Selasa, 12 Maret 2019

# curhat

Februariku Yang Abu-Abu

Hai-hai rasanya saya sudah kangen berat pengen nulis semua uneg-uneg di blog. Emejing, terakhir ngeblog itu akhir Januari. Dan sekarang sudah pertangahan bulan Maret sodara! Artinya bulan Februari saya ga ngeblog sama sekali. Lho kok tumben? Nah begini ceritanya.. 

Release Project
Pertengahan bulan Januari kontrak project saya dan klien Aussie berakhir. Saya join di project ini udah dua tahun lebih. Project ini super duper enak. Test lead saya sangat baik orangnya. Kerjaan kadang ada hecticnya, kadang bisa sangat santai. Yang paling saya suka kerjaannya adalah testing manual, bukan automation pake coding-coding itu. Karena skill coding saya pas-pas'an adalah alasan saya pindah haluan dari developer menjadi tester..hahaha..

Intinya saya sedih banget kontrak dengan klien ini berakhir dan klien ga berniat memperpanjang kontrak. Teman setim saya semua juga pada sedih. But life must go on. Pak Bos bilang mereka ga memperpanjang kontrak bukan karena faktor performance kinerja kami, tapi mereka lagi pake sistem kerja yang baru. Maklum CTO nya ganti gengs, jadinya banyak pembaharuan dimana-mana.

Setelah last day di project, besoknya saya join Tester Bootcamp. Intinya itu adalah tempat pengembangan skill testing. Harus belajar hal baru bos! Jadi udah ada list mau belajar tentang automation testing, performance testing, security testing, dll. Tinggal kita pilih aja mau yang mana. Kebetulan klien sekarang lebih prefer merekrut tester yang punya skill automation testing alias coding. Akhirnya mau ga mau saya balik belajar tentang coding automation testing 

Rasanya berat sodara. Kayak ditempeleng gitu dah. Berasa cengo nya. Hampir tiga tahun di project yang sama dan testing programnya secara manual, sekarang harus berjibaku dengan selenium c#. Mumet saya. Apalagi saya orangnya tipe panikan. Saya juga ga bisa cari referensi di internet secara cepat dan menggabungkan referensi itu untuk memecahkan masalah. Kalau pelan-pelan dikit masih bisa lah. Ini tiap hari harus laporan progress. Saya merasa tertekan kalau ga bisa..hahaha.. Kadang ada perasaan "Kok si dia bisa, sedangkan aku gak bisa!" gitu-gitu lah..

Untungnya ada mbak senior yang baik mengarahkan saya untuk mengambil referensi automation testing dari youtube orang India. Setelah belajar dari youtube itu saya jadi tambah mudeng. Tutorialnya mudah dipahami. Thanks mbak!

Giliran udah bisa ngikutin flow automation testing selenium, saya dapat kabar untuk join project baru. Padahal interviewnya baru beberapa hari lalu. Alhamdulillah ketrima. Projectnya ga lama sih, cuma satu bulan. Lumayan lah ada tambahan uang project. Oh ya, pak Bos nyaranin untuk belajar tentang robotest mobile Firebase. Karena clientnya butuh itu. Paniklah sudah. Pakar android paling senior di kantor aja belum pernah belajar itu. Tanya-tanya teman lain, juga pada belum pernah pegang robotest 

Oke sebelum join project baru saya banyak melakukan research tentang robotest. Saya juga udah coba untuk record roboscriptnya, dan itu lemot banget sodara. Scriptnya sendiri menggunakan json file. Ga ada tuh sesi debug-debug gitu, semua pake feeling..hahaha.. Okelah masalah robotest ini akan saya konsulkan lebih lanjut dengan pak Bos.

Join Project Baru
Hari join project baru telah tiba. Thanks God karena requirement untuk robotest itu cuma nice to have aja. Jadi sementara akan fokus ke testing manual seperti biasa, create test case, execute, log and verify bug. Tapi tetep aja kerjaan baru ini bikin saya hectic, karena testernya cuma satu, saya thok. Di hari-hari awal adaptasi, saya beberapa kali melakukan testing di rumah saat Sakha Sakhi udah bobok. Gila totalitas banget. Padahal saya sering banget ngolokin pak Yayan karena sering bawa kerjaan ke rumah. Eh sekarang saya merasakannya juga.. Fiuuh..

