Minggu, 31 Juli 2016

Menikmati Suasana Zaman Belanda di Kebun Kopi Karanganyar Blitar

Minggu, Juli 31, 2016 0 Comments

Masih dalam rangka liburan mudik di kampung halaman, kali ini saya akan menceritakan pengalaman saya secara ga sengaja menemukan tempat wisata yang keren di kampung saya tercinta..hohoho.. :D Ceritanya berawal dari iseng-iseng searching di internet. Saya cari tempat apa sih yang baru di daerah Blitar ini, masak mau rekreasi ke Kebon Rojo lagi.. kan bosen ya..hehehe..


Akhirnya nemu lah result di google yaitu "Bukit Teletubies". Terletak di daerah kabupaten Blitar, tepatnya di daerah desa Sumberasri Nglegok. Saya liat di internet tempatnya bagus, mirip bukit teletubies beneran, yang bikin tambah keren itu ada ornamen balon udara yang bisa dijadikan spot foto. Saya udah semangat pengen kesana tapi ternyata jalan untuk menuju sana sangat susah kalau menggunakan kendaraan roda 4. Jalannya menanjak dan rusak. Terpaksa opsi bukit teletubies dicoret.

Dari hasil saya googling, di daerah Nglegok juga ada tempat wisata baru, namanya "Kampung Melon". Wah kayaknya seru ngajak keluarga jalan-jalan di kebun melon, memetik buahnya dan langsung memakannya. Yuk, marilah kita pergi ke kampung melon. Saya, suami, Sakha, kakak saya dan ponakan saya semangat banget waktu perjalanan.

Kampung Melon ini berada di desa Modangan, Nglegok. Rutenya adalah dari kota Blitar menuju ke arah Candi Penataran. Sampainya di perempatan Pasar Penataran kami berbelok ke kanan (timur) mengikuti arahan plang tulisan "Kampung Melon". Sampai perempatan besar belok ke kiri (utara) sampai ada perempatan lagi belok kanan (timur). Di perjalanan itu kami tidak menemukan tanda-tanda perkebunan melon, kami hanya melihat papan reklame besar yang bertuliskan "Kampung Melon" dengan gazebo. Ga ada tanda-tanda pengunjung, akhirnya kami lurus terus mengikuti jalan aja. Siapa tau kebun melonnya ada di deket sawah sana..hahaha.. 

Lama mengikuti jalan kami ga sadar sampai di lapangan. Disitu ada petugas parkir. Kami tanya dimana kampung melonnya, orangnya menjawab kalau kami salah arah, udah kebablasan katanya. Orangnya bilang kalau di deket lapangan ini ada perkebunan kopi dan juga caffe, masuknya gratis dan parkirnya Rp. 5000. Kami ga berpikir panjang ya, langsung aja parkir dan berjalan menuju perkebunan kopi. Ga jadi ke kampung melon, ke kebun kopi pun jadi...horaiiii..

Pas nyampe di halaman kebun kopinya saya terbengong-bengong, ternyata tempatnya bagus banget...hahahaha. Masuk halaman kami disuguhi bangunan besar berbentuk seperti benteng yang difungsikan sebagai caffe. Di tengah area terdapat kolam di sekitarnya terdapat kursi-kursi kuno dan mobil kuno. Di sisi lain terdapat bangunan zaman Belanda yang bertuliskan "De Karanganjar Koffieplantage Blitar", mungkin itu adalah pabrik kopi di zaman Belanda dulu.

Bagunan sebelah kiri difungsikan sebagai caffe
Kami langsung memasuki area caffe karena perut udah terasa lapar. Ternyata caffe ini masih soft launching, jadi belum ada daftar menunya. Mas waiters menjelaskan menu apa aja yang tersedia disini. Disini menjual berbagai jenis kopi, jus, minuman cokelat. Untuk makanan yang tersedia adalah cemilan seperti jamur krispi, tahu krispi dan pancake. Kami memesan 3 jenis cemilan itu dan untuk minumannya kami memesan jus semangka, jus melon, ice chocolate dan ice capucino. Harganya ga terlalu mahal dan rasanya enak, kami sampai nambah cemilan lagi.. :)
Suasana caffe di kebun kopi ini
Makan di caffe ini kita seperti naik mesin waktu ke jaman Belanda. Selain karena bangunan caffe yang merupakan gedung tua, dekorasi di caffe ini juga menggunakan ornamen-ornamen jaman dulu. Di dinding caffe terdapat banyak foto-foto tua, hiasan terompet dan radio-radio tua. Musik yang diputar di caffe ini pun musik jaman-jaman penjajahan yang menggunakan ejaan lama..kereen..

