Senin, 01 April 2013

Pantai Balangan, Kenangan Pertama Pacaran di Bali :)

Senin, April 01, 2013 4 Comments
Pacaran di Bali? Kayaknya ndengernya seru gitu ya.. ya memang seru sih.. tapi jangan dikira seru terus..hihihi. Ceritanya kurang lebih setahun yang lalu, saya diterima kerja di Bali. Syukur alhamdulillah karena saya sempat nganggur beberapa lama.. :( pontang-panting cari kerja sana sini.. Lhooo..kok malah curhat? hehe.. :p
Dulu ceritanya saya dan sang pacar menghabiskan waktu bersama di Malang, maklum kami kuliah di tempat yang sama, dan sekarang kami sama-sama kerja di Bali. Masih ingat banget pertama kali saya diajak jalan-jalan oleh sang pacar ya ke Pantai Balangan ini..hehe..

Pantai Balangan ini jaraknya gak terlalu jauh dari Kuta.  Pantai Balangan terletak di daerah Unggasan, kawasan Pecatu Bali. Kira-kira 30 menit perjalanan dari Kuta jika menggunakan sepeda motor. Rutenya lumanyan sederhana. Dari patung kuda sekitar bandara Ngurah Rai, kita belok ke kiri lalu ke kanan melewati Jalan I Gusti Ngurah Rai. Setelah menemui KFC/Mc Donalds, kita belok kanan ke arah kampus Universitas Udayana. Jalan di daerah kampus ini berkelok-kelok. Setelah kelokan tersebut, kita akan menemui GWK dan supermarket Nirmala. Sampai di perempatan supermarket Nirmala, kita belok kanan. Ikuti jalan yang berkelok-kelok, setelah beberapa lama nyampe deh kita di Pantai Balangan...taraaaaa... :D
Sebelum masuk ke pantai ini, kita diwajibkan bayar parkir 2000 rupiah. Selain itu ga ditarik biaya apa-apa. Rata-rata kalau tempat wisatanya berupa pantai, biasanya cuma ditarik ongkos parkir aja,,hehe.. murah meriah.. :)

Setelah memarkir motor, kami berjalan menuju tebing pantai Balangan. Wowww, bagus sekali. Jadi kalau nyampe sini, kita dikasih pilihan, mau menikmati pantai dari tebing, atau turun ke bawah untuk menikmati jernihnya air pantai Balangan. Kami memilih menikmati tebing terlebih dahulu. Wowww, keren. Ceritanya pantai ini punya tebing yang menjorok ke laut. Harus hati-hati kalau berjalan, kalau terpeleset bisa fatal akibatnya, yaitu langsung nyemplung ke pantai..huhu.. Berikut penampakan kami di pantai ini.. :D


Tebing pantai Balangan
Tebing pantai Balangan
Kami dan tebing
Kami dan tebingnya,,, :D
Setelah puas menikmati pantai dari tebing, kami turun ke bawah untuk mencoba sensasi dinginnya air pantai Balangan. Setelah kami menuruni anak tangga, kami langsung menuju pantai. Di pinggir pantai ini banyak cekungan-cekungan karang. Jadi orang-orang kalau renang pilih agak ke tengah. Beginilah penampakan pantainya.. dan juga penampakan  kami.. hihi.. :p


Kami dan pantainya
Kami dan pantainyaaa... :D
Kami dan tebing
Di atas itu tebing yang kami naikin tadi,,,, :p
Hmm..sayang kami gak berhasil mengabadikan sunset di pantai Balangan, karena cuaca hari ini lumayan mendung. Ga papa, lumayan kami bisa refreshing sebelum besok kembali ke rutinitas kerja. Bagi teman-teman yang lagi liburan ke Bali, agaknya pantai ini bisa menjadi alternatif untuk dikunjungi. Pantai ini lumayan sepi, sehingga bagi yang ingin mencari ketenangan diri, lebih baik kesini aja. Dari pada ke pantai Kuta yang ramai itu...hehehehe..

