Rabu, 19 Oktober 2016

# birthday / anniversary # wisata jogja

Tentang Anniversary Di Taman Pelangi

Tanggal 19  Oktober 2013 kami menikah, berarti hari ini sudah 3 tahun usia pernikahan kami. Ga terasa usia juga semakin tua. Semoga di usia pernikahan yang ketiga ini saya dan suami menjadi pribadi yang lebih dewasa dan bertanggung jawab, bisa lebih saling melengkapi kelemahan dan kekurangan dalam menjalani peran masing-masing. Amin..

Selama tiga tahun menjalin rumah tangga tentunya banyak cobaan yang kami lalui, banyak masalah yang datang bergantian, banyak pula sisi egois dari kami yang ga ingin bertoleransi. Alhamdulillah semua dapat kami lalui. Semoga ke depannya cobaan seperti itu akan tetap bisa kami lalui dan semoga hal tersebut semakin mendekatkan kami serta memperbesar rasa cinta kami. Amin amin amiin.. :)

Di ulang tahun pernikahan kami yang ketiga ini ga ada perayaan istimewa. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, paling cuma makan atau sekedar jalan-jalan bareng. Sebenernya jauh-jauh hari kami merencanakan makan malam yang agak spesial pas anniversary, tempat seperti Kalimilk, Kunena Eatery, serta Alive Fusion Dining resto sempat jadi pilihan. Tapi berhubung kami mengajak Sakha, tentunya tempat yang ramah anak kecil dengan kursi lesehan menjadi pilihan. Mana betah Sakha makan anteng duduk diam di kursi..hahaha.. Berhubung ketiga tempat itu ga ada yang lesehan, akhirnya rencana makan cantique pun menjadi wacana..

Baca : Happy Second Wedding Anniversary dari Happy Bee

Sore hari di tanggal 19 sebelum pulang kantor, tiba-tiba suami ngechat saya untuk mengajak jalan-jalan ke Taman Pelangi nanti malam. Saya seneng banget, karena emang dari dulu saya pengen kesana. Tiap lewat sana saya mesti bilang, "Yah, ayo kesana..banyak lampion, bagus deh, pasti Sakha suka". Suami paling cuma bilang, "Heleh lampion dah pernah liat di BNS". Dan kemudian hening.. :D 

Saya semangat 45 mau diajak ke Taman Pelangi. Habis maghrib kami berangkat kesana. Taman Pelangi terletak di komplek Museum Jogja Kembali (monjali). Pasti kalian yang dah pernah ke Jogja ga akan asing dengan tempat ini. Tiket masuk taman pelangi ini adalah Rp. 15.000 di saat week days, serta tarif parkir mobil adalah Rp. 3000. Selesai parkir kami menaiki anak tangga untuk berjalan mengelilingi lampion di sisi atas monjali.

Sakha happy banget ngeliatin lampion dan lampu-lampu kecil. Taman Pelangi ini luas sekali. Rute pertama yg kami lewati adalah sisi atas, disana kami melewati lampion-lampion berbentuk ikan, burung, icon tempat bersejarah, orang serta lampu-lampu kecil berwarna-warni. Sakha semangat banget pegang-pegang lampionnya, bahkan sampe mendudukinya. Untung ga rusak dek lampionnya.. :D
Ga afdol kalau ga narsis
Keren lampu lampionnya
Sakha terbengong-bengong
Puas mengelilingi sisi atas, kami turun untuk mengelilingi sisi bawah tapi yang di luar pagar pembatas. Disini terdapat banyak kios-kios tempat makan, lampu-lampu pohon, panggung pertunjukan, serta beberapa arena permainan. Arena permainan yg ditawarkan di sisi luar ini adalah Bioskop 4D, bom-bom car, komedi putar, kora-kora, trampolin, dan dunia balon. Untuk tiket masing-masing harganya Rp. 10.000. Sakha ngebet banget pengen naik kuda komedi putar. Setelah saya beli tiketnya kami langsung menaiki komedi putar. Eh baru sekali puteran Sakha udah teriak histeris nangis ketakutan.. :D Batal deh naik komedi putar, rugi 10 ribu ga papa wes nak, kita foto aja sama komedi putarnya.. :p
Ga jadi naik foto pun jadi
Selesai mengelilingi sisi luar, kami masuk ke sisi dalam di halaman bawah monjali. Di area ini juga terdapat banyak lampion berbentuk hewan, tokoh kartun, serta semua tokoh presiden RI dari masa ke masa. Area ini juga terdapat berbagai stan kuliner yang nampaknya lebih ramai dari pada area luar. Rata-rata yang dijual adalah ronde dan ice cream. Area dalam juga menawarkan berbagai jenis permainan keluarga yaitu kereta mini, mobil kayuh, becak mini, balon air serta kayuh bebek air. Harga tiket satu macam permainan tersebut rata-rata Rp. 10.000. 

Karena capek berjalan kaki, pilihan permainan kereta mini patut dicoba. Kami menaiki kereta mini yang rutenya berkeliling monjali satu putaran. Sakha seneng banget naik kereta ini. Dia naik sambil nyanyi lagu naik kereta api tut tut tut yapa ndak yut..hahaha.. Setiap melewati lampion dengan bentuk yg dia kenal dia pasti bilang "da-da". Ada bentuk ipin upin bilangnya "da-da ipin upin", ada bentuk sponge bob bilangnya "da-da pongbob"..hahaha..dia heboh banget dah pokoknya. Dah turun dari kereta minipun dia minta naik lagi. Udah nak, satu kali aja yes. Oh ya saya sempat tanya ke petugasnya tentang harga sewa mobil kayuh, ternyata harganya Rp. 25.000 sekali putaran. Emang keren sih bentuk mobilnya seperti mobil VW, tapi rasanya mahal juga kalau harus ngonthel sendiri.. :D
Keren banget backgroundnya
Rasa-rasanya kami udah mengelilingi 3/4 dari keseluruhan area Taman Pelangi, ada satu area yang belum kami lewati yaitu area Puri Hantu dan lampion dinosaurus. Langsung dah kami otw kesana, sebelumnya kami mampir dulu untuk membeli minuman. Kami ga berminat di area horor, jadi Puri Hantu disekip aja. Di area lampion dinosaurus ini sepertinya masih baru dibangun, terlihat lampionnya masih baru dan bagus. Oh ya di sisi atas area ini terdapat rel tiang untuk rute sepeda udara, jadi hampir mirip kayak sepeda udara di BNS, cuman disini bentuknya lebih kecil dan cara pengoperasiannya bener-bener dikayuh brooo..
Ini juga keren backgroundnya
Done..akhirnya misi mengelilingi Taman Pelangi sudah selesai. Waktunya kembali ke kehidupan nyata. Alhamdulillah masih diberikan kenikmatan untuk menikmati jalan-jalan bersama keluarga dalam keadaan sehat semua. Semoga dengan kegiatan jalan-jalan ini bisa merecharge energi positif saya dan suami untuk mejalani kegiatan berumah tangga supaya lebih berkah. Semoga kami bisa terus bersama di anniversary anniversary berikutnya. Amin Ya Rabbal Alamin. 

1 komentar:

Follow Me @granitprihara