yang akhir-akhir ini jadi favorit Sakha. Apakah itu? Dari judulnya udah ketauan banget kalau kegiatannya adalah mewarnai..hahaha..

Ya emang bener Sakha kemarin-kemarin suka banget kalau disuruh mewarnai. Jangan kira hasil mewarnai Sakha bagus dan rapi lho. Hasil mewarnainya ya ala kadarnya coret-coretan gitu. Tapi saya senang karena Sakha udah bisa mengenal warna. Mungkin karena Sakha sebelumnya sering banget main pompom beraneka warna, jadi kemampuan sorting colornya meningkat.


Ceritanya dulu awal-awal saat mengenalkan kegiatan mewarnai, saya mengenalkan Sakha dengan pensil warna dan buku gambar sebagai medianya. Nah karena hasil polesan pensil warna di buku tersebut kurang terang, Sakha jadi ga terlalu tertarik waktu itu. Plus saat itu dia mewarnai buku gambar sambil menekan pensilnya semangat banget, sampai si pensil "bujel" semua. Jadi tambah ga tertarik deh. Akhirnya daripada Sakha stress dengan kegiatan mewarnai *yang dia juga tidak puas dengan hasilnya akhirnya saya membelikan Water Doodle..


Kegiatan mewarnai dengan Water Doodle tersebut bikin Sakha seneng. Water Doodle ini juga sukses bikin Sakha anteng di mobil saat mudik kemarin. Di kampung halaman pun Sakha ga lupa unjuk kebolehan mewarnai di Water Doodle ke yang ti, yang kung, pakdhe, budhe, dan tantenya..heleh-heleh.. :D


Nah suatu ketika saat Sakha kami ajak ke supermarket, di area ATK dia nunjuk-nunjuk seperangkat alat krayon. Kami jadi berpikir, walah di usia Sakha yang udah dua tahun lebih ini masa' belum pernah diajari mewarnai pakai krayon. Akhirnya terbelilah satu set krayon berukuran medium ini. Tepatnya oil pastel ding, soalnya kami ga menemukan krayon dengan ukuran medium, akhirnya terpaksa pilih yang berjenis oil pastel. Oil pastel ini teksturnya lebih lunak daripada krayon.
Penampakan oil pastel
Di rumah saat saya mau nemenin Sakha melakukan kegiatan barunya ini, saya buka sosmed. Kebetulan ada teman yang posting tentang kegiatannya menemani anaknya belajar mewarnai. Kayaknya seru juga kalau diterapkan ke Sakha. Si kecil bisa belajar mewarnai sambil mengenal warna. Apa bahan yang perlu dipersiapkan?
  1. Krayon, pensil warna atau oil pastel
  2. Buku gambar polosan
  3. Senyuman
  4. Hati yang ceria..eaaa
Trus habis itu diapain ya?
  1. Gambarlah garis berbetuk pola dengan menggunakan warna yang berbeda. Pola yang digambar bisa berupa lingkaran, kotak, ellips, persegi panjang, segitiga, dll.
  2. Gambar pola ini kalau bisa jangan terlalu besar, satu kertas buku gambar bisa digambar sekitar lima atau enam pola.
  3. Setelah gambar jadi, mintalah si kecil untuk mewarnai pola tersebut sesuai dengan warna garis yang ada di pola.
  4. Selain itu ajak si kecil untuk menyebutkan nama pola yang dia warnai, ajak pula menyebutkan warna krayon yang sedang mereka pegang.
  5. Ulangi kegiatan itu sampe bosaaaan..hahaha,,
Sakha demen banget sama kegiatan ini. Mungkin karena pola gambarnya tidak terlalu besar, jadi dia seneng karena untuk menyelesaikan proses mewarnai ini ga butuh waktu lama. Saya juga tak lupa berpesan agar mewarnainya ga keluar garis, ya tapi namanya baru pertama kali coba alhasil masih offside krayonnya.
Sakha mewarnai dulu ya
Setelah semua pola selesai diwarnai, Sakha minta dibikin pola lagi di kertas gambar yang kosong. Lumayan kegiatan ini bisa bikin Sakha anteng. Sakha sempat bingung sama bentuk pola yang belum pernah dia temui seperti ellips, jajaran genjang, trapesium, oval. Karena di permainan lain seperti di puzzle knob dan di el hana bussy bag dia cuma nemuin bentuk dasar seperti persegi, pesegi panjang, lingkaran dan segitiga..

Baca : Yuk Main Puzzle Knob!