Oh iya, selain pantai Padang-Padang yang digunakan sebagai lokasi syuting film 'Eat, Pray Love', pantai Balangan ini juga menjadi lokasi syuting film 'Madre' yang dibintangi Vino G. Bastian... hehe.. Makanya ayoooo lekas kesini... :)

Baca : Mengintip Pantai Padang-padang Tempat Shooting Film Eat, Pray, Love

Rabu, 27 Maret 2013

Tambah Umur Tambah Subur ^_^

Rabu, Maret 27, 2013 0 Comments
Allah, terimakasih atas karunia yang selama ini Kau berikan kepada hamba, sehingga Kau masih memberikan kesempatan kepada hamba untuk bernafas di dunia yang fana ini. :)
Ceritanya umur saya bertambah. Pasti ada harapan yang ingin saya realisasikan di tahun ini, salah satunya adalah melaksanakan kewajiban umat Islam, yaitu menikah. Amin, semoga rencana itu dilancarkan dan sukses terealisasi tahun ini.. ^_^
Selain itu banyak harapan-harapan lain, saya ingin jadi individu yang lebih baik lagi, memperbaiki kekurangan-kekurangan saya. Semoga rejeki dilancarkan, semoga bisa menghadapi permasalahan-permasalahan hidup dengan lebih bijak. Amin-amin.. Banyak sekali doa-doa saya yang ga bisa disebutin satu per satu disini, ada rasa malu kepadaNya karena saya terlalu banyak meminta. Tapi hanya kepadaNya saya bisa meminta.. :)

Terimakasih buat keluarga yang selalu mendukung saya selama ini, selalu menerima kekurangan saya, selalu menempa saya agar menjadi individu yang lebih baik. Hmm,,terimakasih juga buat pacar, sahabat2 saya, kawan-kawan yang selalu ada di samping saya. Lup u all.. Terimakasih atas kejutannya juga.. My life feels so valuable because of you all..
Terimakasih gaes :')

Sabtu, 16 Maret 2013

Mitrais Office Party

Sabtu, Maret 16, 2013 0 Comments
The coupon
Wooowww... cuma satu kata yang saya ucapkan waktu meghadiri acara ini....'serrruuuu'..hehe..... :D
Ceritanya ini pertama kalinya saya ikut acara office party. Apa itu office party? kayak semacam hari jadi kantor gitu kali ya.. hehe.. Konon katanya office party di mitrais belum tentu diadakan satu tahun sekali.. Jadi rasanya bersyukur gitu bisa menikmati hiburan ini. Office party di tahun 2013 ini bertemakan "Where Culture Meets Fun". Dari temanya aja bisa ditarik kesimpulan kalo kita para peserta wajib menampilkan kebudayaan suatu daerah. Dan jeng jeng jeng..ternyata benar.. 

Office party ini pada dasarnya mencakup dua kategori, yaitu pre event dan main event. Apa itu? pre event itu adalah peristiwa-peristiwa yang terjadi sebelum acara inti digelar. Disini banyak diadakan kompetisi antar group. Yak..sebelumnya panitia telah membagi seluruh karyawan mitrais menjadi 8 group, yang masing-masing kurang lebih terdiri dari 30an orang. Pada acara pre event ini diadakan kompetisi futsal, badminton, tennis, dan tennis meja. Setiap pemenang akan mendapatkan poin. Poin-poin dari masing-masing kompetisi akan dijumlahkan. Dan group yang mendapatkan poin terbanyak akan dinobatkan sebagai pemenang pre event office party.. :)
Sebelum pagelaran pre event ini selesai, panitia mengadakan acara lomba yel-yel, game series dan fun walk. Setiap group beradu menyanyikan yel-yel yang unik. Selain itu juga beradu memainkan game series. Rata-rata game yang dimainkan mencakup game team building gitu. Group saya jadi juara ketiga di yel dan game series. Nah, group yang juara pada masing-masing kegiatan ini juga akan mendapatkan poin yang akan ditambahkan pada total point pre event. Setelah melalui perjuangan panjang, akhirnya group saya mendapatkan juara 4 di pre event ini..horeeeee... :D berikut penampakan group 'Bueno' yang mendapatkan juara 4 di pre event..hihihihi..
Bueno team in fun walk
Acara pre event udah kelar, lanjut ke acara main event. Main event ini sebenernya adalah inti dari office party disini. Dimana semua karyawan mitrais berkumpul jadi satu di satu tempat untuk merayakan office party. Seperti yang saya singgung di awal-awal, bahwa setiap group diwajibkan menampilkan kebudayaan suatu daerah disini. Group saya akan menampilkan kebudayaan negara Spanyol, disana kami akan menampilkan tarian dan drama. Seru sekali, buat kita yang biasa serius di koding dituntut gila-gilaan disini..hehehe.. Group lain menampilkan bermacam-macam kebudayaan mulai dari Indonesia sampai Amerika Serikat. Selama penampilan kebudayaan, para juri akan menilai dan memberi poin. Group yang memiliki poin terbesar akan menjadi pemenang dan mendapatkan hadiah.

