Jumat, 05 Mei 2017

# travelling

Museum Kereta Api Ambarawa, Destinasi Favorit Segala Usia

Masih edisi berlibur di kota Ungaran dan sekitarnya. Ga terasa sudah dua malam kami menikmati fasilitas di Hotel C3. Artinya liburan sudah berakhir, waktunya kembali ke Jogja dengan hati riang gembira.


Gimana ga riang gembira coba? Soalnya di hari sebelumnya kami puas menikmati destinasi wisata di kota Ungaran dan sekitarnya. Pagi hari sampai siang hari kami menghabiskan waktu di Cimory Farm. Sakha puas banget bisa kasih makan sapi dan kelinci disana.


Selesai menikmati suasana Cimory, malam harinya kami pergi ke alun-alun Bung Karno Ungaran untuk menaiki becak lampu. Saya seneng banget, karena emang dari dulu pengen banget ajak Sakha naik becak lampu ini.


Nah rencananya saat balik ke Jogja, kami pengen lewat kota Ambarawa. Pas baca di google, di Ambarawa ini ada destinasi yang pasti disukai anak-anak seperti Sakha. Tak lain dan tak bukan adalah Museum Kereta Api Ambarawa alias Indonesian Railway Museum. Berbekal google map, kami putuskan untuk mampir kesana.

Kurang lebih setelah 45 menit perjalanan, kami nyampai juga di museum ini. Museum Kereta Api Ambarawa ini terletak di Jalan Stasiun No 1, Panjang, Ambarawa. Ceritanya museum ini dulunya adalah sebuah stasiun kereta api peninggalan Hindia Belanda. Sebenernya masih ada kereta yang beroperasi di statisun ini, namanya adalah kereta wisata..hoho.. Kayaknya bakal seru sekali misal kita naik itu yaaa..

Selesai parkir kami langsung masuk ke area pembelian tiket masuk. Harga tiket masuk ke area museum sangat ekonomis, hanya Rp. 5.000 per orang. Jam operasional museum ini adalah mulai dari pukul 08.00 sampai pukul 17.00.
Harga tiket di Museum Kereta Api
Ternyata untuk membeli tiket kereta wisata harus masuk dulu ke area museum, ga bisa beli di loket depan. Dan ternyata lagi si kereta wisata ini hanya beroperasi setiap hari Minggu dan saat hari libur nasional saja. Ada tiga pilihan jadwal yaitu pukul 10.00, 12.00 dan 14.00.
Jadwal kereta wisata
Kami sampe di museum ini pukul 09.20. Rencana kami pengen naik kereta wisata yang jam 10.00, tapi sayang tiketnya dah ludes abis. Terpaksa kami membeli tiket dengan jadwal pukul 12.00. Saat membeli tiket kereta wisata, pembeli wajib menunjukkan tiket masuk. Harga tiket kereta wisata ini Rp. 50.000 per orang. Rencananya Sakha dipangku aja jadi ga usah beli tiket.. :D
Tiket sudah di tangan
Yuhuu, sambil menunggu jam naik kereta wisata tiba, alangkah baiknya kalau kami eksplor museum ini.. tak lain tak bukan adalah dengan foto-foto..hehehe.. :D Di museum ini terdapat banyak koleksi kereta tua. Sakha demen banget disini. Soale dia kan suka banget sama kartun Thomas, jadinya dia sering minta foto sama kereta.
Lorong menuju area museum
Masuk di loko tua
Suasana di museum pagi ini lumayan ramai. Jadinya untuk foto sama kereta harus lumayan mengantri.. :D Ini lho penampakan kereta Thomas favorit Sakha, kereta uap dengan mesin-mesin yang besar.. Foto dulu yuk nak..
Yeeeyy foto sama Thomas pensiun
Ada juga lho kereta yang terbuat dari kayu. Untuk berfoto disini lumayan mengantri lho, soale ada rombongan keluarga besar yang foto disini dengan berbagai macam pose.. :D Kereta kayu ini masih bagus kondisinya. Area di dalamnya juga terlihat bersih. Tampaknya pihak museum sangat menjaga koleksi-koleksi kereta disini.
Kereta kayu yang masih kece
Kereta kayu tampak depan
Suasana di museum ini sangat sejuk. Ya karena emang di ruang terbuka bebas. Di sebelah area museum terdapat taman bunga dan area rumput hijau yang dipercantik dengan tulisan 'I Love Ambarawa'. Banyak orang yang antri foto disana, karena emang instagramable banget spotnya..wkwkwk.. Yuk mari foto dulu disini. Ingat! Kalau mau foto disini jangan sampai menginjak area rumput hijau ya.. Jangan sampe pula bersandar di area tulisan 'I Love Ambarawa' karena bakal ada bapak-bapak security yang melarang. Kayak pengalaman saya ini..hahaha..
'Buk jangan injak rumput buk!', pak security said
LOL! Yap, saya beneran ga tau kalau kita ga boleh menginjak rumput, beneran ga tau juga kalau ga boleh nyandar di area tulisan. Maaf Pak.. (bow). Soalnya plang larangan menginjak rumput itu tulisannya kecil banget. Dan plang tersebut letaknya di sebelah kanan, di bawah huruf W di tulisan Ambarawa. Sedangkan saya berjalan dan berfoto dari arah kiri, ya maaf kalau ga kelihatan.. :D
Pose setelah ditegur pak security :D
Di seberang area taman ini terdapat rel kereta api dan semacam gudang yang terdapat patung gambar sapi. Sakha ngotot banget pengen foto sama sapi. Dia juga ga mau ditemenin waktu foto, pengennya foto sendiri dengan gaya cool.. 
Sakha mau foto sama sapi
Ga berselang lama lokomotif dari kereta wisata datang. Sakha juga bilang mau foto sama kepala kereta. Di tengah asik pose dengan kereta, Sakha dibuat kaget karena keretanya bunyiin klakson keras banget.
Babay kepala keretaaa
Setelah capek berfoto, kami memutuskan duduk-duduk di area dalam stasiun sambil menunggu kereta wisata jam 12.00 siap. Di area dalam stasiun disediakan kursi santai, tapi jumlahnya ga terlalu banyak. Semakin hari beranjak siang, semakin padat pengunjung museum ini. Pengunjung yang memadati tempat ini dari usia muda sampai tua. Emang bener museum ini merupakan destinasi wisata favorit segala usia di kota Ambarawa. Belum ada jam 10 siang, tiket kereta wisata untuk jam 12.00 pun sudah ludes terjual.
Penampakan kereta wisata
Area dalam stasiun

