Sabtu, 26 Agustus 2017

# travelling

Ngadem di Taman Fatmawati Wonosobo Yuk!

Di suatu hari Minggu yang cerah ceria, kami sekeluarga akan bertandang ke daerah Wonosobo untuk menghadiri resepsi pernikahan teman kantor kami. Acara dimulai pukul 11.00 siang, kami memutuskan berangkat pukul 07.00 dari Jogja. Dulu kami sekeluarga pernah juga menghadiri acara nikahan di Solo, dan ternyata di Solo tradisi acara resepsinya adalah piring terbang. Gimana kalau di Wonosobo ya?


Kami masih setia mengandalkan google map sebagai penunjuk jalan. Wonosobo adalah dataran tinggi, jadi bisa dipastikan gimana berkelok-keloknya jalur yang musti kami lalui.. Hahahaha.. Kami melewati jalan naik turun dan belak belok. Kadang sampe ga kelihatan ujung jalannya, eh tiba-tiba dia udah belok aja. Sungguh perjalanan yang seru dan anti ngantuk! *kecuali buat Sakha yang angrem bobok di jok belakang
Rute Jogja - Wonosobo
Kurang lebih selama tiga jam kami melewati rute dasyat di atas, nyampe juga kami di Kabupaten Wonosobo. Kami mampir sebentar ke pom bensin untuk touch up supaya ga terlalu mbambes lah ya. Saat cuci muka, waaaaw... air disini dingin banget buk.. Dinginnya sama kayak di Batu Malang..


Yuhuuu, setelah siap langsung kami ke lokasi nikahan. Acara nikahan disini beda banget sama di Jawa Timur. Makanya kami pas nyampe sana tu plonga plongo karena tiba-tiba udah dikasih segepok kue dan souvenir. Eh ternyata ada ibu-ibu yang menunjukkan lokasi dimana kami harus duduk untuk menikmati acara. Hoho.. rupanya ini mirip acara walimahan kalau di Jawa Timur..

Acara nikahan berjalan lancar dan seru. Kenapa seru? Karena ada sesi tausiyah ustazah kece. Orangnya lucu banget pokoknya kalau jelasin, bikin kami semua ketawa..hoho.. Selesai menikmati acara nikahan kami berpamitan pulang..

Sampai di mobil, baru kami mikir.. "Walah masak ke Wonosobo ga main kemana gitu?" Mau ke Dieng kok ya effort banget, mau kuliner juga kami bingung karena cuma tau makanan khas Wonosobo adalah carica..wkwkwk.. Untung ada mbah google, kami searching dengan keyword "taman di Wonosobo", eh nemulah tempat ini..jengjengjeng... "Taman Fatmawati" namanya..

Taman Fatmawati ini terletak di Jalan Banyumas, Tawangsari, Kec. Wonosobo. Kurang lebih sekitar 20 menit dari tempat kondangan kami di Desa Gandok. Kalau ada koneksi ke google map, dijamin ga akan nyasar..hohoho.. Taman ini gampang banget ditemukan, karena tulisan "taman Fatmawati Wonosobo" di bagian depannya..

Hari minggu siang itu, kondisi di taman ini cukup ramai. Selesai memarkir kendaraan kami langsung masuk ke area taman. Dan ternyata untuk masuk taman, tidak dipungut biaya alias gratis..hohoho.. Masuk di area taman kami disambut dengan bangunan arsitektur modern yang di bagian tengahnya terdapat kolam ikan.
Bangunan di taman Fatmawati
Di bangunan terbuka ini terdapat tiang-tiang tinggi yang di bawahnya terdapat kursi yang bisa digunakan untuk duduk santai. Siang itu hawa di taman ini cukup sejuk. Kami menikmati duduk-duduk santai di kursi, sambil sesekali melihat Sakha berlarian di sekitar kolam ikan.
Leyeh-leyeh santai dulu di kursi yang disediakan
Menurut kami keadaan kolam ikan disini kurang terawat, airnya berwarna kehijauan. Selain itu air mancur di area kolam ikan tidak diaktifkan. Mungkin karena hari masih siang. Mungkin pemerintah kota berpikir kalau lebih menarik perhatian apabila air mancur dinyalakan pada malam hari, seperti yang pernah kami lihat di Alun-alun Ungaran..