Sebelum memasuki gedung, kami para pengunjung office party diwajibkan mengisi absensi terlebih dahulu, sekaligus mengambil tiket photo booth, tiket door prize dan tiket softdrink. Waa,,seru sekali ada stan foto disana. Tanpa berpikir lama deh, langsung narsis di stan foto, kayak berasa di red carpet.. :p
ber foto ria di photo booth
Setelah puas berfoto-foto, masuklah saya ke tempat diadakan acara main event. Tempat duduk dikelompokkan berdasarkan group, jadi satu group akan duduk saling berdekatan. Kami menikmati acara demi acara. Yang paling lucu adalah ketika melihat para executive mitrais perform, sangat lucu, gila-gilaan... :D Group kami mendapat giliran tampil setelah dinner. Jadi kami masih berkesempatan untuk melihat perform beberapa group lain yang menampilkan kebudayaan Indonesia, China, Filipina, dan Jepang. Jeng..jeng...jeng... Akhirnya tibalah saatnya group kami perform. Kami perform sesuai dengan apa yang kami lakukan saat latihan..hehe... dan hasilnya lumayan ga mengecewakan.. :) Penampilan group saya dibuka dengan Matador dance, kemudian dilanjut dengan drama tentang Zoro, dan ditutup dengan Flamenco dance. Seruuu sekali...musiknya itu lhoo,,asik dibuat goyang,,, :D Selesai perform, tidak ada salahnya kalau kami narsis sebentar ya untuk mengabadikan kostum kami...hihihi... :p Soalnya ada beberapa yang nyewa...hihihi.. :p
Bueno team after perform
Setelah group bueno perform, masih ada group lain yang menampilkan kebudayaan Meksiko, Yunani, dan Amerika Serikat. Seru-seru sekali dan semuanya all out. Setelah asik menikmati perform dari masing-masing group, panitia mengumumkan pemenang dalam main event ini. Sayang group bueno hanya dapat juara ke 5..huhuu.. Acara main event ini ditutup oleh penampilan Bubar Band, band andalan mitrais,,,dengan slogannya..'Kalau setelah kami perform Anda gak bubar, jadi kami aja deh yang bubar',,wkwkw,,geje. Demikian serangkain acara office party di mitrais. Benar-benar pengalaman gak terlupakan bisa turut serta dalam acara seperti ini..syukur alhamdulillah.. 
Terimakasih telah membaca cerita saya ini, sampai jumpa di cerita saya berikutnya. Jangan bosan ya.. :)

Rabu, 23 Januari 2013

Menikmati Sunset di Pura Batu Bolong, Lombok

Rabu, Januari 23, 2013 0 Comments
Pura Batu Bolong 1
Pura Batu Bolong saat sunset
Selesai juga tugas di pulau Sumbawa ini. Tanggal 29 Desember 2012, akhirnya kami pulang ke Bali. Rencananya kami ingin transit dulu satu hari di Lombok, untuk membeli oleh-oleh dan jalan-jalan sebentar. Seperti biasa kami berangkat ke Benete pagi jam 7. Kali ini kami naik taxi, karena kalau naik bus bisa ribet dengan barang bawaan. Soalnya kami ada yang bawa koper dan tas besar, lebih enak kalau ditaruh di bagasi kan..hehe..