Selesai menikmati makanan kami langsung hunting spot-spot foto yang keren. Di bagian depan caffe terdapat sepeda onthel jadoel yang sengaja diparkir untuk menambah kesan keontetikan tempat ini. Selain itu di bagian halaman juga terdapat meja kursi serta mobil jadul yang sengaja dipajang untuk dijadikan spot berfoto pengunjung.
Sepeda onthel menambah kesan kuno
Kursi ini jadi salah satu spot foto favorit
Suasana yang adem serta tenang jauh dari keramaian membuat kami betah berlama-lama di Kebun Kopi Karanganyar ini. Kurang lebih sekitar 3 jam kami melepaskan waktu untuk bersantai di tempat ini. Oh ya pas di caffe saya bertemu teman saya yang ternyata bekerja di tempat ini. Katanya kebun ini ke depannya akan bekerja sama dengan Kampung Melon. Mungkin nanti ke depannya akan ada paket wisata terusan untuk memetik melon dan memetik kopi. Pasti seru ya.. Karena destinasi wisata di Blitar menjadi bertambah banyak.
Suasana yang nyaman di kebun kopi Karanganyar
Bagi yang sedang di Blitar saya sarankan untuk mampir di tempat ini, dijamin ga akan menyesal deh. Karena selain tempatnya yang masih otentik, serta banyaknya spot foto yg keren, makanan dan minuman di tempat ini juga enak serta ga terlalu mahal. Semoga postingan saya kali ini bermanfaat ya. Sampe jumpa di destinasi berikutnya :)

Baca : Blitar Punya Kebun Teh Yang Kece Lho!

Sumber Gambar :
Dua Kursi Putih : https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjG_AzkD8j68mMD4ipcFNVRHgX28HWyl1B8LkI4wVx35iCWNQeGD4l92WhbvJn5kqhd11RXr15y9Eh8JYNBMydbEaW4vOvwBKNMTAGpKTXz0tEFvVk5znHPXnyC7U7jUq-07cnHj3sHK18/s1600/5+kebun.jpg

Senin, 25 Juli 2016

Blitar Punya Kebun Teh Yang Kece Lho!

Senin, Juli 25, 2016 0 Comments
Sebelum balik ke perantauan lagi, alangkah baiknya kita refreshing sejenak ke tempat yang adem-adem. Saya dan suami mengajak serta kakak dan kakak ipar saya untuk jalan-jalan di sekitar Blitar. Karena saya dan suami pengen cari tempat refreshing selain Kebon Rojo, kakak langsung kasih ide perkebunan teh Sirah Kencong untuk tempat destinasinya, tapi ibu ga mengizinkan karena medan untuk kesana sangat berat. Jalan berbatu dan berkelok-kelok menjadi alasan, apalagi musim hujan udah turun. Selain itu karena kami naik mobil Agya yang lumayan ceper dikhawatirkan "nyanggrok" gitu dah. Ada yang tau bahasa indonesianya nyanggrok?hahaha..

Baca : Bon Rojo : Tempat Angon Anak Murah Meriah di Blitar

Tapi dasar anak-anak, rasa penasaran mengalahkan segalanya. Kami berempat sepakat untuk pergi ke kebun itu tanpa bilang ke ibuk. Kami bilangnya mau ke Waduk Wonorejo (Bohong ini ga baik, jangan ditiru ya!) Kami berangkat pagi sekitar jam 9an. Kebun Sirah Kencong ini terletak di kelurahan Ngadirenggo, Wlingi, Kabupaten Blitar. Jaraknya kurang lebih 35 km dari kota Blitar dan waktu tempuh perjalanan sekitar 90 menit. Perkebunan Sirah Kencong ini ada di kawasan PTPN XII. Sebenernya ada 2 jalur untuk menuju kebun teh Sirah Kencong ini, yaitu jalur via Semen (jalur lama yang rutenya berat) dan jalur via Tegalasri (jalur baru yang ga terlalu berat). Kami memilih jalur kedua. Berhubung kakak dan istrinya udah pernah kesana via jalur ini, jadi sangat membantu banget sebangai penunjuk jalan.