Ga terasa kereta dengan jadwal jam 10.00 sudah tiba kembali ke area museum, walaupun jam belum menunjukkan pukul 12.00 pas. Kami baru ngeh kalau ternyata di karcis kereta ga ada nomer tempat duduknya, jadi bisa memilih tempat duduk sesukanya gitu. Takut ga kebagian tempat duduk yang strategis, kami langsung menaiki kereta api. Eh ternyata ga cuma kami yang memiliki pikiran seperti itu, banyak juga orang yang rela sebelum jam berangkat udah nongkrong di dalam kereta :D

Kereta wisata ini memiliki satu lokomotif dan tiga gerbong. Gerbong kereta wisata yang kami naiki ini memiliki nama 3rd Class Rack Track Coach yang dibuat pada tahun 1911 dan memiliki kapasitas 40 penumpang. Woww, sangat sepuh sekali kan. Walaupun umur keretanya sudah tua banget, tapi arsitektur di dalamnya masih kelihatan kokoh dan bersih. Kursi penumpang nya bener-bener dari kayu, tanpa ada tambahan spons buat 'empuk-empuk'.. :D
Kursi penumpang dari kayu beneran
Spesifikasi gerbong kereta
Rute perjalanan kereta wisata ini adalah Ambarawa - Tuntang PP. Jadi kalau kereta udah sampai stasiun Tuntang, lokomotif kereta akan diputar untuk balik ke Ambarawa. Otomatis gerbong ketiga pun akan menjadi gerbong pertama :D. Durasi perjalanan kereta wisata ini adalah 1 jam. Waktu kami menaiki kereta ini, kondisinya sangat ramai sekali. Banyak penumpang yang berdiri.
Banyak penumpang yang berdiri
Kami menikmati banget naik kereta wisata ini. Dari dalam kereta kami bisa melihat pemandangan sawah dan danau Rawa Pening yang indah. Sangat menyejukkan hati! Berhubung jendela dari gerbong kereta ini terbuka lebar, sebaiknya si kecil pakai jaket kalau lagi naik kereta ini. Sakha kayaknya pas naik kereta ini seperti dibuai gitu, alhasil setelah melewati danau dia tidur.. :D
Pemandangan dari dalam kereta
Pemancingan di area Rawa Pening
Wow, keren sekali kan pemandangannya. Menurut saya harga tiket kereta Rp. 50.000 sangat 'worth it'. Pemandangan yang disuguhkan dari dalam kereta sangat bagus. Saya melihat penumpang lain juga sangat happy naik kereta ini. Di dalam kereta saya memfoto quote yang sangat mengena sekali. Sesuai dengan isi hati saya saat itu..
Good quote
Yap, tulisan itu benar. Memory tentang menaiki kereta wisata ini akan kami ingat selamanya. Saya akan ingat sebagai salah satu pengalaman manis dalam hidup saya. Terimakasih ayah Sakha yang sudah mengajak kami sekeluarga kesini.. :*

Ga terasa kereta wisata sudah memasuki area museum kembali. Tandanya sudah selesai pula wisata kami di area museum ini. Waktunya balik ke Jogja! Waktunya balik ke kenyataan hidup! Waktunya ngumpulin duit buat liburan lagi! #eh

To sum up, jika kalian lagi ada di kota Ambarawa, jangan lupa mampir kesini ya! This is recommended place to spend your time with family. Karena emang cocok untuk segala usia.. wohoo.. Akhir kata, terimakasih udah mau baca postingan saya yang sangat panjang kali ini. See you on my next post ya.. :) 

Ringkasan :
Nama Tempat : Museum Kereta Api Ambarawa (Indonesian Railway Museum)
Alamat : Jl. Stasiun no 1, Panjang, Ambarawa
Jam buka : 08.00 - 17.00
Harga tiket masuk : Rp. 5.000
Harga tiket kereta wisata : Rp. 50.000
Jadwal kereta wisata : Hari Minggu dan hari libur nasional, pukul 10.00, 12.00 dan 14.00
Rute kereta wisata : Ambarawa - Tuntang PP (melewati danau Rawa Pening)
Rate : 4.8/5

1 komentar:

Follow Me @granitprihara