Sampai Benete, waktu menunjukkan jam 8 kurang seperempat. Kami antri untuk masuk pelabuhan. Sebelum naik ke jety, pihak security meminta badge kami karena masa berlakunya sudah habis. Hmmm..apa itu bagde? Badge itu semacam tanda pengenal elektronik dengan sistem cardax yang harus dibawa kemana aja selama ada di dalam kawasan PT NNT. Bagde ini memiliki masa berlaku. Karena tugas kerja kami disini 1,5 bulan jadi badge kami hanya 1,5 bulan saja umurnya. Mau masuk pintu gerbang, harus di "tit" dulu, semacam nge "tit" barcode barang di toko swalayan. Mau makan juga harus di "tit" dulu..hehe.. Super sekali keamanan PT NNT ini.

Memasuki jety, kami duduk di kursi belakang sebelah kiri. Satu deret ada 3 kursi, saya memilih dekat jendela supaya bisa menikmati pemandangan laut. Alih-alih menikmati, saya malah tertidur di perjalanan menuju pelabuhan Kayangan. Bangun-bangun, ternyata sudah sampai di pelabuhan Kayangan. Kami keluar jety menunggu urutan. Keren sekali, karena untuk keluar kapal ini ada peraturan deret mana yang harus keluar duluan supaya tidak terjadi antrian. Setelah keluar jety, kami berjalan menuju luar pelabuhan, dan disana travel Pak Yudhi sudah menjemput kami. Ceritanya kami menyewa 1 mobil plus sopir, supaya longgar bagasinya, dan memang sudah dianggarkan kantor..hehe.. :p

Perjalanan pun dimulai, seperti biasa kami menuju Mataram untuk rehat. Sehari sebelumnya Cahyo telah memesan 2 kamar di hotel Sunshine dengan tarif 100 ribu per kamar. Berdasarkan referensi internet, hotel ini tidak jauh dengan Mataram Mall. Cukup murah tarif tersebut mengingat hotel ini sangat strategis letaknya. Seperti biasa Pak Yudhi membelikan kami gorengan dan air mineral. Kami lahap memakan gorengan itu, enak sekali,,,haha,,apa gara-gara kelaparan ya.

Setelah kurang lebih 2 jam perjalanan, kami sampai di hotel Sunshine. Ternyata hotel ini masuk ke jalan kecil. Tapi masuknya gak terlalu jauh kok. Hotelnya pun lumayan bagus. Jam menunjukkan pukul 12 siang. Kami memutuskan untuk istirahat, baru sore nanti kami akan jalan-jalan dan beli oleh-oleh..hehe..

Sore hari pun datang, kami berangkat ke mall Mataram jalan kaki. Jarak hotel ke mall Mataram kira-kira 250 meter saja. Setelah kami sampai mall Mataram kami langsung meluncur ke KFC, maklum kami kelaparan. Ayam dan cream soup KFC sudah terngiang-ngiang di pikiran saya.. :D Sambil makan, kami menyusun rencana. Mau kemana kami setelah ini? Masih ngeblank. Setelah googling kami memutuskan untuk pergi ke Pantai Kuta. Yak, bukan cuma Bali yang punya pantai Kuta, Lombok juga punya lhooo..hehe.. Tapi setelah googling berkali-kali, niat itu ditangguhkan karena berdasarkan sumber internet, di Pantai Kuta Lombok sering terjadi tindak kriminalitas. Setelah googling-googling lagi, kami memutuskan untuk pergi ke pantai Batu Bolong. Berdasarkan gambar di google pantai ini lumayan bagus.

Sebelum pergi kesana, kami memutuskan untuk beli oleh-oleh kaos Lombok. Ternyata di sebelah mall Mataram pas ada deretan toko oleh-oleh khas Lombok dengan harga grosir. Kami mborong kaos disana. Kaos disana dijual dengan harga 25 ribuan, dengan kualitas yang lumayan bagus. Untuk ukuran lebih dari XL, kaos dijual dengan harga 30 ribuan. Rencananya kami ingin beli dodol rumput laut disini, tapi kayaknya gak ada yang jual disini. Berhubung jam sudah menunjukkan jam setengah 5 sore kami memutuskan untuk segera berangkat ke pantai Batu Bolong untuk hunting sunset. 