Alhamdulillah semakin bertambahnya hari, load kerjaan semakin normal. Hectic pun bisa sedikit dikurangin. Semoga sampe release nanti semuanya tetap smooth seperti ini. Ga ada lembur-lemburan lagi. Ga ada bawa-bawa kerjaan ke rumah lagi. Amin!!

Tepar Sekeluarga
Di saat kerjaan udah agak smooth, datanglah ujian sakit. Kami sekeluarga tepar bergantian. Dimulai dari pak Yayan. Sering begadang ngerjain kerjaan kantor yang belum slese membuat daya tahan tubuh pak Yayan ngedrop. Batuk dan flu lah dia. Mana sering keluapaan pake masker kalau di rumah...huuft.. 

Setelah pak Yayan sembuh, giliran Sakha Sakhi yang sakit berbarengan. Sakit batuk pilek demam juga. Kalau Sakha plus diare dan muntah. Ya Allah rasanya badan saya juga ikut ngedrop menghadapi drama sakitnya anak-anak ini. Ga kuat begadangnya gengs.

Drama banget ketika di tengah-tengah tidur malam Sakha kebangun. Btw Sakha ini tipenya kayak saya, kalau tidurnya keganggu akan langsung bad mood. Hmmm, lebih dari bad mood sih kalau Sakha. Pas kebangun itu dia akan menendang-nendang kasur, tentunya menyebabkan Sakhi yang tidur di sebelahnya akan kebangun juga.. 😐 Padahal saya sebelumnya nimang-nimang Sakhi itu lama banget sampe dia mau tidur.. huufft Gusti..

Beberapa hari setelah Sakha Sakhi sembuh, giliran saya yang sakit. Flu parah, sampe level mbeler dan bolak balik bersin. Sampe mata sembab terus-terusan juga. Hmmm.. Setelah minum obat andalan intunal saya pun sembuh. Alhamdulillah. Oh ya kebetulan saya dapat undian jadi PJ kopdar JCC untuk bulan Februari. Hmmmm, rencananya acara pengen diadain di rumah aja di awal bulan Maret. Dulu saya pernah jadi PJ juga pas jaman masih ngontrak rumah. Karena rumah kontrakan yang kecil, jadinya acara ga diadakan di rumah.

Renovasi Rumah
Udah dari akhir tahun sebelum mudik kami punya rencana renovasi rumah. Part utama yang akan direnovasi adalah halaman belakang rumah dan dapur. Kami juga berencana memasang kitchen set. Dari dulu saya dan pak Yayan punya mimpi menghiasi dapur dengan kitchen set serba putih. Alhamdulillah tabungan terkumpul di bulan Januari ini, langsung cuz menghubungi pihak jasa pembuat kitchen set atas rekomendasi temen kami.

Tapi sayang ga jodoh saudara, karena jasa tersebut lagi overload, jadinya kami masuk deretan waiting list. Kami mencari jasa lain karena butuh cepat, alhamdulillah nemu dengan harga yang lebih terjangkau per meternya. Jasa ini adalah tempat dimana kami pesan sofa rotan dulu. Kami sudah membuat design sederhana untuk kitchen set idaman. Mas petugas yang suvey untuk melakukan pengukuran pun sudah mudheng dengan part-part yang kami pengen.

Singkat cerita pembuatan kitchen set itu memakan waktu dua minggu. Di waktu weekend selama dua minggu itu kami rutin melakukan kegiatan bersih-bersih rumah. Pak Yayan sukses tergugah untuk memulai hidup minimalis. Jadinya kami kerja bakti bersih-bersih sambil memilah-milah barang mana aja yang mau dipake, mana yang mau disumbangin, dan mana yang mau dibuang.

