Rabu, 19 Juli 2017

# travelling # wisata blitar

Bukit Teletubies Yang Hits di Blitar

 
Yuhuuu, masih tentang liburan lebaran 2017. Kali ini saya pengen posting tentang pengalaman mengeksplor tempat wisata alami di Blitar, yaitu Bukit Teletubies. Maaf banget kalau akhir-akhir ini postingannya masih berbau travelling. Ceritanya saya pengen banget segera mendokumentasikan ini lewat tulisan biar ga lupa, biar nanti bisa dibaca-baca lagi kalau saya udah tua..hehehe..

Masih inget banget setahun yang lalu saat libur lebaran juga, kami sekeluarga pengen banget jalan-jalan ke Bukit Teletubies. Tapi karena dulu hasil googling bilang kalau jalan menuju sana susah untuk kendaraan roda empat, akhirnya kami memutuskan mencari destinasi lain yang ga kalah oke. Nemulah Kebun Kopi Karanganyar yang saat itu lagi soft launching, itupun dari hasil nyasar.. :D


Tahun ini kami ga pengen melewatkan lagi momen untuk berwisata ke Bukit Teletubies, kami percaya pasti jalan menuju sana akan diperbaiki oleh pemerintah daerah karena ini merupakan salah satu tempat wisata paling hits di Blitar gitu..hehehe..
Setelah sehari sebelumnya kami berwisata di Hutan Pinus Lereng Gogoniti, besoknya kami lanjut wisata ke Bukit Teletubies ini. Kami berangkat dari rumah sehabis duhur. Bukit Teletubies ini terletak di Desa Sumberasri, Nglegok, Kabupaten Blitar. Kami mengandalkan google map untuk petunjuk jalan. Ternyata jalan menuju kesana cukup bagus dan medannya tidak berat. Yang bikin agak ndredeg adalah saat kendaraan secara bergantian harus melewati jembatan sabuk dam aliran lahar Gunung Kelud.


Kurang lebih setelah 40 menit perjalanan dari daerah Mayangkara kami nyampe juga di kawasan wisata Bukit Teletubies. Harga tiket masuk per orang adalah Rp. 5.000. Sakha belum dikenai tiket biaya masuk. Biaya masuk ini dibayar saat kendaraan akan memasuki area parkir.

Nah sampe disana kami terbengong ria karena kondisi parkiran penuh. Untung kami dapet tempat parkir. Waktu libur lebaran ini seperti biasa parkiran didominasi oleh plat kendaraan dari luar kota, ada yang luar pulau malah..hmmmm..

Lokasi objek wisata Bukit Teletubies sendiri ternyata cukup jauh dari parkiran mobil. Jalan yang dilaui sangat menanjak dan berkelok, jadi mobil ga bisa naik. Kalau motor mah langsung naik ke atas bisa kok. Jangan kaget kalau di area parkiran mobil banyak terdapat ojek wisata yang menawarkan jasanya untuk mengantarkan pengunjung ke lokasi objek wisata. Tarif ojek wisata ini Rp. 5.000 per orang. Kalau PP jadi 10.000 deh.
Ojek wisata
Ada juga kok pengunjung yang memilih untuk berjalan kaki menuju lokasi objek wisata, tapi tekad kami ga sebulat mereka jadinya ya kami naik ojek ajaa..hehehehe.. Saat naik ojek kita bisa menikmati pemandangan yang bagus banget plus nikmatnya gronjalan motor saat melaju di jalan makadam.

Sampai area pemberhentian ojek, kami menaiki tangga yang tidak terlalu tinggi. Cihuy, sampelah kita di objek wisata Bukit Teletubies yang tersohor di Blitar itu. Waktu itu suasananya bener-bener rame. Banyak orang tumplek blek di objek wisata ini. 