Kalau dari Blitar ambil saja jalur menuju Kota Wlingi. Dari Wlingi menuju Pertigaan Kawedanan belok ke kiri (ke utara) sampai ketemu Pertigaan Tegalasri. Dari pertigaan itu belok kiri sampai ketemu SDN Ngadirenggo 2. Lurus terus sampai ketemu pertigaan belok kanan. Selanjutnya akan melewati kawasan perkebunan kopi Pidjiombo yang akan bertemu dengan jalur dari arah Semen. Tinggal ikuti petunjuk arah disana saja, nyampe deh di kebun teh Sirah Kencong. Sampai di kebun teh, mbak petugas akan menagih tiket Rp. 5000 per orang. Untuk parkir mobilnya Rp. 3000. Murah banget kan.. :)

Keluar dari mobil kami disambut dengan hawa super adem. Selain itu ada patung harimau yang membuat Sakha tertarik. Langsung lah dia mendekati patung "auuum" dan menaikinya. Seneng banget mukanya waktu difoto.
Sakha dan patung "auuumm"
Selesai memotret Sakha hawa lapar datang. Belilah kami bakso di sekitar kebun ini, harga seporsinya Rp. 6000. Isinya banyak dan rasanya lumayan enak. Selesai maem bakso, kakak mengajak kami mencari spot foto yang keren yaitu di sekitar pos pantau. Pos pantau ini berada di sekitar Candi Sirah Kencong. Kami berjalan kaki lumayan lama, sekitar 20 menitan dengan medan naik dan turun. Apalagi ditambah menggendong Sakha, aduhai capek juga "boyok" ini. 

Tapi rasa capek itu lumayan terbayar dengan suasana tenang di kebun ini, apalagi kami melewati jembatan sungai dengan airnya bergemericik. Ga afdol kalau ga nyemplung ya. Yuk mari nyemplung. Mak nyessss rasanya, dingin banget airnya. Dinginnya air tak menyurutkan kami untuk berfoto ria.
Jernih dan dinginnya sungai kecil Sirah Kencong
Setelah melewati sungai ini kami melihat rumah dinas pegawai pemetik teh di kebun ini. Rumah-rumahnya kecil berjajar rapi. Karena masih dalam suasana lebaran, pintu rumah-rumah itu terbuka lebar dan banyak orang yang lagi ngobrol-ngobrol di luar. Ga lupa kami menyapa dan bilang permisi ke orang-orang tersebut. Orangnya ramah-ramah banget ga sungkan untuk mempersilahkan kami masuk. 

Setelah rute yang berkelok-kelok selesai, nyampe lah kami di kawasan Candi Sirah Kencong. Berhubung di area itu lagi ramai orang berfoto, akhirnya kamu move on ke Pos Pantau yang memang menjadi tujuan utama kami. Di kanan kiri jalan Pos Pantau kami bisa melihat rimbunan pohon teh yang menghijaukan mata. Keren banget dah.
Jalan menuju Pos Pantau
Ngomong-ngomong, Pos Pantau ini adalah tempat para mandor untuk memantau kinerja anak buahnya dalam dunia perpetikan daun teh. Dari gambar di atas, tempat dengan atap berwana putih itulah yang disebut Pos Pantau.
Mandor Sakha lagi duduk di Pos Pantau
Sampe sekitar Pos Pantau, kami bisa melihat berhektar-hektar hamparan kebun teh. Indah banget dan sangat menyejukkan mata. Kece sekali! Cuaca disini ga panas, lebih cenderung ke mendung. Kami sempat takut kalau hujan turun, karena jalan yang kami lewati ada yang berupa jalan tanah dan batu. Takutnya pas pulang jalannya jadi licin. Doa kami adalah semoga hujan jangan turun dulu. Sebelum hujan datang alangkah baiknya foto-foto dulu ya..
Tau gak saya nunjuk apa?
Cie Sakha pernah ke kebun teh cieee
"Mas ojo dicul tangane" :D
Puas berfoto-foto dan menikmati keindahan kebun ini, akhirnya kami memutuskan untuk turun ke area parkiran. Kurang lebih 2 jam kami menikmati keindahan kebun dari Pos Pantau ini. Bakso semangkok yang kami makan saat berangkat tadi, sekarang ga bersisa karena kami berjalan di jalur yang naik dan turun. Kami laper boooo.. Kami memutuskan untuk membeli pop mie dan membawanya ke area gazebo dekat parkiran. Selesai makan, kami cuzz pulang ke Blitar lagi. 

Di perjalanan pulang, kami berhenti di kawasan pembukaan lahan proyek. Jadi ada semacam tebing yang dipotong trus diratakan dengan tanah untuk dijadikan lahan. Belum tau sih proyek apa, tapi desas desusnya bakal jadi proyek peternakan dan pabrik susu. Entah bener atau engga, yang pasti tetep keren karena area wisata dan perindustrian Blitar semakin berkembang..hoho..

Demikianlah pengalaman saya dan keluarga berwisata ke kebun teh Sirah Kencong. Saran saya kalau berangkat pagi aja, sekitar jam 7 an gitu, supaya disana bisa lama juga. Dan supaya ga kehabisan bakso sih, hahaha. Soalnya pas saya nyampe sana jam sekitar 12 an itu kebagian bakso porsi terakhir. Selain itu turun dari kebun Sirah Kencong ini jangan kesorean, soalnya kabutnya pada turun juga, takutnya bisa menghalangi penglihatan. Kami turun sekitar jam 15.30 an waktu itu, untungnya kabut belum turun.