Oh ya pas weekend itu juga ada tukang yang datang untuk memplester halaman belakang dengan semen. Dulu saya pernah cerita kan kalau halaman belakang tuh sudah ditanamin rumput jepang sama pak Yayan. Hasilnya fail gengs! Rumputnya jamuran karena lembab kekurangan cahaya. Kan di atas rumput itu pas ada atap polikarbonat, lumayan menghalau cahaya untuk masuk. Planning ke depan kami adalah melapisi pleseteran semen itu dengan rumput sintetis. Tapi setelah tau harga rumput sintetis, kami nabung dulu deh..hehehe.. Maklum halaman belakang itu ukurannya lumayan, 3 x 2,5 meter gitu...hmmm..
Plester halaman belakang
Baca : Saat Ayah Sakha Semangat Beberes

Oh ya selain pak tukang mamplester halaman, beliau juga memasang exhaust fan. Exhaust fan dipasang di dinding dapur berbatasan langsung dengan sawah. Jadi pake acara jebol dinding gitu. Lumayan debu-debunya banyak. Untung pak tukang mau bantu bersih-bersih.
Pemasangan exhaust fan
Setelah dua minggu yang capek karena bersih-bersih, kecapekan berikutnya berlanjut lagi. Waktu pemasangan kitchen set telah tiba. Mana waktu itu pak Yayan lagi tepar. Iyes, beliau sakit lagi kecapekan karena bersih-bersih. Plus karena dalam seminggu itu dia kebagian kerjaan deploy server malam hari. Remuk sudah tubuhnya.

Ya tapi mau ga mau harus sembuh, karena kalau pemasangan kitchen set diundur bakal terlalu mepet dengan jadwal kopdar emak JCC. Dan ternyata pemasangan kitchen set ini ga bisa berjalan cepat. Kenapa? Karena cor-coran tempat kompor di dapur kami itu miring. Potongan keramik-keramiknya juga ga rapi gitu. Otomatis kotakan kitchen set harus dikulik supaya pas masangnya. Mas-mas yang masang juga sampe gobyos. Fiuh.
Pemasangan kitchen set
Setelah mengarungi beberapa jam proses pemasangan kitchen set pun selesai. Alhamdulillah! Apakah hasilnya sesuai dengan design kami? Sesuai gengs! Kami kegirangan banget..hahaha.. Kegirangan saya cuma berjalan sebentar aja, karena setelah itu saya kebagian menata barang-barang masuk ke kitchen set. Pak Yayan sudah tidak mampu, dia tepar kecapekan. Oke siaap, saya minum imunos dulu biar setrong.

Sakit Lagi
Yap, pak Yayan masih tepar sakit. Batuk pileknya belum sembuh, tapi demamnya sudah berangsur hilang. Rupanya virusnya berpindah ke Sakhi. Dia batuk, pilek, demam, lemes gitu. Sedih banget saya lihatnya. Sakha juga pilek dan demam. Alhamdulillah setelah minum rhinos dan rajin olesin minyak kutus-kutus, Sakha sudah berangsur sembuh. Sakhi ini nih yang agak lama. Dia batuk sampe muntah gitu. Diminumin obat juga muntah. Badan demam naik turun.

Kami berniat periksa ke dokter langganan, tapi sayang beliau ga praktek. Di RS Happyland waktu itu juga kebetulan semua dokter anak izin tidak praktek, jadinya kami memilih ke RS Siloam yang posisinya juga ga terlalu jauh dari rumah. Di RS Siloam ternyata dokter cuma meresepkan vitamin untuk Sakhi. Common cold katanya akan sembuh sendiri gitu sesuai dengan daya tahan tubuh anak. Oke kami minumin aja vitaminnya.

Baca : Medical Check Up di Siloam Hospital Yogyakarta

Setelah beberapa hari minum rhinos dan vitamin, alhamdulillah Sakhi mulai berangsur membaik. Oh ya di masa sakit ini Sakhi sangat amat mellow. Disambi ngerjain sesuatu pun dia ga mau. Maunya dikekep terus, dikelonin, ditemenin. Ya alhasil saya ga bisa beres-beres untuk persiapan kopdar. Alhamdulillah Allah maha baik, hari Sabtu malam Sakhi boboknya nyenyak banget, ga terbangun karena batuk-batuk. Jadinya saya bisa nyicil bersih-bersih rumah, menggelar karpet dan tikar untuk acara besok. Alhamdulillah ayah Sakha juga udah ga batuk-batuk lagi, jadinya beliau sangat ikut andil membantu.