Beruntungnya kami, karena di depan deretan toko oleh-oleh tersebut sudah ada taxi yang tidak berpenumpang, kami segera menaikinya. Kali ini kami menemui sopir taxi yang agak cerewet, ngomongnya ngalor ngidul. Kami cuma meng "iya" i aja. Untuk sampai di pantai Batu Bolong, dibutuhkan waktu kurang lebih setengah jam dari kota Mataram. Jalan yang kami lewati berkelok-kelok dan pemandangannya lumayan bagus. Sesampai di tempat tujuan, pak taxi menawarkan untuk menunggu kami dengan argo yang dimatikan. Kami setuju-setuju aja...alhamdulillah..lumayan.. :)

Baru nyadar setelah sampai di sana, bahwa ini bukan hanya pantai, tapi juga Pura. Sebelum masuk di kawasan pura ini, kami diwajibkan untuk memakai selendang dan membayar iuran sukarela. Untuk wanita yang sedang mens, dilarang memasuki kawasan pura ini. Setelah si embak-embak yang manis memakaikan saya selendang, kami segera masuk ke dalam pura. Tak lupa kami jepret-jepret dulu.
Pura Batu Bolong 2
Papan tulisan di Pura Batu Bolong
Masuk ke dalam pura, kami menuruni tangga ke arah batu yang bolong itu. Ternyata ada dua jalan. Yang pertama, ketika ingin melihat orang sembahyang maka ambil jalan ke atas. Yang kedua, kalau ingin menuju pantainya maka ambil jalur bawah yang melewati batu bolong itu. Pertama, kami menuju atas tangga untuk melihat aktifitas umat Hindu yang lagi sembahyang. Sebelum ke atas kami melewati sepasang patung atau arca, mungkin menurut kepercayaannya mereka adalah penjaga pintu gapura tersebut.
Pura Batu Bolong 3
Berpose sebelum masuk pura
Pura Batu Bolong 4
Arca di gapura masuk pura
Sampai di atas pura, pemandangan lautnya bagus banget. Selain itu jarang juga bisa ngelihat umat Hindu sembahyang dengan dibackground'i laut..hehe.. Di atas kami gak lama-lama, sungkan soalnya. Masak ada orang sembahyang kami malah foto-foto. :p
Pura Batu Bolong 5
Pura Batu Bolong
Pura Batu Bolong 6
Beberapa umat Hindu yang sedang bersembahyang di pura Batu Bolong
Kami turun tangga dan menuju arah pantai Batu Bolong. Untuk ke arah pantai kami harus melewati batu yang bolong itu tadi. Kami sempat kaget, karena batu bolongnya gak sama kayak gambar dari google yang kita searching tadi..hehe. Di google kelihatan gede batunya, pas pada kenyataannya kecil batunya, bolongnya juga kecil. Tapi tetep keren menurutku. Berikut foto jalur masuk dan keluar di batu bolong untuk menuju pantai itu.
Pura Batu Bolong 7
Jalan "Batu Bolong" dari pura menuju pantai
Pura Batu Bolong 8
Jalan "Batu Bolong" dari sisi pantai
Akhirnya kami nyampe di pantai, langsung dah pasang posisi duduk untuk menunggu sunset datang. Mas cahyo langsung beraksi mencari spot-spot terbaik untuk kameranya. Saya hanya beberapa kali memotret kalau ada even-even yang bagus aja..hehe.. Pasir di pantai ini hitam keemasan, membuat pantai ini terkesan agak kotor. Tapi tetep keren menurutku, soalnya kita bisa melihat pantai dengan background pura dan sunset. Wii,,hampir sama kayak di Tanah Lot lah..hehe.. 