Kalau saya disuruh kasih score untuk wisata ini, saya kasih 4.8 dari 5 bintang. Yang pingin mencari tempat wisata adem dan tenang di area Blitar ga ada salahnya untuk mampir kesini ya.. Ga ada salahnya pula untuk mencoba destinasi adem yang lainnya seperti kebun kopi Karanganyar.

Baca : Menikmati Suasana Zaman Belanda di Kebun Kopi Karanganyar Blitar

See ya sampai ketemu di destinasi lain.. :)

Senin, 18 Juli 2016

Bon Rojo : Tempat Angon Anak Murah Meriah di Blitar

Senin, Juli 18, 2016 0 Comments
Horeee kali ini adalah postingan saya edisi pulang kampung. Cerita persiapan dan perjalanan pulang kampung saya bersama suami dan Sakha akan saya ceritakan di postingan lainnya. Sekarang saya akan bercerita tentang pengalaman rekreasi murah meriah di kampung tercinta saya, kota Blitar.

Kota Blitar ini ga terlalu besar dan bisa dibilang kecil. Sekarang banyak sekali tempat wisata baru seperti taman-taman kota, selain itu juga banyak tempat kulineran baru yang enak-enak. Walaupun banyak tempat-tempat wisata baru, tempat wisata yang lama juga ga kalah oke lho. Kali ini saya bersama suami dan Sakha main ke kebun rakyat atau taman kota Blitar. Namanya Kebun Rojo atau biasa disingkat Bon Rojo. Bon Rojo ini terletak di Jalan Diponegoro Blitar, depan SMA Katholik Diponegoro.

Ceritanya dulu waktu kecil ibuk saya sering banget ngemong saya disini. Tempatnya luas dan sejuk karena banyak pepohonan. Saya ingin mengenang masa kecil saya sambil ngemong Sakha. Kami berangkat pagi sehabis sarapan. Kami parkir di sisi selatan Bon Rojo dan masuk lewat pintu samping. Masuknya ternyata gratis. Masuk pintu gerbang kami langsung disambut persewaan mobil remote dan sepeda motor anak yang berjejer. Sakha belum terlalu minat, jadi ya lanjut jalan deh.

Kami langsung belok kiri, karena ada yang menarik perhatian kami. Wow, Bon Rojo sudah tidak seperti dulu lagi. Dulu yang ada cuma pohon-pohon besar aja. Sekarang kami melihat banyak hewan yang dipelihara, patung berbagai macam hewan dan juga banyak mainan anak-anak. Hewan yang dipelihara antara lain monyet, burung kepodang, burung dara, burung merak, rusa dan tupai. Sakha terperangah banget waktu liat monyet yang bersuara "kung kung kung". Seneng banget dia :D

Puas ngeliatin monyet dan tupai kami move on ke area rusa. Banyak banget rusanya, ada jenis rusa biasa dan ada jenis rusa tutul. Di sekitar tempat hewan disediakan tempat duduk yang nyaman. Sehingga pengunjung bisa duduk nyaman sambil melihat aktivitas hewan-hewan. Oh ya disini juga disediakan makanan hewan, ada kangkung dan kacang panjang untuk dikasihkan ke rusa. Ada juga jagung untuk dikasihkan ke burung dara. Harga per ikat/bungkusnya cuma Rp. 1000.

Kami membeli kacang panjang dan jagung untuk dimakankan ke rusa dan burung dara. Sakha seneng banget, dia heboh sendiri waktu memberi makan rusa dan burung dara. Kapan lagi ya le bisa kasih makanan ke hewan..hehehe..
Rusa maem dulu ya
Burung dara jangan lupa maem juga
Selesai memberi makan rusa dan burung dara kami lanjut berjalan ke sisi kolam ikan. Kolamnya bersih, sayang lupa saya foto. Waktu itu air mancurnya ga nyala jadi Sakha kurang tertarik. Oh ya Bon Rojo ini selain ada kursi untuk tempat bersantai, juga ada gazebo-gazebo kecil. Ga salah lah kalau tiap weekend tempat ini bakal ramai pengunjung soalnya fasilitasnya lengkap.

