Rabu, 24 Januari 2018

# travelling # wisata blitar

Fish Garden Blitar, Wisata Edukasi Mengenal Aneka Jenis Ikan

Masih belum bisa move on dari euforia mudik akhir tahun 2017 kemarin. Seperti biasa, agenda saat mudik selain kumpul dengan keluarga adalah mengeksplor destinasi wisata baru di kota tercinta. Kali ini pilihan destinasi wisatanya sangat deket banget dari rumah, lokasinya masih di pusat kota Blitar. Nama tempatnya adalah Fish Garden.


Kenapa kita ujug2 pilih main kesini? Alesannya ya itu tadi, karena tempat ini deket dari rumah..wkwkwk.. Kalau tahun lalu kan kami udah explore tempat wisata yang terletak di sekitaran kabupaten Blitar, seperti Kebun Kopi Karanganyar, Kebun Teh Sirah Kencong, Bukit Teletubies, Hutan Pinus Gogoniti dan Penangkaran Rusa Maliran. Kali ini fokus destinasinya di area Blitar kota aja.. :)






Fish Garden terletak di Jalan Bengawan Solo no. 101 Pakunden Blitar. Lokasinya pas banget di depan SMAN 3 Blitar. Biasanya tempat ini buka mulai dari pukul 08.00 - 17.00. Nah pas liburan sekolah plus liburan akhir tahun kemarin, tempat ini dibuka sampai malam sekitar pukul 21.00. Begitu tulisan di papan pengumuman yang saya lihat.

Sebenarnya apa sih menariknya Fish Garden ini? Konon info dari internet tempat ini merupakan wisata edukasi ikan air tawar. Disini pengunjung bisa lebih mengenal dunia ikan, terutama lewat koleksi ikan air tawar yang dipelihara disini. Adakah anak kecil yang ga suka lihat ikan? Pastinya jarang banget kan ya, kami yang segede ini aja antusias...hohoho.. Apalagi si kecil.. Yuk langsung masuk!

Sebelum masuk kami diharuskan membeli tiket seharga Rp. 13.000 per orang. Untuk si kecil usia PAUD ke atas diwajibkan membayar ya. Oh ya saat akan pulang nanti, tiket masuk ini bisa ditukarkan dengan ikan hias yang disediakan. Wow, seru sekali..
Tiket masuk Fish Garden
Masuk area Fish Garden kami disambut oleh banyak koleksi jenis-jenis ikan air tawar, selain itu ada pula penyu dan kura-kura di dalam aquarium besar. Jadi suasana di dalam ruangan ini dibuat gelap, cuma mengandalkan sumber cahaya dari aquarium. Hal itu membuat tempat ini terlihat menarik karena pasti mata kita akan fokus ke ikan-ikan di dalam aquarium.
Koleksi penyu
Jenis ikan air tawar yang dikoleksi di aquarium ini antara lain ikan Sidat, Gurami albino, Catfish, Toman, Maskoki, Arwana, Louhan, Red devil, Araipama, dan masih banyak yang lain. Tapi ada beberapa aquarium yang kesannya terlalu kecil untuk ikan-ikan tersebut. Jadi kayaknya jumlah ikan di dalam aquarium itu kebanyakan, jadinya si ikan ga bisa bebas bergerak, doi cuma diam aja sambil sedikit menggerak-gerakkan kepalanya. Melase.. 

Dari area aquarium kami lanjut berjalan terus. Sampailah kami di area semi terbuka. Kami disambut ratusan ikan koi yang tersebar di kolam sisi kanan dan kiri. Wow, Sakha senang sekali liatnya. Tapi sayang sekali ada beberapa ikan yang mati, mungkin saking ramainya pengunjung, pengurus belum sempat untuk mengecek keadaan ikan disana.
Banyak ikan dimana-mana
Di sekitar area semi outdoor ini terdapat pujasera tempat berjualan makanan, hall untuk tempat duduk pengunjung, hiburan panggung musik, area terapi ikan, plus stand tempat penukaran tiket masuk dengan ikan. Jadi bagi pengunjung yang capek berjalan bisa leyeh-leyeh di kursi yang disediakan, plus bisa menikmati jajanan dan hiburan musik elekton..hohoho.. mayan..
Hall yang disediakan
Jangan lupa tukar tiketnya dengan ikan nanti sebelum pulang
Waktu itu kami lebih tertarik dengan area terapi ikan. Saya ga ikut nyoba, takutnya keenakan malah menimbulkan kontraksi dini nanti..hehehe.. Biar ayah, pakdhe, budhe dan Sakha aja yang coba..hoho.. Terapi ikan disini gratis lho, sepuasnya pula..mantab..
Asiknya terapi ikan
Puas dengan terapi ikan kami lanjut mengeksplor rute berikutnya. Sakha udah nunjuk-nunjuk kereta mini di yang lagi muter disana. Yes, langsung deh kami beli tiketnya. Harga tiket kereta mini adalah Rp. 5.000. Sakha cuma ngantri sebentar, trus langsung deh tancap naik. Kirain cuma dua kali putaran, eh ternyata muter sampe lima kali. Sampe Sakha bosen..wkwkwk..
Booth kereta mini
Pas saya lagi asik liatin Sakha naik kereta, ternyata pakdhe budhe Sakha udah beliin kami tiket buat nonton bioskop 3D. Huwooow, serruuu. Yes di tempat ini disediakan wahana bioskop 3D, harga tiketnya Rp. 10.000. Wah kebetulan nih kami udah lama banget ga nonton bioskop..hohoho..
Loket bioskop 3D
Studio bioskop disini jangan lah disamakan kayak studio XXI atau cinemaxx ya.. Menurut saya walaupun keadaan studionya sederhana namun tetap nyaman. Kursinya memakai kursi sofa kayu, mirip kursi di rumah saya. Trus peredam suaranya juga ga terlalu kuat, jadi pas di dalam kami masih bisa denger sayub-sayub suara musik elekton yang lagi dimainkan di panggung utama. Itu semua ga bikin kami terganggu, kami cukup enjoy menikmati film yang tampil. Nah saya kira film yang ditampilkan tu cuma berdurasi 15 menit, ternyata durasinya 30 menit dengan tema film yang berbeda-beda. Total ada sekitar tiga film yang dimainkan. Film pertama tentang dunia air, film kedua tentang petualangan kereta roller coaster, dan film ketiga tentang kehidupan dinosaurus. Menurut saya alangkah serunya kalau film-film yang ditayangkan itu yang bertemakan air, laut atau perikanan. Sesuai dengan tema tempat ini kan.. fish gitu..