Baca : Kerlap-Kerlip Becak Lampu Ada Lho Di Alun-Alun Bung Karno Ungaran

Di area bangunan terbuka ini juga terdapat taman bunga, yang membuat nyaman mata memandang. Jangan khawatir kehabisan tempat duduk, karena kursi yang disediakan cukup banyak. Misalkan ga kebagian kursi, kita bisa kok leyeh-leyeh di hamparan rumput hijau..hohoho..
Tanaman hias disini
Puas menemani Sakha lari-larian di sekitar kolam ikan, kami lanjut leyeh-leyeh di rumput hijau. Dari dulu ayah Sakha pengen banget punya taman yang ada rumput gajah mininya. Trus dia bisa bobok-bobok di di atas rumput sambil menikmati cuaca cerah. Sayang kami belum punya rumah dengan taman rumput nih, sementara kita leyeh-leyeh disini dulu aja ya Yah.. :D
Leyeh-leyeh di taman
Asik leyeh-leyeh di rumput tiba-tiba Sakha nunjuk-nunjuk kereta mini yang lagi parkir. Singkat dikata dia minta naik kereta mini dong. Akhirnya kami berdua naik kereta mini. Cukup membayar Rp. 5.000 per orang kita sudah bisa keliling taman Fatmawati ini dua kali putaran. Ga perlu nunggu kereta mini ini penuh penumpang untuk berjalan. Walaupun isi kereta ini cuma saya dan Sakha aja, bapak operator tetap menjalankan kereta.. :D
Naik kereta mini
Saat memutari taman ini saya melihat banyak anak-anak bersepeda santai. Selain itu ada pula keluarga yang lagi asik menaiki becak mini. Yup, taman ini cocok banget buat area bersepeda anak-anak. Selain itu juga cocok buat jogging track. Nah ternyata di sekitar tempat parkiran kereta mini tadi tuh terdapat persewaan sepeda dan becak mini. Sepedanya pun terdiri dari banyak jenis, mulai dari roda empat, roda tiga, sampai roda dua. Karena Sakha belum bisa mengayuh sepeda, kami lebih tertarik untuk menyewa becak mini saja..hoho..
Area parkir kereta mini dan sewa sepeda
Harga sewa sepeda atau becak mini disini adalah Rp. 10.000 bisa main sepuasnya. Wow, mayan terjangkau kan. Disini banyak banget pasangan suami istri yang menyewakan anaknya sepeda. Saat anaknya sibuk bersepeda, mereka asik wefie atau sekedar ngobrol seru di rumput hijau kayak di film-film India. Seru kan..hahaha.. Banyak juga yang asik berbecak ria seperti yang kami lakukan ini.. Seru banget, Sakha suka, ama suka, ayah yang ga suka karena harus genjot becaknya.. :D
Masih kuat nggenjot kalau penumpangnya Sakha
Yang ini mulai ngos-ngosan
Hahaha ayah Sakha nggenjot becak ini dua kali putaran taman Fatmawati. Capek banget katanya. Melihat ayah Sakha capek kami memutuskan untuk beristirahat sebentar sambil duduk-duduk di kursi. Di sekitar area rumput hijau ini terdapat banyak penjual makanan dan minuman. Jadi kalau laper atau haus ga perlu khawatir ya. Di taman ini juga disediakan mushola untuk sholat.
Area rumput hijau
Keadaan taman ini menurut saya cukup bersih. Banyak banget disediakan tempat sampah disini, yang disesuaikan dengan jenis sampahnya. Menurut saya taman ini cocok banget untuk dijadikan tempat rekreasi keluarga yang murah meriah di Wonosobo, sama seperti Alun-alun Tugu di Kota Malang, dimana juga tidak memungut biaya tiket masuk.

Baca : Bundaran Tugu dan Alun-Alun, Tempat Rekreasi Ramah Anak Yang Murah Meriah Di Kota Malang

Akhirnya setelah kurang lebih satu jam kami ngadem di taman ini, waktunya kami balik ke Jogja lagi. Untuk tarif parkir mobil, kami membayar Rp. 5.000. So jadi gimana, kalau lagi berkunjung ke Wonosobo jangan lupa mampir kesini ya.. Recommended place buat ngadem dan kumpul-kumpul..

Thanks for reading.. See you on my next post..

Ringkasan :
Nama Tempat : Taman Fatmawati
Alamat : Jalan Banyumas, Tamansari, Kec. Wonosobo
Harga tiket masuk : GRATIS
Harga parkir : mobi Rp. 5.000
Fasilitas : taman, mushola, jogging track/area bersepeda, sewa sepeda dan becak mini
Rate : 4.8/5

1 komentar:

Follow Me @granitprihara