Mainan anaknya juga cukup lengkap, ada prosotan, ayunan dan jungkat-jungkit. Sepertinya lebih cocok untuk anak TK. Kalau Sakha masih terlalu kecil sehingga perlu pengawasan. Sakha nyaman banget ini naik ayunan sama emaknya. Malah emaknya yang terlalu bersemangat. Maklum kurang piknik :D
Senangnya,,yun ayun,,
Capek bermain wahana anak-anak kami move on ke sisi selatan. Disana banyak patung-patung hewan yang Sakha suka. Dia seneng banget pengen naik patungnya. Kapan lagi nak bisa rekreasi gratis. Balik ke Jogja pun bunda juga belum tau tempat rekreasi yang kayak gini ada atau engga di Jogja. Yuk mari foto-foto dulu sama patung kuda dan patung Auuummm.
Kuda hitam

Naik patung singa
Demikianlah cerita kami berekreasi murah meriah di Bon Rojo Blitar. Ternyata biaya parkir mobil kena biaya Rp. 5000. Cukup mahal ya, mungkin karena plat nomornya N? Wkwkw. Yowes lah yang pasti kalau kalian berkunjung ke Blitar jangan lupa sempatkan diri mengunjungi Bon Rojo bersama orang-orang tersayang ^_^.

Kamis, 30 Juni 2016

Saat Si Kecil Mudik dengan Mobil, Apa yang Musti Disiapkan?

Kamis, Juni 30, 2016 0 Comments

Ga terasa lebaran tahun ini udah mau datang lagi. Saatnya menjalankan ritual setahun sekali yaitu mudik. Mudik kali ini berbeda dengan mudik tahun lalu. Kalau tahun lalu keluarga kami mudik naik kereta api. Sekarang kami akan mudik naik mobil. Saya dan suami mengambil cuti kerja sekitar 2 minggu, karena memang mudiknya jauh jadinya kami ngambil cuti panjang. Kurang lebih rute perjalanan selama 2 minggu itu adalah seperti ini : Jogja - Blitar - Probolinggo - Malang - Blitar - Jogja :D

Baca : Jadi Beli Rumah Dulu atau Mobil Dulu?

Sudah pada tau kan kalau Jogja - Blitar itu ga dekat. Jogja ada di Jawa Tengah sedangkan Blitar ada di Jawa Timur. Naik kereta kira-kira memakan waktu 7 jam, apa kabar kalau naik mobil ya? wkwkwk.. Kira-kira waktu perjalanannya bisa sampe 8 jam kalau normal, belum macetnya. Gimana tuh 8 jam perjalanan di mobil bareng anak seumuran Sakha yang pastinya gampang bosen banget. Apa yang perlu dipersiapkan ya?

1) Mainan Kesayangan
Untuk mudik ini jangan lupa untuk membawa mainan kesayangan anak. Selain bisa dimainkan di tempat tujuan, juga bisa dimainkan di perjalanan supaya anak ga bosan. Ga usah banyak-banyak bawanya, nanti bagasinya ga muat..hehehe. Mainan Sakha yang saya bawa adalah 4 buah buku kecil tentang hewan, transportasi, angka dan buah. Selain itu tak lupa saya membawa busy book, lego dan mainan boneka jari. Untuk mainan ini tempatkan di tas tersendiri yang mudah dijangkau anak-anak.

Baca : Buku Pertama Sakha Kayak Gimana Ya?

Baca : Custom Busy Book Untuk Sakha

2) Lagu Favorit
Karena mendownloadkan Sakha lagu di internet adalah hanya sekedar wacana (maafkan Nak, ayah dan ama mu sok sibuk T_T), akhirnya khusus untuk event mudik ini saya membeli CD kumpulan lagu-lagu anak PAUD. Saya beli langsung 2 CD, karena emang lagu-lagunya favorit Sakha semua. Dengan adanya lagu favorit ini kita bisa ajak anak nyanyi bareng waktu dia bosen di jalan.

3) Camilan Favorit
Untung aja mudik ini di bulan puasa, jadi saya hanya perlu memusingkan urusan perut Sakha. Bawalah cemilan yang praktis dan ga berbau. Cemilan favorit Sakha yang saya bawa adalah koko crunch, puding, fitbar atau belvita, dan buah. Saya juga membawa roti supaya lebih mengenyangkan. Oh ya jangan lupa bawa air putih juga ya. Sebaiknya untuk camilan ini juga ditaruh di tas terpisah supaya gampang dibuka. Untuk puding dan buah tadi saya taruh di cooler bag.

Baca :  Fitbar, Solusi Ngemil Tetap Sehat dan Enak

Baca : Belvita Breakfast, Solusi Sarapan Tanpa Ribet

Baca : Pentingnya Buah-buahan Ini Untuk Si Kecil

4) Bantal Selimut
Supaya anak tetap bisa bobok nyenyak di mobil, pastikan untuk membawa peralatan tidur yang biasa dia pakai. Saya hanya membawa bantal kecil dan selimut untuk Sakha, karena emang dia ga pernah mau pakai guling. Selimut bisa dipakai saat di dalam mobil dalam keadaan dingin karena AC terus-terusan nyala.