Selesai menonton bioskop 3D, kami melanjutkan perjalanan ke area belakang. Masuk di area ini kami disambut oleh landmark kincir angin ala-ala negara Belanda gitu. Di sekitarnya juga terdapat taman bunga, miniatur rumah Hobbit dan taman kelinci. Sayang banget keadaan kelincinya lagi lemes ga semangat buat diajak main, soalnya cuaca waktu itu lagi panas banget. Jadinya kami selfie bareng kincir angin aja..hohoho.. Jadi dejavu foto beginian di Kaliurang.
Uhuy, kincir angin belanda KW
Baca : Keliling Dunia di The World Landmark Merapi Park

Di area belakang ini juga terdapat stand penjualan bibit tamanan plus display bermacam-macam jenis tanaman yang diperjualbelikan. Waktu itu ayah Sakha beli bibit bunga matahari seharga Rp. 10.000 per bungkusnya. Doakan bisa tumbuh subur di Jogja ya..hohoho..
Stand penjualan bibit tanaman
Di area outdoor ini juga terdapat gazebo-gazebo yang bisa digunakan untuk leyeh-leyeh. Si kecil pun ga akan bosen karena di area ini terdapat taman bermain yang cukup luas. Sayang banget pas kunjungan kami kesana tu suasananya lagi ramai banget, jadi gazebo-gazebo tersebut udah ditempati pengunjung lain.
Taman bermain si kecil
Di area paling belakang terdapat pujasera yang juga menyediakan makanan dan minuman. Sambil menikmati santapan disana, pengunjung bisa juga sambil memberi makan ikan yang terdapat di kolam yang super luas di area belakang. Saya juga belum jelas sebenernya kolam ini difungsikan untuk apa, apakah untuk pemancingan atau memang hanya didiamkan saja.
Area pujasera di belakang
Area kolam yang besar banget
Di area belakang ini juga terdapat kebun sayur dan buah yang ditanam oleh pemilik. Sayangnya entah karena cuaca yang panas atau karena minim perawatan, cuma beberapa aja sayuran yang tumbuh subur, seperti lombok ini..
Wow cabenya siap petik
Puas berkeliling seluruh area Fish Garden ini, kami memutuskan untuk pulang. Sebelum pulang tak lupa kami menukar tiket masuk dengan ikan hias yang disediakan. Horee, koleksi ikan di aquarium Sakha bakal nambah nih. Oh ya sebelum pintu keluar, terdapat area yang tentunya menjadi favorit si kecil, yaitu kolam renang mini khusus anak-anak.
Horeee dapet ikan
Kolam renang mini
Hoho, sayang kondisi kolam renangnya lagi super ramai banget, jadinya kami mengurungkan niat untuk mengajak Sakha main air. Nah kira-kira begitulah keseruan kami mengeksplor tempat baru bernama Fish Garden ini. Menurut saya tempat ini recommended banget sebagai destinasi wisata keluarga. Cocok banget sebagai tempat si kecil untuk kenalan dengan berbagai jenis ikan air tawar, jadi belajarnya ga cuma dari buku atau internet aja. Ketemu langsung pasti lebih seru.. :)

Yuk, tunggu apa lagi... Lagi di Blitar? Jangan lupa main ke Fish Garden..



Ringkasan : 

Nama Tempat : Fish Garden

Alamat : Jalan Bengawan Solo no. 101, Pakunden Blitar (Depan SMAN 3 Blitar)

Jam buka : 08.00 - 17.00

Harga tiket masuk : Rp. 13.000 per orang (usia PAUD ke atas wajib bayar)
Rate : 4.5/5

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Follow Me @granitprihara