PJ Kopdar Emak-emak JCC
Hari H pun tiba. Oh ya seminggu sebelum hari H saya sudah memesan nasi kotak untuk konsumsi dan kue basah untuk sajian di rumah. Saya punya ide untuk pesan nasi bebek Buma untuk menu dewasa dan Rocket Chicken untuk menu anak. Kebetulan beberapa waktu lalu grup emak-emak JCC lagi rame mambahas nasi bebek Madura. Alhamdulillah ibu-ibu pada setuju.

Oh ya jangan dikira saya menanggung biayanya semua ya..hehehe.. Jadi PJ ini cuma mengkoordinir aja kok. Jadi kalau sudah sepakat menunya apa, berapa jumlah yang datang, baru deh nanti si PJ memesankan nasi kotaknya.

Kopdar ini bukan cuma untuk ibu-ibu saja, bapak-bapak dan anak-anak pun juga ikut diajak. Pastinya Sakha seneng banget karena banyak teman main bareng. Untuk jajanan anak-anak, saya menyiapkan jelly dan klethikan makaroni. Untuk sajian kue basah saya memesan lapis legit roll, lumpia, arem-arem dan sus buah di toko kue langganan. Untuk minuman saya memesan es degan di warung langganan juga. Pas banget es degan ini diminum saat cuaca lagi panas-panasnya. Oh ya pas sekalian waktu itu lagi belanja buah mingguan, saya juga menyiapkan buah kelengkeng dan jeruk untuk disajikan.

Satu jam sebelum acara kerempongan dimulai. Saya harus menata kue yang sudah dipesan. Pak Yayan ga bisa bantu karena harus pesan es degan. Waktu itu Sakhi sangat tidak kooperatif. Dia mellow banget karena pagi itu belum tidur. Ditaruh nangis, dikasih mainan nangis, diajak main masnya juga nangis. Maunya digendong Ama. Menggendong anak sambil menata sajian ini sangat challenging banget. Sakhi ngobrak abrik yang udah ditata..hmmmm.. Gobyos saya..
Sajian yang belum tertata karena Sakhi rewel
Untung ada teman yang datang duluan. Alhamdulillah beliau ikut membantu menata sajian. Seneng banget saya. Gobyos keringat pun sedikit berkurang. Alhamdulillah pak Yayan datang tepat waktu bersama es degan sejembung besar. Semua beres tepat sebelum tamu datang, alhamdulillah!

Satu demi satu tamu datang bergantian. Tamu ibu-ibu dan anak-anak menempati lesehan dalam ruangan sedangkan tamu bapak-bapak menempati lesehan di garasi mobil. Saya sengaja meminta Sakha untuk menata area playground untuk tempat dia main bersama teman-teman. Taraaa, dia menyiapkan sangat baik.
Playground anak tataan Sakha
Oh ya tamu-tamu yang datang juga banyak yang membawa jajan, klethikan atau kue untuk disajikan dan dinikmati bersama. Wah hari itu rumah sangat penuh dengan makanan. Teman cerita, makanan dan es degan! What a perfect day..hehehe.. 
Kopdar JCC Feb/Maret
Alhamdulillah saya seneng banget waktu itu. Tanggung jawab sebagai PJ sudah terlaksana dengan lancar. Sampai jumpa di kopdar selanjutnya ibu-ibu. Mohon maaf kalau ada kesalahan dalam sikap, kata, sajian dan apapun dalam kopdar Februari/Maret kali ini. Semoga tali silaturahmi ini tetap berjalan dengan baik. Aamiin.. 

Selesai acara saya dan pak Yayan lanjut membagikan nasi kotak dan kue yang emang sengaja kami pesan lebih untuk tetangga sekitar rumah. Kami rehat sebentar kemudian melanjutkan sesi membersihkan rumah lagi..hahaha.. Semangat!


*          *          *


Selesai sudah curhatan saya tentang kejadian-kejadian yang terjadi di satu bulan belakang ini. Welcome to bulan Maret. Semoga bulan Maret ini menjadi bulan yang lebih baik dari bulan sebelumnya. Semoga banyak kebaikan yang terjadi. Yes, Maret bulan baik. Kenapa? Karena saya ultah di bulan ini..  *maksa gengs

Yowislah, sekian curhatan saya. Thanks for reading.. 


Sumber gambar :
Gloomy day : https://i.ytimg.com/vi/QPt1_etCQ08/maxresdefault.jpg

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Follow Me @granitprihara