5) Obat
Walaupun kita ga menginginkan anak sakit di waktu mudik, tapi ga ada salahnya bawa perlengkapan obat-obatan untuk pertolongan pertama. Misalnya : plester, betadine, obat panas, minyak tawon, termometer, obat mata, dan vitamin.

6) Toiletries
Selalu bawa toiletries anak ya saat mudik. Walaupun di tempat tujuan mudik si sabun atau shampoo anak udah tersedia karena dibelikan eyang uti tercinta, tapi kalau kita butuh toiletriesnya waktu di jalan gimana. Masak mau beli dulu? :D. Yup toletries ini terpakai saat kita mampir di kamar mandi pom bensin sekedar untuk anak pipis, pup atau cuci muka. Tempatkan toiletries ini di tas kecil yang anti air supaya gampang dibawa.

7) Gendongan
Kenapa gendongan ini dibawa? Ya karena di rumah tempat mudik ga ada gendongan..hehehe. Walaupun Sakha udah ga terlalu antusias lagi untuk minta gendong, tetep aja saya bawa soalnya siapa tau pas jalan-jalan dia rewel karena ngantuk. Langsung deh digendong biar bobok nyenyak. Alasan kedua ya kita membutuhkan gendongan karena ga punya stroller :p

Baca : Gendongan Nyaman Sejuta Emak

9) Baju Ganti & Diapers
Untuk mudik ini, baju Sakha saya pisahin ke 2 tas. Yang pertama masuk tas besar yang berisikan kumpulan baju-baju yang akan dipakai saat sampai tempat tujuan. Yang kedua masuk ke tas kecil yang bisa saya bawa kemana-mana. Isi tas kecil itu baju 2 pasang yang bahan kainnya nyaman, diapers, tissue basah dan minyak telon.

Baca : Lika-liku Diapers Sakha

10) Susu
Keuntungan Sakha mimik susu UHT adalah kepraktisannya itu. Saya ga perlu membawa termos air hangat untuk membuat susu formula. Susu UHT ini saya bawa 1 kardus besar, karena memang Sakha mudiknya lama pastinya butuh banyak susu. Kalau butuh susu tinggal ambil aja di kardus, ga usah beli lagi :)

Baca : Hai Susu, Akhirnya Kumenemukanmu!

Nah kurang lebih 10 hal di atas adalah hal yang perlu dipersiapkan waktu akan mudik membawa anak kecil dengan menggunakan mobil. Sebenarnya baby car seat masuk list juga khusus untuk bayi yang belum bisa duduk. Semoga dengan list di atas bisa membantu untuk para ibu-ibu yang bingung tentang persiapan mudiknya. Setelah semua list di atas siap, jangan lupa siapkan fisik dan mental anak. Kalau anak lagi ga enak badan, ga ada salahnya untuk mengkonsumsi vitamin supaya proses penyembuhannya berjalan cepat. Semoga mudiknya menyenangkan ya ibu-ibu... :)

Sumber Gambar :
Baby In Car : https://ecs7.tokopedia.net/img/cache/300/product-1/2015/5/15/399343/399343_c56f11fc-fb12-11e4-b9c3-bcc764efb121.jpg

Kamis, 23 Juni 2016

Pentingnya Buah-buahan Ini Untuk Si Kecil

Kamis, Juni 23, 2016 0 Comments
Bukan rahasia lagi kalau buah-buahan adalah sumber vitamin dan mineral yang komplit. Buah-buahan sangat bermanfaat untuk kesehatan kita si orang dewasa dan tentunya juga sangat penting juga untuk pertumbuhan si kecil. Prinsip saya walaupun keluarga saya ga sempat makan sayur di suatu hari, tapi seenggaknya kami tetep makan buah sebagai sumber serat, vitamin dan mineral..hehehe.. Maklum sehari-hari saya ga sering masak untuk keluarga, seringnya cuma masak nasi dan beli lauk di luar. Jadi bisa dipastikan keluarga kami kekurangan asupan sayur. Tepatnya saya dan suami ya yang kekurangan, soalnya Sakha hari Senin sampai Jumat di daycare maem makanan dengan sayur yang cukup lengkap..hehehe..