Bukit Teletubies ini ternyata dulunya merupakan gardu pantau Gunung Kelud, dengan background bukit hijau yang merupakan lahan tebu, memberikan kesan mirip seperti bukit yang ada di film Teletubies pada era 2000an. Di Bukit Teletubies ini disedikan banyak sekali spot foto yang instagramable banget. Untuk berfoto kita harus merogoh kocek dengan nominal tertentu. Berikut beberapa spot foto yang tersedia :
  • Foto bareng Masaha & The Bear ~ Rp. 5.000 per orang
  • Foto bareng Teletubies ~ Rp. 5.000 per orang
  • Foto efek melayang
  • Foto paralayang
  • Foto balon udara ~ Rp. 10.000 (dewasa), Rp. 5.000 (anak-anak)
  • Foto rumah pohon ~ Rp. 5.000 per orang
  • Foto ayunan hits
Efek melayang
Paralayang
Rumah pohon
Ceritanya kami hanya mencoba beberapa spot aja, lha gimana antriannya panjang banget gitu. Spot foto pertama yang kami jajal adalah Masha & The Bear. Sampe area wisata Sakha udah semangat banget nunjuk-nunjuk si Masha dan bilang 'Amaaaa, Sakha mau foto sama Masha'..hiyaaa... oke nak..yuk mari foto...
Foto bareng Masha
Selesai foto dengan Masha kami berjalan-jalan dulu mencari spot foto yang bagus sambil melipir dari keramaian orang-orang. Berikut beberapa foto-foto yang berhasil diabadikan mas Topan..
Woooww kereeen
Candid bareng mba Ana
Sakha gemess Amaaa
Nah barulah terlintas di pikiran kami, kalau Sakha kapan lagi bisa main kesini. Paling tahun depan kalau mudik belum tentu kami bisa balik kesini lagi, mending untuk eksplor tempat wisata di Blitar yang lain. Akhirnya kami memutuskan untuk berfoto bareng Teletubies dan foto di dalam balon udara.

Karena ramainya pengunjung, foto dengan mereka kita harus mendaftar dulu lho. Petugas menulis nama pengunjung. Kemudian pengunjung menunggu dipanggil sesuai nomor antrian, baru deh bisa foto bareng. Untuk foto bareng Masha Bear dan Teletubies ini tidak disediakan bonus file, makanya harganya terbilang paling murah. Petugas hanya membantu memfotokan dari handphone pengunjung.
Foto bareng Teletubies
Nah spot yang paling niat dalam menawarkan jasanya adalah spot foto balon udara, sampai pake speaker segala. Disini harganya agak mahal karena pengunjung mendapatkan hasil softcopy foto dari jepretan kamera DSLR petugas. Petugas di stand ini kocak banget dalam menawarkan jasa fotonya..

Setelah menunggu antrian yang panjang, akhirnya nama kami dipanggil lho. Horeee, naiklah kami ke property balon udara buatan yang ngehits di bukit ini. Mas fotografer pun juga ga sungkan untuk mengarahkan gaya kalau dirasa gaya kami monoton.. Paling kocak saat petugas ngomong "Mbak, senyumnya yang ikhlas ya.." kepada pengunjung yang susah senyum..bukan ngomong ke saya lho ya.. :p
Foto bareng balon udara
Nah akhirnya terjawab sudah pertanyaan saya kenapa saat sampai ke area ini banyak banget laptop tersebar di penjuru spot foto, ya karena buat sarana transfer file softcopy hasil foto ke pengunjung.. Good ideaaaa..

Wow, saya ga kebayang berapa omset yang didapat penyedia jasa spot foto ini saat liburan lebaran kemarin. Hitung sendiri lah, pasti banyak banget nominalnya. Ya semoga dengan adanya tempat wisata ini, potensi pariwisata Blitar semakin dikenal. Semoga tempat wisata ini lebih berkembang lagi ke depannya. Jadi kalau mau wisata ke Blitar ga melulu harus ke Makam Bung Karno, Sumber Udel Waterpark ataupun Kebon Rojo..hehehe..


Yuhuuu, ga perlu takut mati gaya saat membawa anak kecil ke objek wisata ini, karena disediakan wahana permainan anak-anak seperti kereta mini, istana bola, dan permainan keruk pasir. Ga perlu risau juga kalau perut kelaparan karena banyak banget warung-warung yang menyediakan makanan seperti bakso, soto, mie instan, dan rujak cingur.

Oh ya berdasarkan chit chat saya bareng tukang ojek wisata saat turun ke parkiran, beliau bilang kalau Bukit Teletubies ini dibuka mulai pukul 05.00 sampai pukul 18.00.. wowww.. Akhirnya setelah sampai parkiran dan menyruput es pelangi langsung dah kami campus pulang. Ternyata untuk parkiran ga ditarik lagi alias gratis..hohoho..

Yuk ya yuk, kalau ke Blitar jangan lupa mampir ke tempat hits ini ya..Recommended! Thanks for reading..

Ringkasan :
Nama Tempat : Bukit Teletubies Blitar (Gardu Kelud Sumberasri) 
Alamat : Desa Sumberasri, Kec. Nglegok, Kab. Blitar 
Jam buka : 05.00 - 18.00 
Harga tiket masuk : Rp. 5.000 per orang
Rate : 4.6/5

4 komentar:

Follow Me @granitprihara