Di pantai ini banyak orang memancing, mancingnya masih menggunakan alat tradisional yaitu tombak. Hari itu si pemancing kayaknya salah menombak. Pengennya menombak ikan lain, tapi malah ikan fugu yang lucu ini yang kena tombak. Kasian banget, untung lukanya gak parah jadi bisa balik ke tengah pantai.
Pura Batu Bolong 9
Ikan Fugu yang tertombak di pantai ini
Setelah ditunggu-tunggu, akhirnya sunset datang. Tapi sayang ada beberapa gumpalan awan yang menutupi matahari terbenam itu. Tapi gak papa, masih terlihat bagus dan elegan. Yang penting pikiran fresh bisa melihat pemandangan yang menurutku keren sekali. Berikut beberapa foto sunset di pantai Batu Bolong :
Pura Batu Bolong 10
Pura yang terlihat saat sunset
Pura Batu Bolong 11
Sunset di pantai Batu Bolong
Pura Batu Bolong 12
Siluet saya dan sunset
Setelah puas menikmati sunset di pantai ini, kami melanjutkan perjalanan pulang ke hotel. Beneran ini pak taxi ini mematikan argo. Ketika kami sudah masuk, argo dinyalakan lagi. Sebelum balik ke hotel, kami meminta pak taxi untuk mengantarkan kami ke toko oleh-oleh makanan. Disana kami membeli madu putih, minyak sumbawa, dodol rumput laut, dan beberapa makanan khas Lombok. Setelah waktu menunjukkan pukul 7 malam, kami memutuskan untuk pulang. Oh ya, info taxi dari Mataram ke Pura Batu Bolong pulang pergi menghabiskan 120 ribu rupiah, cukup murah jika dibagi rata orang tiga..hihi. Sampai hotel kami memutuskan untuk istirahat, karena besoknya kami harus ke bandara pagi-pagi. Cukup sampai disini petualagan saya di Nusa Tenggara. Jika di lain waktu ada kesempatan berpetualang di tempat lain pasti akan saya share. Terimakasih untuk para pembaca blog. Sampai jumpa di postingan berikutnya. :)

Selasa, 22 Januari 2013

Batu Bolong ke Tengah Pantai? Cuma Ada di Pantai Poto Batu

Selasa, Januari 22, 2013 0 Comments
Pantai Poto Batu 1
Pantai Poto Batu
Setelah puas menikmati air terjun Jereweh, Dipta mengajak kami mengunjungi pantai di sekitar Taliwang. Tidak jauh dari daerah Jereweh, mungkin hanya sekitar 30 menit perjalanan. Dipta gak menyebutkan apa nama pantainya, kami ngikut aja karena kami gak tau apa-apa..haha..

Setelah melewati medan yang berbelok-belok, khas jalan pantai, akhirnya kami sampai di jalan pantai Poto Batu. Kalau menoleh ke kanan akan keliatah tebing kapur, kalau menoleh ke kiri akan kelihatan deretan pantai yang bagus sekali. Sebelumnya kami juga melewati Pasar Ikan Jereweh. Kami senang bukan kepalang karena pemandangan di pantai ini bagus banget. Air lautnya biru kehijauan. Kami memarkir motor di pinggir jalan, kemudian kami turun ke pantai. Di pinggir jalan terlihat plang "Pantai Poto Batu" yang menggunakan bahasa yang agak unik. Gak lupa saya memotretnya,,hehe..
Pantai Poto Batu 2
Papan nama pantai Poto Batu
Sampe turun di pantai, saya terkagum-kagum dengan seonggok, eh bukan seonggok ding tapi sebongkah. Yak, sebongkah batu besar yang bolong, yang bisa dimasuki orang untuk sampai ke tengah pantai. Seruuu. Di atas batu itu ada bendera merah putih berkibar. Wow, nasionalis sekali.. :) Untuk masuk pantai ini, tarifnya adalah gratis, parkir pun juga gak bayar. Wah.. Gak lupa kami berfoto-foto dengan batu keren itu. Setelah selesai berfoto-foto, kami masuk ke dalam batu itu. Kami penasaran, ini batu buatan apa batu alami ya? kok bisa pas bolongnya gitu. Setelah masuk beberapa langkah ke dalam batu, kami bisa melihat hamparan laut yang luas. Walaupun tanpa masuk batu masih tetep bisa lihat hamparan laut juga,,haha. Tapi lebih seru kalo masuk ke dalem batu kayak gini deh. 
Pantai Poto Batu 3
Batu bolong di pantai Poto Batu
Pantai Poto Batu 4
Saya dan batu eksotis itu
Dari dalem batu itu kami duduk-duduk. Bosan hanya duduk-duduk, saya melompat keluar ke karang untuk melihat pemandangan laut dengan lebih jelas. Keren sekali, banyak karang. Kalau melihat laut lepas, dari kejauhan akan terlihat daratan yang gak tau itu pulau apa..haha. Dan tidak lupa aksi jepret-jepret dilakukan.
Pantai Poto Batu 5
Teman-teman yang ada di dalam batu
Pantai Poto Batu 6
Pak fotografer yang sedang memfoto kami
Pantai Poto Batu 7
Di pantai ini banyak karang-karang
Cukup segar sekali mata memandang pantai ini, cocok untuk olah raga mata..hehe. Keasyikan menikmati pantai ini, Dipta memanggil kami untuk mengajak mengunduh degan (kelapa muda). Haha, nekat sekali anak ini. Tapi seru juga, jarang-jarang bisa minum air kelapa muda dari petikan langsung. Kami pasrahkan semua pada Dipta, karena dia sangat berpengalaman sekali. Dia memanjat pohon kelapa kemudian mengupasnya secara manual,ckckck, kuat sekali. 
Pantai Poto Batu 8
Kelapa muda hasil petikan Dipta
Pantai Poto Batu 9
Kelapa muda yang sudah habis kami grogoti,,haha,,
Nikmat sekali minum kelapa muda langsung dari pohonnya. Selain gratis, alaminya itu lho..hehe..nikmat sekali. Setelah puas menikmati kelapa muda, kami melanjutkan sesi foto-foto, karena mas fotografer baik sekali mau memfoto kami berkali-kali. Berikut ini adalah foto-foto hasil jepretan mas fotografer.. :)