Baca : Plus Minus Si Anak Daycare

Berbeda dengan suami saya yang agak rewel soal buah-buahan, kalau Sakha nyaris doyan segala macam buah. Ayah Sakha termasuk picky eater, doyan buah paling cuma seputaran apel, semangka, melon, pisang dan jeruk. Untuk jeruk inipun pake special case yaitu harus dikupasin..hehehe. Kalau Sakha ini kayaknya persis banget kayak saya, si tipe "nggragas" yang doyan makan semuanya..hahaha.. Kira-kira inilah buah-buahan yang paling Sakha doyan beserta manfaatnya :

Jeruk Santang
Setiap musim jeruk santang datang, saya selalu membelikan Sakha buah ini. Dalam sehari Sakha bisa ngabisin 4 sampe 6 buah jeruk ini. Apalagi Sakha udah bisa buka pintu kulkas sendiri, walaupun disembunyikan model apapun dia pasti sukses mengambilnya. Setelah sukses mengambil, diapun bersikeras untuk mengupas buah ini sendiri tanpa bantuan emak dan bapaknya. Saking semangat ngupas sampe matanya kecipratan air jeruk..hahaha..
Buah jeruk ini memiliki kandungan vitamin C yang cukup tinggi, yang dikenal sebagai anti oksidan yang baik, dan dapat membantu meningkatkan penyerapan zat besi yang berasal dari makanan lain. Selain itu buah jeruk dapat mencegah kanker, karena mengandung D-limonene yang dipercaya menurunkan resiko serangan berbagai jenis kanker, termasuk kanker kulit, paru-paru, mulut dan usus besar. Buah ini juga mengandung asam folat yang dipercaya berperan cukup penting dalam perkembangan otak.
Enaaak jeruknya
Buah Naga
Sebenernya buah naga ini adalah buat favorit emak Sakha. Jadi pas saya makan buah ini iseng-iseng saya juga nyuapin Sakha. Eh ternyata dia doyan banget, akhirnya setiap ada buah naga murah di pasar swalayan langsung deh emak Sakha cuzz beli. Buah naga favorit Sakha adalah yang berwarna merah. Mungkin karena warnanya yang "ngejreng" juga jadinya Sakha tertarik. Sakha suka banget makan buah naga yang udah dipotong kecil-kecil, jadi dia bisa ambil sendiri buah naganya pake garpu.
Buah naga mengandung zat-zat penting untuk tubuh, diantaranya protein, kalsium, mineral, fosfor, serat, lemak, besi, dan masih banyak lagi. Dengan berlimpahnya kandungan zat penting dalam buah tersebut, buah naga memiliki banyak manfaat, antara lain untuk meningkatkan daya tahan tubuh si kecil sehingga tidak mudah terserang penyakit, mampu meningkatkan kecerdarsan anak serta membantu perkembangan tulang. Buah naga juga bisa digunakan untuk mengobati panas dalam dan sariawan pada anak.
Asik belepotan

Pepaya
Ini adalah buah paling murah meriah. Di keluarga kami yang doyan buah ini ya cuma saya dan Sakha aja, ayah Sakha ga tertarik sama sekali. Sakha lebih doyan pepaya yang biasa daripada pepaya California. Setiap belanja buah, pepaya pasti masuk dalam daftar pembelian. Sama seperti buah naga, pepaya ini cukup dipotong kecil-kecil dan taroh ke wadah, biarkan Sakha ngambil pake garpu.
Buah pepaya memiliki kandungan nutrisi antara lain kalsium, ferrum, zat besi, protein, nitrat arang, potassium, selenium, vitamin A serta vitamin C. Manfaat buah pepaya yang paling kentara adalah membantu proses pencernaan, karena dalam buah pepaya terdapat senyawa karpain, yang sangat efektif untuk membunuh mikroorganisme-mikroorganisme jahat yang dapat mengganggu proses pencernaan.
Makan pepaya sampe merem melek
Karena pada setiap 100 gram buah pepaya terdapat 365 mg Vitamin A, dimana jumlahnya lebih tinggi daripada yang terdapat di buah wortel, buah pepaya ini sangat baik untuk kesehatan mata si kecil. Karena mengandung 23 mg kalsium, 2 mg zat besi dan 78 mg Vitamin C pada setiap 100 gram buah pepaya, maka buah ini juga bermanfaat dalam membantu perumbuhan tulang dan gigi si kecil.

