Kamis, 16 Maret 2017

# curhat

Pengalaman Pertama Berbelanja di Lotte Mart Jogja

Misii..mau numpang curhat..hehehe.. Ceritanya postingan ini udah menjadi draft sejak tahun 2015. Cuman judul doang tapi, isi kontennya masih kosong. Dasar saya yang masih tertarik untuk nulis-nulis tentang topik lain :D. Ya mumpung beberapa waktu lalu saya berbelanja di tempat ini lagi, yuk kembali kita kulik gimana pengalaman pertama saya saat belanja di Lotte Mart.

Ceritanya untuk menyambut ulang tahun Sakha yang pertama dan kedua beberapa tahun lalu, saya menyiapkan sendiri snack goodie bag untuk temen-temen Sakha di daycare. Karena ini belinya partai besar, saya dan suami berinisiatif membelinya di Lotte Mart. Karena ada yang bilang kalau beli secara grosir jatohnya harga disini lebih murah.



Baca : Menitipkan Anak Di Daycare??

Okay waktu itu kami langsung cuzz kesana. Lotte Mart Jogja ini letaknya di Ringroad Utara, ga terlalu jauh dari tempat tinggal kami di daerah JEC. Memasuki area parkir ini kami disambut dengan tulisan "parkir gratis". Kebetulan waktu itu area parkir agak sepi, jadinya kami dapet parkiran mobil dengan gampangnya. Note : Kami pernah ke Lotte Mart di saat tanggal muda dan weekend, cari tempat parkirnya susah sodara-sodara.. :|

Setelah parkir, kami langsung masuk ke area supermarket. Saya agak heran dengan ukuran troli di tempat ini, ukurannya besar dan besar banget..hahaha.. Ga ada troli yang kecil seperti di Pamella gitu. Ya mungkin karena orang kesini pada mau 'kulak'an' semua yes..

Memasuki dalam supermarket ini perasaan kami agak kaget juga. Supermarket besar yang lain kan pasti full AC tuh kayak d mall-mall, trus penataannya rapi dan menarik. Nah kalau di Lotte Mart ini penataannya lebih mirip gudang. Yap, penataannya kurang teratur, banyak dus-dus besar yang ditumpuk sampe meninggi. Tinggi banget malah..

Baca : Lippo Plaza Jogja, Tempat Ngemall Favorit Emak dan Anak

Untuk ACnya pun juga ala kadarnya di ruangan tertentu, yang jelas tempat ini full kipas angin.. Lumayan sejuk sih, soalnya langit-langit gedungnya tinggi banget.. :D Saya baru ngeh juga kalau pegawai di Lotte Mart ini ga terlalu banyak. Rata-rata pegawainya sibuk menata kerdus-kerdus yang ditumpuk. Oh ya di Lotte Mart ini saya juga ga melihat saleswoman seperti di supermarket besar lain..

Saya ceritanya udah ngelist belanjaan apa yang harus dibeli. Kami pun muter-muterin lorong-lorong barang untuk mencari belanjaan yang kami inginkan. Sambil berdoa juga semoga ga ada gempa.. :D Iya saya sama suami sampe ngebayangin gimana kalau misal ada gempa, pasti sakit banget ketiban kerdus-kerdus yang berat itu..
Sakha belanja dulu
Selesai ambil barang belanjaan, saya pun langsung mengantri kasir. Giliran mau bayar, petugas kasir menanyakan "kartu member". What? kartu member. Yap, si patugas kasir menjelaskan kalau mau belanja di Lotte Mart ini wajib menggunakan kartu member. Untuk mendaftar bisa langsung ke bagian customer service. Muka datar saya keluar :| Ya menurut saya kalau misal wajib pake kartu member, harusnya di bagian depan Lotte Mart disediakan spanduk yang GEDE tentang kewajiban memakai member card dalam berbelanja. Supaya orang baru seperti saya ga bingung dan kecewa karena lama udah ngantri di kasir.

Okay, ternyata proses pembuatan kartu member di bagian Customer Service ga memakan waktu lama. Syaratnya cukup menunjukkan KTP aja sambil mengisi formulir. Setelah mendapatkan kartu member, saya kembali ke bagian kasir. Gini nih penampakan kartu membernya :
Kartu member lotte
Okay, transaksi udah saya bayar. Si mamas kasir menyerahkan tanda bukti pembayaran berupa "nota faktur belanja + pajak". Yap, bukan struk pembayaran yang dikasih, tapi faktur belanja berupa lembaran besar. Unik juga, pikir saya. Selesai membayar, belanjaan saya dimasukin lagi sama si mamas kasir ke dalam troli yang saya pake tadi. Saya bertanya apakah ga dapet kresek? Si mamas kasir bilang kalau disini "tidak menyediakan tas kresek", beliau menyarankan untuk membungkus sendiri dengan "kardus". Kardus ini bisa diambil di bagian luar gedung.

Wewww.. unik banget, begitu pikir saya sekali lagi. Ya mungkin memang karena tempat ini dikhususkan untuk belanja partai besar, otomatis barang belanjaannya udah dalam bentuk dus-dus besar makanya kresek ga terlalu diperlukan.

Sebelum keluar gedung untuk mencari kardus, petugas pengecekan menghadang untuk mengecek faktur belanjaan saya sambil menghitung barang yang ada di troli saya. Setelah beliau oke, kami keluar untuk mencari kardus. Yap, akhirnya ketemu juga sama tumpukan kerdus bekas yang akan digunakan untuk packing. Tempatnya di pojok luar kanan gedung, dekat dengan kios jajanan. Di tempat ini juga disediakan lakban untuk merekatkan kardus biar packingnya lebih rapi.

Lotte Mart ini emang cocok untuk berbelanja dalam partai besar, jatuhnya bisa lebih murah. Kalau kita belinya bijian, harga jatuhnya bisa jadi sama atau lebih mahal kayak supermarket lokal seperti Pamella.

Berikut ini saya rangkum beberapa hal yang membuat Lotte Mart beda dengan supermarket lain:
  1. Parkir gratis
  2. Belanja harus pake member card alias kartu member
  3. Tidak disediakan tas kresek. Jadi kalau belanja sedikit barang disini, bisa bawa tas kresek sendiri dari rumah.
  4. Setelah membayar belanjaan akan mendapat faktur belanja, bukan struk pembelian.
  5. Sebelum keluar gedung, petugas akan memeriksa barang yang dibeli sambil mencocokkan jumlahnya dengan faktur belanja tadi.
  6. Kalau ingin belanjaannya dipacking, pengunjung harus melakukannya sendiri dengan kardus dan lakban yang sudah disediakan di luar gedung.
Wohooo.. begitulah serangkaian pengalaman pertama kami berbelanja di Lotte Mart Jogja ini. Semoga bisa memberi pencerahan buat yang mau belanja disini untuk pertama kalinya.. Jangan lupa bikin kartu membernya dulu sebelum belanja disini ya! See ya on my another post.. :)

Sumber gambar :
Lotte mart : http://hellobogor.com/wp-content/uploads/2015/05/10-Mall-Bogor.jpg

2 komentar:

Follow Me @granitprihara