Baca : Unboxing : El Hana First Bussy Bag

Ga diragukan lagi kan, kegiatan mewarnai ini punya banyak banget manfaat untuk si kecil, antara lain:
  • Mengembangkan kemampuan motorik
  • Media berekspresi
  • Melatih menggenggam pensil sebagai persiapan nanti saat sekolah
  • Mengenal perbedaan warna
  • Mengenal garis batas bidang
  • Melatih daya konsentrasi
Woh, mantab kan. Jadi tunggu apa lagi, mengajak si kecil belajar mewarnai, siapa mau?

Sumber gambar :
Judul : https://i.ytimg.com/vi/UAPmRSIsBGo/maxresdefault.jpg

Selasa, 13 Juni 2017

Ide Permainan Menggunakan Mangkuk Ikea Kalas

Selasa, Juni 13, 2017 0 Comments
Ceritanya Sakha punya sepaket mangkuk warna-warni yang lucu. Mangkuk ini dibeli jaman dahulu kala sepaket dengan pompom. Ceritanya saya dulu lagi demen sama El Hana Learning Kit, jadinya kepo ke websitenya. Akhirnya tergodalah membeli paket lengkap pompom, mangkuk beserta penjepitnya. Karena emang akan berguna banget saat Sakha belajar sorting warna nanti.



Selain untuk media sorting warna, ternyata akhir-akhir ini si mangkuk mempunyai banyak kegunaan lain. Selain dijadikan tempat makan, dari mangkuk ini juga muncul ide permainan lain.. Apa aja ya? Yuk cekidot..

1. Setir
Mangkuk ini bisa dijadikan mainan setir-setiran. Tinggal kasih satu mangkuk ini ke Sakha, sambil dia nonton video Tipa Tupa yang lagi nyetir, langsung dah Sakha happy. Saya juga kadang ikutan mainin setir-setiran ini biar lebih seru, biar mirip Tipa Tupa juga mainnya berdua..hohoho..

Baca : Serunya Main Bareng Tipa Tupa

2. Masak-masakan
Mangkuk ini juga bisa dijadikan property tambahan untuk bermain masak-masakan. Lho kok cowok mainan masak-masakan? Ga ada yang salah kan..hohoho.. Toh jaman sekarang juga ada banyak chef-chef cowok yang hebat. Dengan mengenalkan permainan masak-masakan ini saya juga berharap biar nanti kalau Sakha udah gede bisa bantuin saya siapin makan. Nanti kalau udah nikah dia juga bisa bantu istrinya juga siapin makanan..hoho.. *mikirnya jauh banget bukk.. :D

3. Drum
Sepaket mangkuk Ikea kalas ini berisi enam buah mangkuk. Dengan jumlah mangkuk yang banyak ini bisa dijadikan media dalam bermain drum. Tinggal siapkan beberapa mangkuk yang dibalik, plus sepasang sumpit, maka drum pun sudah siap dimainkan..hehehe..

Kebetulan Sakha lagi demen sama lagunya Boboiboy Galaxy, saya downloadin dah video clipnya di Youtube. Kebetulan disitu ada si drummer Bunkface yang acting drumnya gokil abis. Jadinya Sakha ngikutin dia, bergaya sok bisa ngedrum..hahaha..
Drummer cilik elok-elok bawang
4. Injak Jalur
Bosen bermain drum Sakha eksplorasi sendiri sama si mangkuk ini. Mangkuknya tiba-tiba dia injak. Ya udah deh saya bikin jalur paralel dari enam buah mangkuk yang dibalik. Tugas Sakha adalah menginjak mangkuk sesuai dengan jalurnya. Mangkuk ini harus ditaruh di atas Evamat ya, supaya ga licin kalau diinjak.
Injak jalur
Dengan bermain injak jalur ini Sakha bisa latihan keseimbangan juga. Dia jadi berpikir gimana caranya supaya ga keluar dari jalur. Ajaibnya ini mangkuk kuat banget diinjak Sakha. Ga ada tanda-tanda pecah atau retak..hoho..

Yaissshh, dengan satu jenis benda aja bisa dijadikan berbagai jenis permainan lhoo. Yuk manfaatkan benda-benda di sekitar kita sebagai sarana bermain anak. Jangan lupa selalu dampingi anak saat bermain ya.. Happy playing..

"You will always be your childs favorite toy" ~ Vicki Lansky

Sumber gambar :
Ikea kalas : https://ecs7.tokopedia.net/img/product-1/2015/11/29/5622209/5622209_3d8225c5-7a10-4b32-ba5c-c985a4e66402.jpg