Anggur Merah
Ini juga salah satu buah favorit emak Sakha. Tapi belinya pas waktu ada diskonan aja..hehehe..maklum harganya lumayan mencekik. Jadi harus rajin-rajin kepoin katalogpromosi.com untuk bandingin harga anggur di beberapa pasar swalayan. Pernah kapan itu dapet harga sekilo cuma 25 ribu, siapa yang gak bahagia coba.. :D Karena saya takut Sakha kesedak biji anggur, jadi penyajiannya cukup belah anggur jadi 2 lalu hilangkan bijinya trus masukin ke wadah. 
Anggur merah ini punya rasa unik dan manis, jadi setiap orang pasti betah berlama-lama makan anggur. Ternyata dibalik kemanisannya, anggur punya banyak manfaat antara lain membantu memberikan energi dalam tubuh, karena anggur mengandung banyak vitamin B. Selain itu dengan makan buah anggur dapat menjaga kesehatan mata dan dapat melindungi saluran pencernaan dari bakteri penyebab penyakit. Ayah Sakha mulai doyan sama buah ini, dengan syarat harus diilangi bijinya dulu biar sekali hap.. :D
Melase to le...
Apel
Siapa yang ga suka apel? Rasanya semua orang suka makan buah apel, apalagi yang berjenis apel Fuji. Rasanya yang manis dan segar membuat semua orang suka. Sakha juga demikian. Karena saya masih takut Sakha tersedak buah apel, jadi saya ngiris buah ini tipis-tipis aja biar Sakha gampang maemnya.
Buah apel kaya akan kandungan vitamin A, B1, B2, dan C. Buah apel juga mengandung beberapa mineral seperti kalium, kalsium, zat besi, fosfor, dan yodium. Semua nutrisi ini sangat penting bagi perkembangan anak, karena akan menunjang pertumbuhan tulang, jaringan otot, organ, kulit, dan darah. Selain itu, buah apel juga tinggi akan kandungan antioksidan yang berfungsi untuk menangkal bahan kimia berbahaya dan kanker. Antioksidan ini akan meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk menangkal bakteri dan virus.

Pisang
Sakha demen banget pisang yang kecil-kecil. Apa ya jenisnya saya agak lupa. Kayaknya jenis Pisang Mas. Pokoknya harganya 1 ikat itu sekitar 10 ribu, udah dapet banyak banget buahnya. Pernah sehari Sakha habis 5 biji pisang jenis ini. Kalau pas fruit day di kantor saya dapet pisang SunPride, pasti saya sisain buat Sakha. Dan ternyata dia doyan banget..hahaha..
Pisang mengandung tiga jenis gula alami, yakni sukrosa, fruktosa, dan glukosa, yang bisa memberi energi bagi anak untuk beraktivitas. Selain itu, pisang juga kaya kandungan potasium. Potasium memainkan peran dalam menjaga fungsi otak, terutama yang berkaitan dengan fungsi memori dan kegiatan belajar. Pisang cocok juga sebagai pengganti nasi ketika anak ga doyan makan saat sakit.
Maem pisang bersama tokek
Sebaiknya mengkonsumsi pisang ini dalam batas wajar, karena kalau berlebih malah bisa menimbulkan masalah sembelit pada anak. Sakha pernah juga sembelit gara-gara kebanyakan maem pisang..hehehe..

Jadi gimana..sudahkah kebutuhan buah si kecil terpenuhi? Jika belum, segera biasakan si kecil untuk suka makan buah. Karena memang banyak sekali manfaat yang didapat di dalam buah-buahan. Apabila memang si kecil ga suka makan buah, mungkin buah-buah segar tersebut bisa diolah menjadi jus, smoothies atau puding sehingga si kecil lebih tertarik. Cemunguuud.. :)


Sumber Gambar :
Kartun buah : http://images.gofreedownload.net/cartoon-the-fruit-facial-expressions-vector-187393.jpg
Jeruk santang : http://www.lovefood.com/images/content/body/mandarin%20orange%20.jpg
Buah naga : http://dedaunan.com/wp-content/uploads/2015/05/red-dragonfruit-min-300x200.jpg
Pepaya : http://obatkelenjartiroid.com/wp-content/uploads/2015/08/DKT-pepaya-274x300.jpg
Anggur merah : https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgjemZN_KWRBZGUogvnywkPyEDVI6MF95p1abpaotinXxhnP2qSfDZNoyvrXBBjxAY0TAJM8gp5NK-3nNN7i7MEN87b9tpOlGz151FWtxpPvK4cPXljukcCo1fYcb7e0Hq-NqxGZGHzCdZg/s1600/manfaat-dan-khasiat-buah-anggur-merah.jpg
Apel fuji : http://crayonscraft.com/wp-content/uploads/2012/06/apel-Fuji-kuning.jpg
Pisang mas : https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgIT4_Vh6A1OjS5RVVbet1ABrH3BVP0QIa6NB5qSQcpdK-x6rUaShEtR8y_UYOhpHzIogqrjDmwPrIpL1b63dEwFPAMgGtG-y0U4GI6M7pIjyZQwXN4VcbAv-qhVJ-6opYdHHue67bLG6E/s400/pisang+mas.jpg