Pantai Poto Batu 10
Ada couple nyasar di gua
Pantai Poto Batu 11
Saya dan Amel berjalan ke arah pantai
Pantai Poto Batu 12
Merdekaaaaaaa.... :D
Pantai Poto Batu 13
Top markotop ini jepretannya mas Cahyo
Setelah puas berfoto-foto, dan berhubung hari sudah menjelang siang, yang pasti keadaannya panas banget disini, kami memutuskan untuk pulang. Sebelum pulang, kami berencana ke daerah Taliwang, untuk mengantar Amel beli oleh-oleh. Konon katanya di Taliwang ada distro yang menjual baju dengan label "Lombok Hardcore". Dia mau nyarikan baju buat cowoknya, kami dengan sigap mengantar..haha. Sambil kami penasaran juga sama masakan "Ayam Bakar & Ayam Goreng Taliwang". Jadi setelah searching baju, kami memutuskan untuk makan masakan khas taliwang itu. Sayang penampakannya lupa gak dipotret, mungkin saking kelaparannya saya. Pokoknya warungnya ada di pojokan, deket counter hp..haha..lupa daerahnya.

Memasuki daerah Taliwang, kami terkagum-kagum dengan suguhan istimewa. Disana ada masjid agung taliwang, yang menurut saya elegan sekali. Keren banget masjidnya. Dibangun megah di tengah sawah. Masjid ini tampak begitu kokoh sekali. Begitu elegan. Berikut penampakannya.
Masjid Agung Taliwang
Masjid Agung Taliwang
Akhirnya di hari menjelang sore, tepatnya sebelum hujan mengguyur daerah ini, kami pulang. Rute pulang adalah sama dengan rute yang kami lewati saat berangkat tadi. Bersyukur sekali karena saya diberi kesempatan untuk melihat pemandangan yang sangat indah sekali. Semua bisa dinikmati secara gratis. Alhamdulillah. Jadi jika Anda sedang ada di Sumbawa, jangan lupa mampir ke pantai Poto Batu. Keren sekali pantai ini. Tapi hati-hati kalau mengendarai motor di daerah Sumbawa, karena disini banyak sapi dan kambing liar berkeliaran.. :D Sekian postingan dari saya, semoga bermanfaat.
Kambing Liar di Sekitar Jalan
Hati-hati saat berkendara karena banyak kambing liar disini