Rabu, 29 Agustus 2018

# kuliner

Lembutnya Daging Bebek di Bale Bebek Jogja

Ceritanya grup makan siang kantor waktu itu lagi heboh ngotot-ngototan mencari mana yang terenak antara Bakso Alex dan Bakso Idola. Kalau saya sih pro Bakso Alex, karena emang rasanya enak plus porsinya mengenyangkan, mirip kayak bakso Telkom Utomo tapi harganya lebih murah dikit (kapan-kapan saya ulas ya tentang Bakso Alex ini). Nah, untuk dunia kuliner perbebekan pun juga terjadi pertarungan sengit.

Baca : Bakso Telkom Utomo, Bakso Khas Jogja yang Legendaris

Dua kandidat perbebekan yang jadi bahan perang adalah Bebek Buma dan Bale Bebek. Bebek Buma emang ga diragukan lagi enak banget bumbunya. Saya suka banget karena sambelnya juga pedes plus dapet sambel pencit pula. Tapi ada temen saya yang ngotot kalau Bale Bebek itu lebih enak. Okelah untuk membuktikannya mari kita cuzz kesana.

Baca : Bebek Bumbu Madura Ada di Jogja Lhoo..

Kami cuzz kesana untuk makan malam. Bale Bebek ini merupakan restoran yang menyediakan aneka masakan bebek. Resto ini ada di dalam naungan Bale Ayu Group, terletak di Jalan Tegalturi no 56, Nitikan, Giwangan, Jogja. Lokasinya dekat dengan toko DM Mebel.

Lokasi parkir mobilnya ga terlalu besar, tapi tenang aja petugas satpam sangat ramah dan sigap dalam membantu pencarian tempat parkir. Resto ini modelnya semi terbuka gitu. Pengunjung bisa memilih untuk menikmati makanan sambil duduk di kursi ataupun duduk lesehan. Karena kami datang sepaket dengan bocils, otomatis tempat lesehan menjadi pilihan.

Untuk duduk di kursi pun pengunjung bisa memilih mau tempat di dalam bale atau di luar. Yang di luar ini disediakan tempat duduk yang ada payungnya itu lho..apa ya namanya itu?hahaha.. Romantis jadinya karena ditemani temaram lilin gitu di luar  😍

Khusus hari Sabtu dan Minggu pengunjung yang membawa anak kecil bisa mengambil balon di tempat yang disediakan. Tentunya selama persediaan masih ada...hehehe.. Waktu itu Sakha seneng banget karena dapat balon gratisan.
Balon gratisan
Oh ya kenapa balonnya bertuliskan Roemah Boemboe? Karena sebelum join dengan Bale Ayu Group nama resto Bale Bebek ini adalah Roemah Boemboe. Kalau ga salah baru join di tahun 2015.

Seperti kata saya di atas, resto ini menjual aneka masakan bebek. Tagline nya adalah "Bukan Bebek Biasa". Menu perbebekan disediakan secara paket, antara lain paket bebek bakar kecap, bebek bakar madu, bebek terasi, bebek barbeque, bebek pedas spesial, bebek rica-rica, bebek woku, bebek bakar pedas dan bebek goreng. Selain itu juga ada menu tambahan seperti masakan ayam, nila, iga, nasi goreng dan aneka sayuran. Lengkap banget ya. Cocok untuk destinasi kuliner keluarga..
Menu Paket Bebek
Menu lain
Menu minuman
Kami bingung mau pilih menu perbebekan apa. Akhirnya ayah Sakha memesan Paket Bebek Pedas Spesial sedangkan saya memesan Paket Bebek Barbeque. Kami request bagian paha atas. Oh ya emak harus mengalah tidak colek yang pedas-pedas dulu karena harus menyuapi Sakha..hehehe.. Paket bebek disini dihargai Rp. 27.500 per porsinya. Agak sedikit lebih mahal harganya daripada Bebek Buma.
Penampakan paket bebek
Dalam penyajiannya by default akan disediakan sendok dan garpu. Saya agak kaget juga, ini makan bebek lho harusnya butuh keahlian tangan secara langsung alias muluk. Kalau ayah Sakha sih tetep makan pake tangan, kalau saya coba menghargai waiters yang menyajikan sendok garpu itu 😅. Pas makan pake sendok garpu eh ternyata saya ga mengalami kesusahan dong. Daging bebek disini bener-bener lembut. Aroma bebek yang "khas" pun ga tercium lho. Biasanya rada amis gitu kan. Bebek Barbeque pesanan saya sukses masuk ke perut saya dan Sakha hanya dalam waktu beberapa menit saja. Rasanya enak, bumbunya juga meresap.

Ayah Sakha juga menikmati bebek pedasnya dengan sangat khidmat. Beliau juga mengakui kalau daging bebek disini lembut banget teksturnya. Oh ya porsi nasi dalam paketan ini menurut kami kurang banyak. Masih rada kelaparan akhirnya kami pesen kentang goreng..hehehehe..

Resto ini menurut saya cukup ramah anak karena selain tersedianya tempat lesehan ada pula kolam ikan di banyak sudut ruangan. Kalau si kecil bosan menunggu, ajak aja jalan-jalan sambil lihat ikan. Sakha ga bosen disini..hohoho..

Bale Bebek juga menyediakan spot untuk berfoto ria. Lokasinya ada di samping tempat lesehan. Saat malam, lokasi selfie itu dihiasi kerlip-kerlip lampu yang membuat suasana makin romantis. Sakha juga demen main di spot ini karena bisa liat patung bebek plus telurnya..hehehe..
Foto dulu di spot favorit
Overall menurut saya tempat ini recommended untuk destinasi kuliner keluarga. Cocok juga untuk tempat acara instansi perkantoran karena tersedia banyak kursi dan lesehan yang totalnya kira-kira berkapasitas 140 orang. Bale Bebek buka dari pukul 09.00 sampai 22.00.

Oh ya balik tentang perang bebek di grup makan siang kami ya. Menurut saya Bebek Buma dan Bale Bebek masing-masing punya keunggulan sendiri-sendiri. Bebek Buma unggul dengan bumbu khas Maduranya sedangkan Bale Bebek unggul dengan dagingnya yang lembut, plus dengan tempatnya yang nyaman pula. Setelah saya kepo lebih lanjut di web antaranews, ternyata sebelum diolah menjadi masakan jadi si bebek ini dipresto dulu bareng rempah-rempah rahasia. Makanya kok dagingnya bisa lembut gini ya..

Gimana penasaran kah teman-teman? Yuk cuzz kesini..

Ringkasan :  
Nama : Bale Bebek 
Lokasi : Jalan Tegalturi no 56, Nitikan , Giwangan, Yogyakarta 
Jam buka : 09.00 -22.00 
Porsi : Kenyang
Rasa : Enak banget 
Rating : 4.8/5

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Follow Me @granitprihara